Lucu

5 Negara yang Katanya Paling Berbahaya Bagi Wanita, Ada Baiknya Berhati-hati Kalau Mampir

Peranan perempuan di dunia ini sejatinya sangatlah penting. Selain melahirkan generasi-generasi muda, juga memiliki potensi turut memajukan kehidupan dari segala bidang. Ya, tenaga, tekad, bakat, serta ilmu pengetahuan kaum perempuan juga sangat layak diperhitungkan.

Namun siapa sangka, bahkan di zaman serba maju seperti sekarang ini masih sangat banyak perlakuan tak manusiawi yang diterima perempuan. Masih ada saja pemikiran sempit beberapa kelompok masyarakat tentang rendahnya derajat serta martabat sosok perempuan. Bahkan ada hukum yang melegalkan kekerasan terhadap kaum mereka! Kaum perempuan di beberapa negara ini buktinya, bisa dibilang memiliki kehidupan yang sangat tak layak keamanan serta kenyamanannya.

Afghanistan

Wanita Afganistan

Banyak hal memilukan harus diterima oleh wanita di negara ini. Ketidakadilan dan kekerasan, sepertinya sudah jadi santapan sehari-hari. Sejak Taliban berkuasa, para perempuan di negara ini terancam tak terpenuhi hak-hak asasinya. Mulai dari dibiarkan buta huruf, pernikahan paksa sejak usia dini, hingga kasus KDRT yang bertambah jumlahnya tiap hari. Selain itu bahaya kematian atas kondisi kesehatan saat kehamilan, kelahiran, dan jika mengalami keguguran. Kehidupan mereka benar-benar seolah dipertaruhkan.

Kongo

Wanita Kongo

Bersyukur di Indonesia ada tokoh emansipasi wanita, seperti Ibu Kartini. Coba bayangkan jika di negeri kita masih melakukan diskriminasi terhadap wanita? Tentu begitu malang nasib perempuan. Seperti yang terjadi di Kongo. Rupanya sebagian besar masyarakat negara ini masih menganut paham diskriminasi gender terutama bagi kaum hawa. Pelecehan seksual terhadap perempuan terjadi setiap harinya. Sehingga dicap sebagai negara kekerasan seksual paling tinggi di dunia. Belum lagi kasus-kasus kekerasan yang dialami para istri. Serta masalah kesehatan saat kehamilan dan kelahiran.

India

Wanita India

Apa yang kalian bayangkan saat membahas India? Serie atau film yang banyak nyanyi dan nari? Hidup makmur meski lagi patah hati, tetap bisa hujan-hujanan sambil nyanyi? Nyatanya nggak sesederhana itu. Karena nyatanya, India adalah salah satu negara yang berbahaya bagi wanita. Banyak sekali kasus yang menyangkut hidup mati perempuan di negara ini. Mulai dari pernikahan paksa di usia dini, perkosaan massal, hingga pembunuhan korban perkosaan, bahkan bisnis hitam penjualan organ. Mengerikannya lagi, ada puluhan juta kasus pembunuhan janin dan bayi perempuan. Hak-hak perempuan serta keamanan belum terpenuhi total meski India tercatat sebagai negara demokrasi terbesar di dunia!

Pakistan

Wanita Pakistan

Kalian yang tinggal di Indonesia harusnya bersyukur, setidaknya di negeri kita tercinta ini, masih banyak perlindungan yang membuat kehidupan wanita lebih terjamin keamanannya. Hal itu nggak berlaku di semua negara lho. Contohnya saja yang terjadi di Pakistan. Kasus kekerasan yang dialami sebagian besar perempuan di negara ini lebih dikarenakan praktik budaya dan paham agama. Ancaman utama bagi kaum mereka adalah pernikahan paksa, kekerasan domestik, hukum rajam. Bahkan per tahunnya dinyatakan ada sebanyak 1.000 lebih anak dan perempuan yang dibunuh demi kehormatan.

Somalia

Wanita Somalia

Hidup di Somalia bagi perempuan seperti di nerakanya dunia. Diketahui bahwa negara ini memiliki hukum dan tata tertib yang kurang jelas. Para perempuan sadar atas berbagai bahaya yang mengancam. Setiap harinya ada banyak kasus kekerasan seperti perkosaan, bahkan 95% perempuannya dimutilasi genital saat usia 4-11 tahun. Kehamilan akibat perkosaan juga menjadi ancaman terbesar karena tak adanya fasilitas medis memadai sehingga angka kematian bayi bahkan ibunya cukup besar.

BACA JUGA: Nasib Tragis 4 Wanita Pakistan Setelah Tolak Perjodohan Paksa

Hal-hal buruk yang dialami perempuan sangatlah disayangkan. Sudah semestinya negara-negara di zaman maju ini membuat undang-undang dan hukum yang ketat demi keamanan warganya terutama perempuan. Menghapuskan diskriminasi gender dan melibatkan perempuan dalam pekerjaan sudah sewajibnya dilakukan demi keselarasan hidup yang damai.

Share
Published by
Nikmatus Solikha

Recent Posts

Kronologi Kasus Kiano Alvaro, Hilang 8 Bulan Ditemukan Tak Bernyawa

Delapan bulan lamanya keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mencari anak sekaligus cucu tanpa kepastian jelas.…

1 day ago

Kasus Ira Puspadewi, Pulang dari LN untuk Negara Ternyata Dituding Korupsi

Sedang ramai di Indonesia mengenai kasus korupsi yang menyeret nama Ira Puspadewi. Ia adalah mantan…

2 days ago

Profil Zohran Mamdani, Walikota Muslim Pertama di Amerika Serikat

Di tengah gejolak politik terus menerus yang dipicu oleh presidennya, Amerika Serikat memberi kejutan baru…

1 week ago

Kasus Ledakan SMAN 72 dan Potret Ekstrim Dampak Perundungan di Kalangan Remaja

Baru di Indonesia, ketika teror mengguncang sebuah institusi pendidikan. Di tengah-tengah pelaksanaan salat Jumat (7/11/2025)…

2 weeks ago

Ramai Beli Emas saat Harga Naik, Bagaimana Seharusnya?

Ada yang terbang sampai lupa pulang. Seperti itulah harga emas akhir-akhir ini. Terus melambung tinggi…

3 weeks ago

Arab Bikin Proyek Kereta Cepat, Kenapa Biayanya Bisa Lebih Murah dari Whoosh Indonesia?

Kabar gembira untuk warga Arab Saudi, atau mungkin Warga Negara Indonesia yang bermukim di sana.…

3 weeks ago