Categories: Lucu

Seperti Ini Edannya Beberapa Negara Saat Menghukum Koruptor dalam Sebuah Instansi

Namanya korupsi memang jadi benalu pada setiap negara. Bagaimana tidak, uang yang seharusnya digunakan untuk kemaslahatan, malah di masukan ke kantung pribadi. Jadinya, rakyat meronta karena nestapa. Itu pula yang membuat negara Venezuela kini jadi penuh hutan lantaran korupsi instansi yang dulu menggerogotinya dari dalam. Jangan sampai indonesia seperti itu dah.

Masih soal korupsi, beberapa negara dunia sempat menerapkan cara nyeleneh untuk menghilangkan korupsi di intansinya. Mulai dari pelemparan dari helikopter hingga dimiskinkan dan diusir dari negara. Yang jelas para pengutil uang rakyat itu dijamin kapok dibuatnya. Lalu seberapa gereget hukuman itu? Simak ulasan berikut.

Filipina, Melempar para penguntil uang rakyat dari atas helikopter

Mungkin terdengar sangat kontroverisal dan tidak manusiawi, namun itulah yang terjadi di sana. Ya, pernyataan tersebut bahkan terucap sendiri dari mulut pidato resminya. Dia mengaku pernah melakukannya beberapa kali, dan sangat mungkin mengulanginya kembali jika memang ketahuan banyak pejabat yang melakukan korupsi. Sejatinya hukuman nyeleneh itu bukan tanpa alasan, melainkan mengingat betapa rakusnya para pencuri uang rakyat di sana.

Dilempar dari helicopter 

Bayangkan saja, lantaran geram dengan adanya isu korupsi dana bantuan bencana topan, maka hukuman pelemparan dari atas helikopter akhirnya di pilih. Entah itu sebuah gertakan atau bukan dari Duterte, namun yang jelas berkatnya pula tingkat korupsi di sana jadi sangat menurun.

Di China para aparatur yang korupsi, anak dan istri masuk penjara pula

Kita mungkin mengenal tentang hukuman mati bagi para koruptor di China yang memang sudah sangat tersohor. Namun siapa sangka ada lagi hukuman lain yang gak kalah edan bagi mereka yang menguntil uang rakyat dan skala yang lebih sedikit. Ya, ternyata pemerintah China sempat memenjarakan beberapa aparatur negara yang ketahuan korup, namun bedanya bersama dengan anak istrinya.

Penjara satu keluarga [image source]
Memang sih kelihatannya tidak adil, apalagi mengingat anak dan istri tidak tahu menahu tentang korupsi. Namun kalau dipikir kembali yang namanya mencuri uang rakyat pastinya semua anggota keluarga akan kena imbasnya. Alhasil nyali untuk korupsi para pegawai dan pejabat pun jadi ciut dibuatnya.

Di Hongkong ketahuan korup, polisi dan aparatur dipecat di tempat

Hongkong sejatinya sudah dari dulu berusaha mati-matian melawan korupsi yang ada di negaranya. Bayangkan saja, sebelum tahun 1980, kota Hongkong ternyata menjadi yang paling korup di Asia, tidak  hanya aparatur kecil hingga sekelas walikota dan gubernur terjerat kasus korupsi semua. Mirisnya lagi kebanyakan penguntilan uang rakyat itu juga dibeckingi oleh para Mafia, sehingga sangat sulit diberantasnya.

Langsung pecat [image source]
Hingga akhirnya pemerintah waktu itu bekerja sama dengan pihak asing memberantas korupsi dengan beringas, dimulai dari kepolisian dan pegawai negeri di sana. Ternyata saat ini pun Hongkong masih dibilang gahar melawan korupsi. Karena sempat memecat hampir seluruh anggota kepolisian yang ketahuan mengutil uang rakyat. Meskipun langkahnya ekstrem, namun terbukti berhasil juga.

Siap-siap diusir dari negeri paman Sam kalau ketahuan korupsi

Ternyata meskipun dikenal sebagai negara adidaya, korupsi juga menjadi masalah utama bagi Amerika. Oleh sebab itu mesti diberlakukan hukuman tegas, mengingat jumlah penduduk negeri paman Sam itu sendiri yang memiliki populasi yang banyak. Kendatipun demikian, hukuman sekelas eksekusi  tidak mungkin ditegakkan di sana, lantaran memang Amerika sangat menjunjung tinggi HAM.

Siap diusir [image source]
Sebagai gantinya, ada hukuman yang tak kalah ekstrim, ya didenda luar biasa banyaknya dan di usir dari negara. Bayangkan  sendiri deh, setelah semua harta diambil oleh negara, kemudian harus keluar negara, wah jadi gelandangan nantinya.

Kalau melihat hukuman nyeleneh bagi para korup terutama polisi dan aparatur negara ini membuktikan memang masalah pengutilan uang rakyat tidak di Indonesia, namun juga banyak negara lainnya. Bisa dibilang hal ini jadi musuh kita bersama, cara memberantasnya bisa dimulai dari diri sendiri dengan bersikap jujur dan adil.

 

Share
Published by
Arief

Recent Posts

Kronologi Kasus Kiano Alvaro, Hilang 8 Bulan Ditemukan Tak Bernyawa

Delapan bulan lamanya keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mencari anak sekaligus cucu tanpa kepastian jelas.…

2 days ago

Kasus Ira Puspadewi, Pulang dari LN untuk Negara Ternyata Dituding Korupsi

Sedang ramai di Indonesia mengenai kasus korupsi yang menyeret nama Ira Puspadewi. Ia adalah mantan…

3 days ago

Profil Zohran Mamdani, Walikota Muslim Pertama di Amerika Serikat

Di tengah gejolak politik terus menerus yang dipicu oleh presidennya, Amerika Serikat memberi kejutan baru…

2 weeks ago

Kasus Ledakan SMAN 72 dan Potret Ekstrim Dampak Perundungan di Kalangan Remaja

Baru di Indonesia, ketika teror mengguncang sebuah institusi pendidikan. Di tengah-tengah pelaksanaan salat Jumat (7/11/2025)…

2 weeks ago

Ramai Beli Emas saat Harga Naik, Bagaimana Seharusnya?

Ada yang terbang sampai lupa pulang. Seperti itulah harga emas akhir-akhir ini. Terus melambung tinggi…

3 weeks ago

Arab Bikin Proyek Kereta Cepat, Kenapa Biayanya Bisa Lebih Murah dari Whoosh Indonesia?

Kabar gembira untuk warga Arab Saudi, atau mungkin Warga Negara Indonesia yang bermukim di sana.…

3 weeks ago