Olahraga jalan, lari dan loncat memang menyehatkan. Namun bagaimanapun juga, tubuh kita ada batasnya. Melakukan aktivitas berlebihan juga bisa berbahaya bagi tubuh kita. Seperti kisah wanita yang hampir kehilangan kakinya, setelah berjalan sejauh 10 kilometer.
Suatu pagi, Melissa King merasakan sakit yang tak tertahankan di kakinya. Ia benar-benar tidak tahan karena mendadak kakinya seperti terus mengembang dan tak bisa dikendalikan lagi. Akhirnya ia segera menghubungi suaminya agar dibawa ke rumah sakit dan segera mendapatkan perawatan yang sesuai.
Sampai di rumah sakit, kaki dari Melissa menjadi besar dua kali lipat. Warnanya menjadi merah darah dan siap meledak dengan kuat. Tekanan yang ada di kaki Melissa, membuat ibu dua anak ini serasa tidak punya kaki. Dan membayangkan jika dalam beberapa saat kakinya akan meledak dengan hebat seperti bom.
Dokter yang memeriksa Melissa mengatakan jika wanita ini mengalami compartmen syndrom. Keadaan yang tidak normal pada kaki Melissa terjadi setelah ia melakukan perjalanan jauh dengan menempuh jarak 10 kilometer. Awalnya ia tak merasa apa-apa, namun mendadak kakinya seperti balon yang ditiup.
Kisah dari Melissa King ini bisa jadi tambahan pengetahuan buat kita. Selain tubuh juga ada batasnya, segeralah ambil tindakan bila merasa ada yang tidak beres dengan tubuh, pasca beraktivitas berat atau olahraga.
Delapan bulan lamanya keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mencari anak sekaligus cucu tanpa kepastian jelas.…
Sedang ramai di Indonesia mengenai kasus korupsi yang menyeret nama Ira Puspadewi. Ia adalah mantan…
Di tengah gejolak politik terus menerus yang dipicu oleh presidennya, Amerika Serikat memberi kejutan baru…
Baru di Indonesia, ketika teror mengguncang sebuah institusi pendidikan. Di tengah-tengah pelaksanaan salat Jumat (7/11/2025)…
Ada yang terbang sampai lupa pulang. Seperti itulah harga emas akhir-akhir ini. Terus melambung tinggi…
Kabar gembira untuk warga Arab Saudi, atau mungkin Warga Negara Indonesia yang bermukim di sana.…