Lucu

Bikin Sesak Nafas! 5 Barang ‘Lungsuran’ Pejabat Ini Punya Harga Selangit

Acara menjual barang koleksi pribadi atau lelang biasanya dilakukan oleh para artis ternama. Tak mau kalah, beberapa pejabat pun ikut menjual barang milik mereka dengan tujuan tertentu. Rata-rata hasil barang tersebut digunakan untuk membantu perbaikan sistem pendidikan dan kegiatan sosial. Salah satu acara lelang yang sedang menjadi pembicaraan di media sosial adalah lelang yang diadakan oleh Kemenkeu.

Kegiatan ini merupakan kerja sama dengan Reza Rahadian sebagai duta YAPPIKA (Yayasan Persahabatan Indonesia Kanada). Hasil lelang ini diniatkan untuk membantu pembangunan sekolah yang rusak. Pengumpulan dana yang sebanyak-banyaknya inilah yang membuat beberapa barang pribadi mereka dijual dengan harga yang fantastis. Seperti apa kira-kira fisik dari barang tersebut? Yuk simak ulasan di bawah ini!

Kain batik Istri Presiden yang dibanderol 30 juta

Kain bu Iriana [Sumber gambar]
Tak hanya para pejabat saja yang ikut berpartisipasi ke dalam acara lelang ini. Istri presiden Indonesia, Iriana Jokowi juga turut merelakan beberapa kainnya untuk dilelang. Awalnya, sang ibu negara tidak termasuk dalam daftar peserta lelang, namun kemudian sorenya ia baru memberi tau bahwa kain koleksi pribadinya juga akan disumbangkan untuk kegiatan sosial ini. dengan limit harga 1 juta, kain ini berhasil mengumpulkan dana mendekati 30 juta rupiah. Satu kain dibanderol dengan harga 19,5 juta oleh seorang pengusaha bernama Titin Surtini, satu kain lagi berhasil didapat oleh James Johannes seharga 10 juta rupiah.

Baju Batik Sri Mulyani seharga 10 juta rupiah

Baju batik Bu Sri Mulyani [Sumber gambar]
Dalam acara pelelangan barang koleksi pribadi yang diadakan oleh Kemenkeu di Galeri Nasional, Menteri keuangan Sri Mulyani sendiri ikut menjadi peserta lelang. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut melelang salah satu baju batik yang sering ia kenakan dalam beberapa kesempatan acara. Dengan batas limit harga 5 juta (jaminan 2 juta) batik tersebut malah laku lebih mahal. Lelang yang dilaksanakan secara e-auction tersebut berhasil membuat seorang perempuan bernama Titin Surtini -yang juga membeli kain batik milik ibu negara- membelinya seharga 10 juta rupiah.

Koleksi barang Menteri Perhubungan senilai 38 juta rupiah

Pemborong koleksi Menhub [Sumber gambar]
Menteri perhubungan sekaligus mantan bos PT. Angkasa pura II, Budi Karya Sumadi juga merelakan beberapa koleksi kesayangannya untuk dilelang dalam acara peringatan 110 tahun lelang Indonesia ini. Menhub tersebut menyebutkan bahwa diantara barang yang ia lelang adalah jam tangan, lukisan, serta sebuah gitar akustik. Dari ketiga barang tersebut, James Jonathan lah yang berhasil memborongnya dengan harga keseluruhan 38 juta rupiah. Fantastis bukan!

Baju batik Menteri BUMN yang laku seharga 8 juta rupiah

Batik Rini Soemarno [Sumber gambar]
Sama seperti menteri keuangan Sri Mulyani, menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno pun turut memberikan satu pakaian berharganya. Sebelumnya Rini sempat bingung mengenai barang apa yang harus ia relakan, pilihan pun dijatuhkan pada batik desain parang bercorak diagonal khas ukiran tangan (batik tulis). Ia mengungkapkan alasan jika pemilihan baju tersebut karena pernah ia kenakan di acara pelantikan menteri. Dengan limit harga awal 5 juta rupiah, baju kesayangannya ini terjual seharga 8 juta rupiah. Menurutnya, yang penting dari pelelangan ini adalah manfaat yang bisa diberikan karena baju tersebut laku dibeli.

Seperangkat alat golf Dirjen Pajak senilai 10 juta

Dirjen pajak saat pelelangan [Sumber gambar]
Dirjen Pajak, Robert Pakpahan juga tak mau ketinggalan melelang barang miliknya, yakni seperangkat alat golf yang terdiri dari 7 jenis. Semuanya dijual dengan limit 1 juta rupiah, dengan uang jaminan awal 4 juta. Robert mengatakan bahwa pelelangan ini dilakukan karena ia sudah tidak bisa bangun pagi dan bermain golf sebelum bekerja. Alat tersebut akan lebih baik jika disumbangkan untuk acara amal ketimbang tersimpan begitu saja di gudang.

Itulah barang ‘lungsuran’ para pejabat yang masuk dalam pelelangan dengan harga yang lumayan fantastis. Namun, hal tersebut bisa bernilai positif kok, karena hasil uang yang mereka dapatkan tidak semata-mata digunakan untuk keperluan mereka pribadi, tetapi disumbangkan untuk perbaikan sarana pendidikan agar lebih maju.

Share
Published by
Ayu

Recent Posts

Kronologi Kasus Kiano Alvaro, Hilang 8 Bulan Ditemukan Tak Bernyawa

Delapan bulan lamanya keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mencari anak sekaligus cucu tanpa kepastian jelas.…

8 hours ago

Kasus Ira Puspadewi, Pulang dari LN untuk Negara Ternyata Dituding Korupsi

Sedang ramai di Indonesia mengenai kasus korupsi yang menyeret nama Ira Puspadewi. Ia adalah mantan…

1 day ago

Profil Zohran Mamdani, Walikota Muslim Pertama di Amerika Serikat

Di tengah gejolak politik terus menerus yang dipicu oleh presidennya, Amerika Serikat memberi kejutan baru…

1 week ago

Kasus Ledakan SMAN 72 dan Potret Ekstrim Dampak Perundungan di Kalangan Remaja

Baru di Indonesia, ketika teror mengguncang sebuah institusi pendidikan. Di tengah-tengah pelaksanaan salat Jumat (7/11/2025)…

2 weeks ago

Ramai Beli Emas saat Harga Naik, Bagaimana Seharusnya?

Ada yang terbang sampai lupa pulang. Seperti itulah harga emas akhir-akhir ini. Terus melambung tinggi…

2 weeks ago

Arab Bikin Proyek Kereta Cepat, Kenapa Biayanya Bisa Lebih Murah dari Whoosh Indonesia?

Kabar gembira untuk warga Arab Saudi, atau mungkin Warga Negara Indonesia yang bermukim di sana.…

3 weeks ago