Demam K-Pop alias Hallyu wave rupanya kembali menyebar. Kali ini bukan hanya di Indonesia, tapi juga seluruh dunia. Melihat bagaimana Blackpink berhasil menjadi girl group K-Pop pertama yang tampil di Coachella, juga bagaimana BTS berhasil bawa pulang piala nominasi Duo/Group Favorite dari Billboard Music Awards 2019, menjadi bukti nyatanya.

Di Indonesia, demam K-Pop masih menjadi tradisi yang tetap, ditandai dengan munculnya boy dan girl band baru yang terkadang lipsync di pertunjukan langsung. Namun sayangnya, kembali lagi terjadi, tudingan plagiarisme oleh boy band baru tanah air bernama C’BOYS. Ternyata dari demam K-Pop pertama, sekian boy dan girl band tanah air ini pernah dituding plagiat lagu, lho. Siapa sajakah mereka?

C’BOYS, menggabungkan lagu NCT, Stray Kids, ASTRO, hingga BTS

Boy band Indonesia yang baru saja debut ini terdiri dari Ryan, Michael, Naufal, Khun, dan Oliver. Debutnya ditandai dengan munculnya lagu berjudul Overdose yang mereka unggah di YouTube. Sayang sekali belum ada video klip yang diluncurkan, tapi audio video Overdose dari C’Boys telah mendapat 74 ribu dislikes ketika ulasan ini ditulis.

Ternyata, hal tersebut dikarenakan nada-nada yang terdapat dalam lagu Overdose mirip dengan beberapa lagu K-Pop. Dikutip dari entertainment.kompas.com, K-Popers menyebut intro lagu ini mirip dengan lagu Cherry Bomb dari NCT 127, dua verse-nya mirip lagu My Pace dari Stray Kids dan Fake Love dari BTS, sedangkan bagian reff mirip dengan lagu All Night dari ASTRO. Tak hanya itu, konsep dan logo dari C’BOYS juga dituding menjiplak BTOB.

SM*SH, makin terdengar enak jika di-mash up dengan lagu Baby dari Justin Bieber

Kemunculan SM*SH pertama kali pada tahun 2010 membuat K-Popers Indonesia merasa mereka mirip sekali dengan Super Junior. Hanya saja, perbedaan yang tampak terletak pada jumlah member. Pertama kali muncul dengan lagu I Heart You, SM*SH mengusung video klip dengan berkonsep tarian dan nyanyian para member.

K-Popers saat itu merasa konsep tersebut sudah tak asing lagi, ternyata memang tak jauh berbeda dari video klip Bonamana, Sorry Sorry, dan Mr Simple. Selain konsep, lagu I Heart You juga memiliki chord dan bentuk lagu yang serupa dengan Baby milik Justin Bieber. Sehingga, ketika dua lagu tersebut digabungkan, malah jauh lebih enak didengar, saking miripnya!

Cherrybelle, disebut SNSD-nya Indonesia

Bukan hanya Super Junior, ketika demam K-Pop menyerang Indonesia pertama kali SNSD juga menjadi girl group yang diidolakan sejuta umat. Visual, vokal, dan tarian Taeyeon dan kawan-kawan ini memang bikin banyak wanita iri! Tak ayal, Indonesia berusaha menciptakan doppelganger-nya dalam Cherrybelle.

Konsep imut-imut serta jumlah member yang sama memang mengisyaratkan bahwa Cherrybelle ingin membuat dirinya mirip dengan SNSD. Lagu mereka yang berjudul Best Friend Forever juga dari intro sampai habis mirip banget loh, dengan lagu Kissing You milik SNSD. Selain itu, para SONE—alias fans SNSD juga menuding Cherrybelle pernah menjiplak kostum dan konsep panggung ketika tampil di salah satu penghargaan music di televisi.

Princess, campuran lagu After School Blue dan AKB48

Girl band yang dibentuk oleh Kevin Aprilio terdiri dari 5 anggota, yang hingga kini semuanya masih eksis menjadi selebgram. Elma, Ana, Danita, Alika, dan Rachel, yang lalu digantikan juga oleh Patricia, debut pada tahun 2012. Membawa lagu berjudul Jangan Pergi, girl band bentukan Kevin Aprilio ini cukup tenar.

Tak banyak isu yang beredar mengenai girl band tersebut, tapi ternyata ada K-Popers yang menilai lagu Jangan Pergi mirip dengan lagu Wonder Boy dari After School Blue. Bagi penggemar berat Kevin Aprilio pasti sudah ngeh karena Kevin adalah salah satu fans girl group After School. Kemungkinan besar, ada campur tangan inspirasi dari girl group idolanya.

Supergirlies, gak mbuwak blas dari lagu Rival milik Berryz Kobo

Sama seperti SM*SH, bukan lagi lagu K-Pop yang dijiplak oleh Supergirlies, tapi girl band Jepang. Girl band yang debut pada tahun 2011 ini terkenal dengan lagunya yang berjudul Malu-malu Mau. Sayangnya, ketika dibandingkan dengan lagu Rival milik girl band Jepang bernama Berryz Kobo, irama dan jedanya pun benar-benar sama.

Ada teori yang mengatakan bahwa agensi Supergirlies membeli lagu tersebut dari Berryz Kobo, sama dengan bagaimana JKT48 menyanyikan lagu AKB48 dengan translasi Bahasa Indonesia. Namun, lebih banyak yang menuding Supergirlies plagiat, sih.

BACA JUGA: 6 Band Perempuan Indonesia Lawas nan Berkualitas yang Sudah Dilupakan Banyak Orang

Wah, ternyata isu plagiarisme di kalangan musisi Indonesia masih juga terjadi, ya. Beberapa waktu lalu, kasus yang dialami oleh YouTuber Reza Arap Oktovian juga sempat viral. Sebab, ia yang awalnya mengaku fans G-Dragon Bigbang marah-marah kepada VIP—sebutan untuk fans Bigbang karena menuduhnya menjiplak lagu Bullshit dari G-Dragon.