Tidak ada gading yang tak retak. Tidak ada presiden yang sempurna. Semua presiden pernah melakukan kesalahan. Misalnya Soeharto yang meninggalkan hutang besar untuk membangun infrastruktur Indonesia, BJ Habibie yang melepas Timor Timur, Gus Dur yang membuka hubungan dengan Israel dan skandal bullogate bruneigate-nya, Megawati yang menjual BUMN ke negara lain, dan SBY yang membagi-bagikan bantuan langsung tunai. Jokowi, presiden Indonesia saat ini pun tidak luput dari kesalahan-kesalahan.
Meningkatnya penggunaan media sosial menyebabkan kritikan terhadap pemerintahan Jokowi terdengar lebih keras dibanding pemerintahan-pemerintahan sebelumnya. Ada kebijakan yang dianggap blunder kecil dan besar yang dilakukan Jokowi selama dua tahun memerintah. Ada pula kesalahan kecil yang terdengar lebih besar dari seharusnya.
Kesalahan-kesalahan di atas memang belum masuk dalam taraf fatal. Namun jika Jokowi tidak berhati-hati, ia bisa saja membuat kesalahan besar dan membuat jabatannya dimakzulkan. Semoga ke depannya presiden bisa lebih bijak dan banyak berkoordinasi dengan bawahan-bawahannya sebelum mengambil keputusan.
Delapan bulan lamanya keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mencari anak sekaligus cucu tanpa kepastian jelas.…
Sedang ramai di Indonesia mengenai kasus korupsi yang menyeret nama Ira Puspadewi. Ia adalah mantan…
Di tengah gejolak politik terus menerus yang dipicu oleh presidennya, Amerika Serikat memberi kejutan baru…
Baru di Indonesia, ketika teror mengguncang sebuah institusi pendidikan. Di tengah-tengah pelaksanaan salat Jumat (7/11/2025)…
Ada yang terbang sampai lupa pulang. Seperti itulah harga emas akhir-akhir ini. Terus melambung tinggi…
Kabar gembira untuk warga Arab Saudi, atau mungkin Warga Negara Indonesia yang bermukim di sana.…