Seorang pria membekukan sperma selama 23 TAHUN. Ya, dan itu adalah atas anjuran ibu tirinya. Apakah ini bagian dari ‘kekejaman’ sang ibu tiri?
Ternyata ada kisah yang cukup ‘magical’ dalam pengalaman pria ini. Mulai dari harapan untuk terus hidup, sampai harapan akan masa depan. Simak ceritanya di sini.
Kemoterapi beresiko bagi kesehatannya, termasuk masa depan Alex. Karena itu, ibu tirinya menyarankan agar dia mendonorkan sperma.
Xavier kini memegang rekor sebagai bayi tertua di dunia. Karena sebelumnya ia adalah sperma yang dibekukan dengan waktu paling lama, dan berhasil, menggunakan teknik IVF.
Skenario hidup bukan kita yang punya. Tapi yakinlah kalau kita menjalaninya dengan baik dan optimis, serta tak henti berusaha maupun berikhtiar, selalu ada jalan dan harapan.
Delapan bulan lamanya keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mencari anak sekaligus cucu tanpa kepastian jelas.…
Sedang ramai di Indonesia mengenai kasus korupsi yang menyeret nama Ira Puspadewi. Ia adalah mantan…
Di tengah gejolak politik terus menerus yang dipicu oleh presidennya, Amerika Serikat memberi kejutan baru…
Baru di Indonesia, ketika teror mengguncang sebuah institusi pendidikan. Di tengah-tengah pelaksanaan salat Jumat (7/11/2025)…
Ada yang terbang sampai lupa pulang. Seperti itulah harga emas akhir-akhir ini. Terus melambung tinggi…
Kabar gembira untuk warga Arab Saudi, atau mungkin Warga Negara Indonesia yang bermukim di sana.…