pesawat latih jatuh
Langit Indonesia menjadi salah satu tempat lalu lalang kedirgantaraan negeri ini. Mulai dari maskapai komersial hingga pesawat tempur yang beroperasi. Tapi, Indonesia pernah mencatatkan beberapa sejarah tragis sang burung-burung besi yang harus gugur dari langit.
Pesawat sebenarnya adalah alat transportasi yang paling aman, pun demikian teknologi ini masih mengalami banyak sekali masalah. Faktor cuaca dan teknis seringkali menjadi dalang dari banyaknya peristiwa kecelakaan udara di berbagai belahan dunia. Untuk mengatasi hal-hal buruk, maskapai atau lembaga penyelenggara penerbangan lainnya selalu memilih pilot dan awak pesawat yang terlatih agar bisa menyelesaikan situasi pelik semacam ini. Tak hanya maskapai komersial yang mengangkut penumpang, tapi juga satuan angkatan udara.
Sayangnya lagi, saat masih berlatih menjadi pilot, kecelakaan pesawat juga masih saja terjadi. Entah masalah kelalaian atau faktor cuaca, pilot yang menggunakan pesawat latih memang kerap bertaruh nyawa setiap kali akan mengudara. Boombastis telah merangkum beberapa peristiwa tumbangnya pesawat latih di Indonesia, seperti berikut ini.
Pada tanggal 30 Agustus 2016, sebuah pesawat jenis Cessna PW WTK jatuh di area persawahan Desa Banjarwangun, Kecamatan Wundu, Cirebon. Dugaan sementara, pesawat jatuh karena mesin mati mendadak sehingga selama beberapa saat pesawat melayang-layang di atas SMK Maritim Cirebon sebelum akhirnya jatuh dan terbalik di atas persawahan.
Bandara Trunojoyo yang ada di Madura memang dikenal sebagai tempat latihan terbang sejak 2010. Setiap hari akan ada banyak sekali pesawat latih yang lalu lalang untuk melatih calon pilot masa depan meski ada di antara mereka yang harus mendapatkan nasib nahas dengan jatuh dari pesawat latih dan akhirnya meninggal dunia dengan cepat.
Nasib Mujianto benar-benar apes ketika mendapati bangunan rumahnya hancur lebur dijatuhi pesawat Super Tucano buatan Brasil itu. Sebelumnya, pesawat yang digunakan untuk berlatih itu terbang rendah di pemukiman sebelum akhirnya jatuh dan menyebabkan warga yang sedang tidur di dalam rumah meninggal dunia dengan seketika.
Bagi calon penerbang, bisa terbang ke udara dengan tangan dan kakinya sendiri adalah sebuah impian. Reza Muhammad Faruki juga memiliki impian itu meski akhirnya harus berakhir dengan sangat nahas. Pesawat yang dikendalikannya jatuh dan membuat nyawa beserta impiannya ikut kandas selama-lamanya.
Tragedi jatuhnya pesawat latih di atas hanyalah sebagian saja. Selain beberapa di atas masih banyak tragedi jatuhnya pesawat di Indonesia yang bahkan masih misterius dan tentunya meninggalkan duka mendalam. Semoga setelah jatuhnya pesawat latih di Cirebon itu, tidak akan ada lagi tragedi serupa dan menjadi evaluasi bagi maskapai maupun angkatan udara.
Delapan bulan lamanya keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mencari anak sekaligus cucu tanpa kepastian jelas.…
Sedang ramai di Indonesia mengenai kasus korupsi yang menyeret nama Ira Puspadewi. Ia adalah mantan…
Di tengah gejolak politik terus menerus yang dipicu oleh presidennya, Amerika Serikat memberi kejutan baru…
Baru di Indonesia, ketika teror mengguncang sebuah institusi pendidikan. Di tengah-tengah pelaksanaan salat Jumat (7/11/2025)…
Ada yang terbang sampai lupa pulang. Seperti itulah harga emas akhir-akhir ini. Terus melambung tinggi…
Kabar gembira untuk warga Arab Saudi, atau mungkin Warga Negara Indonesia yang bermukim di sana.…