Wacana pemindahan ibu kota dari Jakarta ke sebagian wilayah Penajam Paser dan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur, memang telah resmi diumumkan. Untuk menunjang hal ini, sarana infrastruktur pun telah dibangun. Seperti Jalan Tol Samarinda-Balikpapan dan Jalan Tol Balikpapan-Penajam Paser Utara. Tak hanya itu, jalur ini pun rencananya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua alias motor.

Menurut Pengamat Transportasi sekaligus Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno, calon ibu kota negara yang baru tampaknya akan memiliki tol yang dapat dilalui sepeda motor. Jika terealisasikan, tentu hal ini akan membuka peluang bagi para pengendara roda dua untuk menikmati jalan tol, yang selama ini hanya dilalui oleh mobil. Lantas, seperti apa bentuknya.

Jadi jalan tol pertama yang akan menjadi cikal bakal Trans Kalimantan

Tak lama lagi, Pulau Kalimantan bakal menyusul Pulau Jawa karena bakal segera memiliki jalan tolnya yang pertama. Bahkan, jalan bebas hambatan sepanjang 99 kilometer yang menghubungkan Balikpapan – Samarinda ini, juga merupakan cikal bakal jalan Trans Kalimantan. Sama dengan Pulau Jawa yang saat ini telah terhubung antar kota satu dengan lainnya lewat pembangunan tol.

Proses pengerjaan Jalan Tol Balikpapan – Samarinda [sumber gambar]

Bukan tanpa sebab jalan tol ini dikebut pembangunannya. Selain untuk menunjang kinerja ibu kota yang baru, keberadaannya juga menjadi pendukung pengembangan kawasan-kawasan industri yang ada. Sektor kelapa sawit, batubara, migas, dan pertanian, adalah bisnis yang bakal terbantukan dengan jalan bebas hambatan ini. Ke depannya, tol Balikpapan-Samarinda diharapkan dapat meningkatkan mutu pembangunan di Kalimantan.

Bakal bisa dilewati pengendara motor dan mempercepat waktu tempuh

Menurut Pengamat Transportasi sekaligus Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno menyebutkan, nampaknya calon ibu kota negara yang baru akan memiliki tol yang dapat dilalui sepeda motor, yakni Jalan Tol Balikpapan-Penajam Paser Utara. Sama seperti jalan bebas hambatan Bali Mandara. Sementara untuk Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, jarak tempuh yang ada bisa dipangkas menjadi menjadi 1,5 jam dari waktu tempuh normal sebelumnya yang sekitar 3 jam.

Jalan Tol Balikpapan-Penajam Paser Utara rencananya bisa dilalui motor [Foto ANTARA/Aprilio Akbar]

Juga tengah dilakukan proses lelang mencari investor untuk Tol Teluk Balikpapan sepanjang 7,9 kilometer. Tol ini menyediakan dua lajur untuk sepeda motor. Tol Teluk Balikpapan nantinya akan terhubung dengan Tol Samarinda-Balikpapan dan Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan di Balikpapan,” kata Djoko yang dikutip dari Detik Oto.

Menelan dana triliunan dan ditargetkan selesai Oktober 2019

Sama seperti infrastruktur besar lainnya, proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda ini menelan dana sekitar Rp 9,97 triliun, di mana struktur pembiayaannya 70 persen pinjaman dan 30 persen dari internal kas perseroan dengan masa konsesi selama 40 tahun. Dilansir dari Detik Finance, progres pembangunan per 29 Agustus 2019 mencapai 99,34%.

Jalan Tol Balikpapan-Samarinda ini menelan dana sekitar Rp 9,97 triliun [sumber gambar]

Ini artinya, tak lama lagi jalur tersebut bakal dilalui oleh kendaraan. Bahkan, PT Jasa Marga (Persero) menyatakan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda yang akan melintasi Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara atau calon ibu kota negara baru ini ditargetkan selesai dibangun pada Oktober 2019. Terdiri dari 5 seksi, rinciannya adalah Seksi V Ruas Balikpapan (13 km) – Sepinggan (11,5 km), Seksi I Ruas Balikpapan (13 km) – Samboja (22,025 Km), Seksi II Ruas Samboja – Muara Jawa (30,9 km), Seksi III Muara Jawa – Palaran (17,3 km) dan Seksi IV Palaran – Samarinda (17,5 km).

BACA JUGA: Terkenal Angker, Inilah 5 Jalur Tol di Indonesia yang Sering Sekali Memakan Korban

Masyarakat Kalimantan-terutama Kaltim, tentunya merasa sangat bangga dengan adanya proyek besar seperti jalan tol di atas. Selain mempersingkat jarak tempuh, para pengendara roda dua juga bakal bisa mencicipi mulusnya aspal jalan bebas hambatan tersebut. Namun yang terpenting, keberadaannya bisa menunjang kinerja ibu kota yang baru di masa depan. Wah, jadi ikutan seneng nih. Doakan cepat selesai deh Sahabat Boombastis.