in

Terus Raih ‘Prestasi’, Inilah Hal-hal yang Bisa Dicontek Indonesia dari Sepak Bola Vietnam

Bila dibandingkan dengan Vietnam, tentu sepak bola Indonesia saat ini bisa dikatakan berada di belakang negara tetangga tersebut. Apalagi kalau kita berbicara capaian di beberapa tahun ini agaknya negara kita jauh tertinggal dari mereka. Buktinya, tentu bisa kalian lihat sendiri di AFF Suzuki 2018 atau Piala Asia tahun ini. Melihat kenyataan tersebut, pastinya merupakan sesuatu yang mengagetkan.

Pasalnya, sebelumnya geliat sepak bola di negara agraris tersebut terpantau biasa-biasa saja. Bahkan pada tahun 2012, kompetisi sana menduduki peringkat lebih rendah di banding Indonesia untuk hitungan Asia. Berkaca dari kondisi tersebut berikut beberapa hal yang bisa dicontek oleh Indonesia dari sepak bola Vietnam. Ya, syukur-syukur bisa ketularan alami perkembangan yang masif juga.

Kualitas kompetisi sepak bola Vietnam

Mungkin bila dibandingkan dari seluruh kompetisi di Asia, liga sepak bola Vietnam belum menjadi yang nomor satu. Tapi, meski begitu, kompetisi di sana sangatlah patut untuk dijadikan rujukan oleh sepak bola Indonesia. Hal ini tentu bukan tanpa sebab, pasalnya liga di negara tetangga kita itu, mempunyai kualitas yang baik, dimana berjalan dengan integritas tinggi dan terstruktur.

Aksi pemain di V League [Sumber Gambar]
Menurut presiden AFC yaitu Sheikh Salman, yang dikutip laman FourFourTwo, “Ada kemajuan yang ditandai dalam kompetisi klub serta kompetisi untuk masuk tim nasional – baik pria maupun wanita, termasuk juga dalam bidang futsal”. Berkat kondisi ideal itu, di tahun 2018  V League, dianugerahi penghargaan Best Developing League of the Year oleh AFC, mengalahkan Liga di Indonesia tentunya.

Penerapan filosofi sepak bola Vietnam

Selain kompetisi, hal lain yang juga bisa dicontek Indonesia dari Vietnam adalah, bagaimana mereka menjalankan filosofi sepak bolanya. Seperti banyak diketahui hal tersebut adalah salah satu pedoman penting untuk ciptakan Timnas yang baik di olahraga ini. Dilansir Boombastis dari Kompas.com, menurut Fachry Husaini saat ini sepak bola negeri tetangga itu mempunyai permainan jelas dari skuad U-16, U-19, sampai U-23.

Pemain Vietnam [Sumber Gambar]

Kesinambungan tersebut saat ini bermuara kepada prestasi Timnas Vietnam yang dalam beberapa tahun ini menciptakan prestasi hebat mulai menembus Piala Dunia U-20 sampai juara AFF 2018 beberapa waktu lalu. Dan kini sedang berjuang di pagelaran Piala Asia dengan berhasil masuk ke babak perempat final. Berkaca dari hal tersebut, lantas apa kabar Filosofi Indonesia bernama Filanesia ?

Inovasi dalam perkembangan bakat-bakat terbaiknya

Masih terkait sepak bola Vietnam. Inovasi yang dilakukan oleh nahkoda tim mereka yakni Park Hang Seo dengan menerapkan sport science coach agaknya juga bisa dicontek negara kita. Meski beberapa sudah menggunakannya, namun jumlah perlu ditambah lagi di percaturan sepak bola nasional. Perkembangan sepak bola yang bertambah semakin modern menjadi alasannya.

Park Hang Soe [Sumber Gambar]
Sport science sendiri merupakan penerapan prinsip-prinsip ilmu untuk membantu meningkatkan prestasi olahraga. Pada umumnya terdiri 3 bidang dalam yaitu: fisiologi, psikologi, dan biomekanika. Fisiologi dalam sport science mempelajari bagaimana tubuh dalam merespon dan beradaptasi dengan latihan yang dijalani.

Tumpas pengaturan skor sampai ke akar-akarnya

Tidak berhenti dibeberapa hal tadi saja. Cara Vietnam dalam memberantas praktek praktek agaknya juga patut untuk dicontoh. Dalam mencegah tindakan murahan di jagad sepak bola itu, organisasi sepak bola tertinggi negara tersebut (VVF), menggunakan cara yang bersifat preventif. Selain itu juga menggandeng berbagai macam elemen untuk bisa menumpas sebuah tidak match fixing.

Kasus pengaturan skor Vietnam [Sumber Gambar]
VVF sendiri bekerjasama dengan pihak kepolisian, pengadilan, pasar judi olahraga, dan sport radar. Tujuan menggandeng dua nama elemen terakhir tadi adalah untuk mempermudah langkah VVF mengetahui siapa-siapa yang terlibat. Selain itu saat Timnas Vietnam berlaga penjagaan ketat juga diberlakukan untuk menjauhkan pemain dari pada bandit.

BACA JUGA: Juara AFF dan Lolos Piala Dunia, Kehebatan Vietnam Ini Buat Timnas Tidak Ada Apa-apanya

Begitulah beberapa hal yang bisa dicontoh Indonesia dari sepak bola Vietnam. Meski sebetulnya juga beberapa sudah diterapkan di tanah air, namun yang patut kita lihat adalah bagaimana upaya mereka menerapkannya. Besar harapan sepak bola Indonesia ke depan bisa lebih baik lagi layaknya perkembangan Vietnam saat ini.

Written by Galih

Galih R Prasetyo,Lahir di Kediri, Anak pertama dari dua bersaudara. Bergabung dengan Boombastis.com pada tahun 2017,Merupakan salah satu Penulis Konten di sana. Lulusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang. Awalnya ingin menjadi pemain Sepak Bola tapi waktu dan ruang justru mengantarkan Ke Profesinya sekarang. Mencintai sepak
bola dan semua isinya. Tukang analisis Receh dari pergolakan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Paula Verhoeven Dikabarkan Hamil, Netizen Malah Pengin Rafathar Jadi Anak Baim Wong!

Mulai dari Perselingkuhan sampai Karena Sapi, Inilah 5 Pemecatan ‘Konyol’ di Sepak Bola