Sebagai bagian dari pasukan perdamaian, seorang anggota militer harus dituntut agar piawai mengawal tugasnya. Selain menjadi personel yang siap tempur, menjaga aspek kemanusiaan di tengah medan konflik juga bisa dilakukan dengan baik. Hal semacam ini rupanya berhasil dilaksanakan oleh sosok Polwan yang bernama Bripka Dewi Suryani.
Diterjunkan sebagai pasukan PBB di negara Sudan, ia bersama dengan personel lainnya berusaha agar memberikan yang terbaik. Terlebih di tengah-tengah sebuah negeri yang rawan dengan aksi kejahatan perang dan kemanusiaan. Berbekal semangat dan niat yang tulus, ia berhasil mengharukan nama Indonesia dengan menjadi bagian dari tentara asing yang membangun masjid bagi masyarakat.
Saat berada di Sudan, Dewi yang memiliki kepekaan sosial tinggi mendonasikan sebagian hartanya untuk membangun sebuah mesjid di Sudan. Sumber dari kumparan menuliskan, tempat ibadah yang direnovasi oleh dirinya itu, dulunya hanya terbuat dari ranting kayu dengan atap yang bocor.
“Tokoh agama setempat memberikan nama masjid ini, masjid Ar-Rahman, sesuai dengan namanya, semoga masjid ini dapat memberikan rahmat dan kasih sayang sehingga dapat terwujud perdamaian untuk masyarakat di wilayah ini,” ucap Dewi.
Selain itu, ia juga harus menjalani kegiatan seperti pelatihan pengemudi, pengenalan misi PBB dan “United Nation Core Value”, pemeriksaan kesehatan, vaksinasi dan simulasi kerja. Pembekalan dilakukan di ruangan Command Post Exercise (CPX) yang berlokasi di Pusat Latihan Multi Fungsi Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Sumber antaranews.com menuliskan, serangkaian pelatihan tersebut merupakan bekal bagi tiap indivdu melaksanakan tugas pada misi pemeliharaan perdamaian.
Namanya juga penipu. Akan selalu ada cara untuk membuat korbannya tidak berkutik demi merampas harta…
Sunmori atau Sunday Morning Ride adalah salah satu hobi masyarakat Indonesia. Para pemilik kendaraan roda…
Makan Bergizi Gratis (MBG) nampaknya harus secepatnya melakukan penyempurnaan. Pasalnya, masih banyak ditemui beragam kasus…
Paus Fransiskus tutup usia pada hari Senin 21 April 2025. Berita yang cukup mengagetkan mengingat…
Sudah bukan rahasianya Donald Trump saja, seluruh dunia juga tahu kalau umat manusia sedang terancam…
Kasus pelecehan pasien yang melibatkan dokter saat ini marak menjadi buah bibir masyarakat. Kejadiannya nyaris…