Beberapa tahun ke belakang, fenomena pemain imigran mengisi skuad Timnas-timnas di Eropa pastinya bukanlah sesuatu yang mengejutkan. Bahkan tak jarang mereka sengaja diambil untuk memperkuat sepak bola beberapa negara di Benua Biru. Namun, selain alasan tersebut konflik di tanah kelahirannya menjadi penyebab mereka hijrah ke negara baru.
Meski kepindahan mereka kerap mendapat perlakuan keras (rasisme dan diskriminasi), tapi tidak sedikit dari para pemain ‘pengungsi’ tersebut tubuh jadi aktor lapangan hebat. Malahan, juga ada beberapa memberikan sumbangsih atau jadi pahlawan tanah barunya. Dan berikut deretan pesepakbola imigran yang sukses besar dengan negara barunya.
Pelatih Real Madrid, imigran Al Jazair yang punya segudang prestasi
Berbicara tentang pesepakbola berdarah imigran sukses, tentu akan berdosa bila tidak menyebut sosok ini. Yaa, seperti telah banyak diketahui sebagai seorang pengungsi dari tanah Al Jazair, nahkoda Real Madrid Zinedine Zidane merupakan aktor lapangan jempolan.
Mantan Barcelona Zlatan Ibrahimovic jadi pemain imigran sukses
Sama dengan seorang Zidane tadi, Zlatan Ibrahimovic juga merupakan pesepakbola sukses berlatarbelakang imigran. Mantan punggawa Barcelona ini memiliki ayah berasal dari Bosnia dan ibu Kroasia. Ketika Ibra kecil kedua orangtuanya itu berimigrasi ke Swedia. Negara yang mana Timnasnya terus dibela hingga tahun 2016.
Romelu Lukaku jadi imigran Kongo bantu Belgia raih juara ke 3 Piala Dunia
Sebagai seorang imigran Kongo yang membela Belgia, mungkin perjalanan seorang Romelu Lukaku tidaklah selalu berjalan mulus dan baik. Pasalnya, ungkap Lukaku ketika dirinya kalah, mantan pemain Everton ini tidak diakui sebagai warga Belgia, tapi ketika menang ia disanjung-sanjung.
Imigran Mali N’Golo Kante bantu klub dibelanya raih gelar juara
Setali dengan tiga nama tadi, N’Golo Kante juga seorang pengungsi yang mampu sukses di negara barunya. Bahkan dengan bantuannya, kebangsaan barunya yakni Prancis sukses dibantu merasakan trofi Piala Dunia lagi. Tidak hanya itu hampir semua tim yang diperkuatnya berhasil diantarnya meraih gelar.
BACA JUGA: Pemain-pemain Muslim yang Sukses Menjuarai Kompetisi Sepak Bola Tertua Dunia
Selain berprestasi, nama-nama tadi juga mengajarkan sebuah ketulusan yang besar. Di mana meski bukan tanah kelahirannya, mereka selalu tampil all out untuk negara barunya. Besar harapan ke depan nama-nama tadi tidak lagi mendapatkan diskriminasi dan rasisme dari penduduk asli negara yang dibelanya.