Mendengar Keluarga Glazer kira-kira apa yang terlintas dalam pikiranmu? Yaa, betul sekali salah satu pemilik klub sepak bola papan atas dunia yaitu Manchester United. Sebagai petinggi kesebelasan Inggris itu kabarnya Glazer memegang 83 % saham MU. Dan kini menjadi salah satu petinggi dengan masa jabatan terlama di tim berjuluk Setan Merah tersebut.

Namun, baru-baru ini, tersiar berita jika kuku tajam keluarga Glazer di Manchester United tengah digoda uang triliunan oleh Putra Mahkota Arab Saudi. Dilansir Tempo.com, Mohammad bin Salman kini menyiapkan 3,8 miliar poundsterling, atau sekitar Rp 69 triliun untuk mengakuisisi juara 20 kali Liga Inggris tersebut. Meski berjumlah fantastis, tapi mereka tidak terlihat menunjukkan respons ketertarikan. Lantas siapakah sebenarnya keluarga Glazer itu mari simak ulasan berikut ini.

Keluarga kaya yang berawal dari sebuah jam tangan

Jam tangan tentu menjadi sebuah benda yang tidak asing untuk banyak orang. Bahkan tak jarang alat penunjuk waktu itu dibandrol harga edan-edan. Masih berbicara tentang jam tangan, Keluarga Glazer bisa dibilang berutang budi dengan benda itu. Hal ini lantaran, berkat kegigihannya bekerja sebagai reparasi sebuah alat penunjuk waktu mereka bisa sekaya seperti.

Ilustrasi reparasi jam [Sumber Gambar]
Kisah tersebut dimulai sang kepala keluarga Malcom Glazer ditinggal pergi selamanya oleh sang ayah saat berusia 15 tahun. Sebagai salah satu pewaris bisnis tersebut, Malcom terus berjuang kembangkan usaha reparasi jam tersebut, hingga pada usia 21 tahun mempunyai ranchise jasa reparasi jam tangan di sebuah pangkalan militer Angkatan Udara AS di Rochester. Ungkapnya kepada koran St. Petersburg pria Amerika itu bisa mendapatkan penghasilan 50.000 dolar pertahun.

Investasi menjadi salah hobi Keluarga Glazer

Melanjutkan apa yang telah diungkap tadi, dalam kiprahnya menjadi salah satu keluarga kaya dunia, Glazer terus kembangkan bisnis ke berbagai penjuru. Bahkan terlihat setelah bisnis reparasi jamnya tuai banyak pundi uang, investasi terus mengalir. Dimulai pada 1963 dengan membeli National Bank of Savanah di New York. Sepuluh tahun berselang giliran West Hill Convalescent yang diakusisi.

Malcom Glazer sumringah [Sumber Gambar]
Tidak berhenti disitu, Malcom juga menancapkan kukunya di tiga stasiun televisi AS, jawatan kereta api Conrail, perusahaan prabot Formica, kilang minyak lepas pantai, Zapata Corp dan membeli perusahaan motor gede Harley-Davidson. Berkat hal tersebut pada 2003 lalu oleh majalah Forbes dimasukkan ke daftar 400 orang terkaya sepanjang masa. Kondisi ini juga melatarbelakangi munculnya perusahaan induk Malcom bernama First Allied Corporation.

Selain MU, juga mempunyai tim olahraga lain

Memulai geliat bisnis di bidang olahraga 24 tahu lalu, ternyata Manchester United bukan klub satu-satunya dimiliki keluarga tersebut. Bahkan bila dilihat sejarahnya kesebelasan Inggris akhir-akhir dimiliki. Usut punya usut, tim American Football Tampa Bay Buccaneer menjadi klub olahraga pertama berhasil diakusisi.

Tampa Bay Buccaneers [Sumber Gambar]
Seperti ketika di MU, klub NFL yang dipegangnya tersebut juga sukses raih prestasi baik. Dilansir Boombastis dari Sport.Detik.com, klub American Football asal Florida ini berubah menjadi tim yang memiliki performa hebat. Dimana sukses memenangkan 131 pertandingan di musim reguler dan menjadi juara Super Bowl untuk kali pertama pada 2002. Sedangkan, MU dibawah kepemimpinan mereka juga raih banyak prestasi bergengsi mulai Liga Champions sampai trofi Liga Inggris.

BACA JUGA: Fakta Vincent Tan, Konglomerat Asal Malaysia yang Buat Insan Bola Nasional Minder

Melihat kisah Keluarga Glazer tadi agaknya kerja keras dapat kita petik dari mereka. Dimana berkat kegigihan melanjutkan bisnis keluarga, mereka yang berasal dari imigran menjadi sosok yang terpandang di dunia. Kira-kira bagaimana nih, fans Manchester United apa kalian masih ingin Keluarga Glazer?