Categories: Tips

Kontroversi Kakek ‘Winnie The Pooh’, Pengemis Kaya Raya Yang Sempat Bikin Iba

Beberapa hari terakhir, netizen dihebokan dengan kisah miris seorang kakek yang mengemis di jalan. Kakek ini sudah tua renta dan mengenakan kostum Winnie The Pooh saat mengemis di jalanan depan pusat perbelanjaan kota Sidoarjo. Banyak orang merasa trenyuh melihat kakek tua ini tetap bekerja meski tubuh sudah sangat ringkih.

Namun, berselang hari kemudian. Netizen dibuat kaget karena apa yang mereka tahu tentang kekek ini salah kaprah. Bahkan kakek ini ternyata seseorang yang sangat kaya. Seperti apa kisah yang membuat netizen yang awalnya merasa miris, kini berubah menjadi agak geram. Mari kita simak bersama-sama.

1. Asal Mula Berita Kakek Winnie The Pooh Menyebar Luas

Kisah kakek yang bernama asli Suaedi (75) bermula pada acara reportase di salah satu staiun radio di Surabaya. Beberapa pendengar radio melaporkan jika ada seorang kakek yang sangat renta mengemis dengan menggunakan kostum Winnie The Pooh di jalanan depan salah satu pusat perbelanjaan di Sidoarjo.

Kakek Winnie [image source]
Dalam hitungan hari ada ribuan netizen yang mengaku merasa simpati dengan keadaan Pak Suaedi. Bahkan ada yang menitikkan air mata saat menyaksikan kakek ini mengemis di jalanan yang sangat panas untuk mendapatkan uang dari pengendara kendaraan. Beberapa netizen juga menganjurkan jika lewat di depan kekek Winnie maka hendaknya membantu dengan ikhlas.

2. Simpati Yang Tak Ada Habisnya

Hal serupa juga pernah terjadi kepada seorang kakek yang menambal jalanan saat malam hari. Kakek ini akhirnya bertemu dengan Walikota Surabaya kala itu. Barangkali nasib kakek Suaedi juga hampir sama. Banyak sekali orang yang merasa iba melihat fisiknya yang sangat lemah terus berdiri untuk mengamen.

Kakek Winnie [image source]
Hingga Dinas Sosial Sidoarjo mendatangi kakek ini. Pihak dinas sosial mendapat laporan warga dan berpikiran akan membantu warganya yang sangat kesusahan. Terlebih berita kakek Winnie The Pooh ini memenuhi banyak media lokal bahkan media asing di Malaysia dan Brunei Darussalam juga menulis kisah kakek pengamen ini.

3. Kebohongan Kakek Winnie Yang Menguap ke Permukaan

Sepandai-pandainya menyimpan bangkai suatu saat akan tercium juga bau busuknya. Hal inilah yang dialami oleh kakek Winnie. Awalnya kakek ini mengatakan jika dia hidup sebatang kara tanpa ada sanak saudara. Dia bekerja banting tulang setiap hari untuk mencukupi kebutuhan hidupnya yang sangat pas-pasan.

Kakek Winnie dan Istri ke-7 [image source]
Namun setelah ditelusuri pihak Dinas Sosial, kakek Suaedi punya keluarga. Bahkan dia mengaku memiliki 7 istri dan 5 anak. Namun hanya istri ketujuh kakek Winnie yang menemaninya mengamen. Selain itu kakek Winnie The Pooh mengaku mengalami stroke dan butuh biaya pengobatan. Namun setelah diperiksa ternyata tubuh tuanya dalam keadaan sehat.

4. Penghasilan Fantastis, Rumah Mewah, dan Kendaraan Bermotor Mahal

Tak pernah disangka sebelumnya jika Kakek Suaedi memiliki penghasilan yang sangat fantastis. Bahkan dalam sebulan kakek ini bisa mengantongi Rp. 15 juta. Atau Rp. 500.000 perhari hanya dengan mengamen menggunakan kostum Winnie The Pooh yang sudah kian usang karena telah dipakai selama setahun.

Kakek Suaedi saat menjadi badut [Image Source]
Sebuah motor besar dan matic juga dimiliki oleh Kakek Suaedi. Semuanya dihasilkan hanya dengan mengamen di jalanan. Hanya mengandalkan kostum kumal dan kekuatan kaki untuk berdiri lama di jalanan.

5. Masihkan Netizen Perlu Mengasihani Kakek Winnie

Satu pertanyaan baru muncul ketika fakta yang selama ini disembunyikan Kakek Suaedi terkuat dengan jelas. Masihkah kita mengasihani keadaan kakek pengamen berkostum ini? Jawabannya cukup kita sendiri-sendiri yang tahu. Semua orang pasti memiliki pendapatnya masing-masing.

Kakek Winnie [image source]
Jika suatu ketika di jalan kita menemui kakek ini mengamen lagi. Apakah yang akan anda lakukan? Sekali lagi, semua kembali pada keyakinan dan keikhlasan yang kita miliki.

Hal-hal yang sangat miris dan membuat kita iba terkadang banyak bermunculan. Terkadang benar, namun tidak jarang hanya sebuah kepalsuan. Semoga kita bisa belajar dari hal semacam ini yang bisa saja muncul di kemudian hari.

Share
Published by
Adi Nugroho

Recent Posts

Kronologi Kasus Kiano Alvaro, Hilang 8 Bulan Ditemukan Tak Bernyawa

Delapan bulan lamanya keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mencari anak sekaligus cucu tanpa kepastian jelas.…

2 days ago

Kasus Ira Puspadewi, Pulang dari LN untuk Negara Ternyata Dituding Korupsi

Sedang ramai di Indonesia mengenai kasus korupsi yang menyeret nama Ira Puspadewi. Ia adalah mantan…

3 days ago

Profil Zohran Mamdani, Walikota Muslim Pertama di Amerika Serikat

Di tengah gejolak politik terus menerus yang dipicu oleh presidennya, Amerika Serikat memberi kejutan baru…

1 week ago

Kasus Ledakan SMAN 72 dan Potret Ekstrim Dampak Perundungan di Kalangan Remaja

Baru di Indonesia, ketika teror mengguncang sebuah institusi pendidikan. Di tengah-tengah pelaksanaan salat Jumat (7/11/2025)…

2 weeks ago

Ramai Beli Emas saat Harga Naik, Bagaimana Seharusnya?

Ada yang terbang sampai lupa pulang. Seperti itulah harga emas akhir-akhir ini. Terus melambung tinggi…

3 weeks ago

Arab Bikin Proyek Kereta Cepat, Kenapa Biayanya Bisa Lebih Murah dari Whoosh Indonesia?

Kabar gembira untuk warga Arab Saudi, atau mungkin Warga Negara Indonesia yang bermukim di sana.…

3 weeks ago