Wabah Covid-19 yang terjadi saat ini menuntut banyak orang untuk mengasah kreativitasnya guna menghadapi situasi yang serba tidak pasti. Salah satunya adalah dengan cara bercocok tanam guna menambah ketahanan pangan di masyarakat. Terkait itu, salah seorang pengguna Twitter, @bisma0000 membagikan kiat-kiatnya.

Dalam unggahan video tersebut, dirinya menamakan kegiatan tersebut sebagai proyek ketahanan pangan keluarga, yakni dengan cara membudidayakan ikan di dalam ember. Dalam sebuah baskom, terlihat beberapa gelas bekas air mineral berisi sayur kangkung segar yang siap dipetik.

Video yang kemudian viral di media sosial seperti Twitter dan Facebook tersebut, ternyata merupakan hasil karya yang digagas oleh seorang dosen budidaya perikanan Politeknik Negeri Lampung bernama Juli Nursandi. Teknik yang dinamakan budikdamber (budidaya ikan dalam ember) tersebut, menggabungkan pola menanam sayuran sekaligus memelihara ikan lele secara bersamaan.

Sebelum viral, teknik budikdamber ini telah dikembangkannya sejak 2016 silam. Hanya saja, saat itu animo masyarakat tidak seramai seperti saat ini. Karena terlihat unik, banyak pengguna media sosial tertarik untuk mempelajari teknik budikdamber tersebut. Juli sendiri terbuka pada siapa saja yang ingin mempelajari hal budidaya tersebut.

Selain lewat sosial media, Juli juga membagikan teknik budikdamber lewat saluran YouTube miliknya, Juli Nursandi and Friends OFFICIAL BUDIKDAMBER. Video-video yang diunggah merupakan cara-caranya membudidayakan tanaman berupa sayuran seperti kangkung, sawi, dan cabe.

Untuk ikan yang diternak tak hanya sebatas lele saja, tapi juga bisa dari jenis lain yakni patin, sepat, betok, gabus, dan gurame. Meski demikian, Juli mengatakan bahwa lele menjadi favorit untuk diternakkan lantaran tahan dengan oksigen rendah, tangguh (tidak mudah stress), dan lebih cepat pertumbuhannya.

Beternak ikan sekaligus menanam kangkung [sumber gambar]
Teknik budikdamber yang dikembangkan oleh Juli, bisa menjadi salah satu bentuk bercocok tanam yang mudah dilakukan oleh siapa saja. Selain hanya membutuhkan media (wadah) yang mudah didapat seperti ember, biaya yang dikeluarkan pun lebih terjangkau dibanding teknik aquaponik.

Bermodalkan ember berisi 100 liter air dan bibit ikan lele ukuran 6-10 cm dan kangkung, teknik budikdamber sudah bisa dilakukan. Untuk ukuran wadah di atas, bisa digunakan untuk menampung sekitar 80 hingga 100 ikan lele dan beberapa gelas berisi kangkung. Bahan tambahan lainnya yang perlu disiapkan adalah kawat kecil yang bisa di bengkokan, arang, gelas plastik, dan tang.

BACA JUGA: Lebih Menguntungkan, Inilah Cara Mengelola Lahan Sempit di Rumah Agar Menjadi Mesin Uang

Teknik budikdamber di atas bisa dikembangkan dengan mudah meski di lahan yang sempit sekalipun. Terlebih di tengah situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini, bercocok tanam sekaligus beternak ikan bisa menjadi kegiatan yang mengasyikkan selama di rumah, sekaligus sebagai bentuk menjaga ketahanan pangan keluarga. Gimana Sahabat Boombastis? Tertarik mencoba?