Tawuran memang sudah biasa terjadi di kalangan anak sekolah. Bukan hanya di Indonesia, di beberapa negara lain tawuran antar sekolah juga kerap terjadi. Biasanya, satu sekolah memang memiliki musuh bebuyutan yang nggak bakal bisa akur hingga beberapa generasi. Umumnya, hanya anak-anak SMA yang melakukan tawuran. Tapi di zaman yang makin alay ini, bahkan anak-anak SD juga tak luput dari kenakalan ekstrim tersebut.

Usia anak-anak biasanya punya pemikiran yang lebih sederhana. Kewajiban mereka hanya belajar dan bermain. Mirisnya, kids zaman now memang berbeda jauh dengan anak-anak jadul. Bisa dibilang, modern ini begitu banyak anak kecil yang berlagak sok dewasa, bahkan ada yang sampai tawuran cuma gara-gara urusan asmara. Hello? Anak SD tau apa sih soal cinta? Selengkapnya tentang kisah tawuran cinta, berikut ini adalah ulasannya.

Video tawuran anak SD viral di sosial media

Entah apa yang ada dalam pikiran anak-anak kecil zaman sekarang. Di usia mereka yang masih kecil, harusnya kewajiban hanya belajar, selebihnya mereka bisa memanfaatkan waktu untuk bermain. Tapi, apa yang dibagikan oleh akun random news @sosmedmakassar memang bikin banyak netizen heboh. Dalam video berdurasi 23 detik itu menunjukkan betapa anak-anak kecil yang yang siap-siap tawuran. Kasus satu ini tentu jarang sekali terjadi. Tak butuh waktu lama hingga video tersebut viral di sosial media. Netizen yang melihat tayangan anak-anak kecil tawuran tersebut mengaku nggak habis pikir. Bahkan tak sedikit yang menyalahkan sinetron-sinetron zaman sekarang.

Gaya sudah seperti anak SMA

Anak SD tawuran [image source]
Boleh jadi usia masish belia. Tapi, tak sedikit anak-anak yang sudah berperilaku seperti orang dewasa. Demikian juga anak-anak dalam video yang baru-baru ini viral. Layaknya anak-anak SMA, para anak SD itu juga saling maki dan kejar-kejaran. Bahkan ada beberapa anak yang membawa tongkat sebagai senjata. Tawuran yang melibatkan SD Sudirman dengan SD Gaddong itu bahkan sampai meresahkan masyarakat. Akibatnya, aparat kepolisan langsung mendatangi SD Sudirman guna menertibkan kondisi di sekitar sekolah.

Berawal karena cinta

Anak SD masa kini [image source]
Kejadian tawuran tersebut juga dibenarkan oleh Muchtar, kepala sekolah SD Sudirman pada hari Jumat 8 Desember 2017 kemarin. Menurut Muchtar, kejadian itu bermula saat empat orang anak SD Gaddong mendatangi sekolah SD Sudirman di saat jam pelajaran. Ternyata, salah satu dari anak SD tersebut menaruh hati pada seorang murid perempuan di SD Sudirman, mereka ternyata juga bertetangga. Namun sayang, beredar kabar bahwa di sekolah SD Sudirman, ada juga anak laki-laki yang jatuh hati pada si cewek. Akhirnya, murid SD Gaddong mengajak beberapa temannya untuk melihat siapa bocah yang juga naksir pujaan hatinya.

Cinta ditolak dan jadi bahan ledekan

Anak SD tawuran [image source]
Di saat jam pulang sekolah, diketahui jika murid SD Gaddong cintanya telah ditolak oleh pujaan hatinya. Walhasil, anak-anak SD Sudirman yang melihat itu pun mengolok-olok dan mengatai anak SD Gaddong yang baru saja ditolak. Tersinggung karena merasa dipermalukan, anak-anak SD Gaddong akhirnya mengamuk dan mengejar anak-anak dari SD Sudirman. Muchtar juga menambahkan jika apa yang terjadi itu sebenarnya bukan tawuran, karena anak-anak itu hanya sampai kejar-kejaran, tidak sampai saling pukul. Adapun kayu yang dibawa oleh beberapa anak itu, menurut Muchtar bukan sengaja disiapkan untuk tawuran, namun karena kebetulan sedang ada pembangunan di depan sekolah.

Kalau anak kecil zaman now makin bertingkah, siapa yang harus disalahkan? Nyatanya, tingkah mereka yang sok dewasa itu bukan salah mereka. Anak kecil hanya meniru. Sepertinya kita yang dewasa yang mesti lebih banyak introspeksi diri, sudahkah kita jadi teladan yang baik bagi mereka? Karena sesungguhnya, lingkungan yang baik juga akan menjadikan anak baik.