Categories: Inspirasi

Bangun Sekolah Non-Profit di Batu, Yuni Shara Hanya Bebankan SPP Rp3.500-, Saja

Selain berkecimpung di dunia hiburan, Yuni Shara ternyata juga sangat peduli kepada pendidikan anak-anak. Hal ini terbukti dari ceritanya saat ia menjadi guest star di kanal YouTube Ussy Sulistyawati. Yuni Shara mengatakan kalau ia punya sekolah semiformal non-profit yang ada di kota kelahiran Yuni, yaitu Batu.

Yuni mengatakan kalau di sekolah tersebut terdapat PAUD dan tempat penitipan anak. Simak yuk bagaimana Yuni Shara membangun dan mengembangkan sekolah ini hingga bertahan selama 7 tahun lebih.

Sekolah tersebut sudah berdiri dari 7 tahun yang lalu

Meski baru banyak orang yang tau sekarang, sekolah yang didirikan oleh Yuni Shara ini sebenarnya sudah berdiri sejak 7 tahun yang lalu. Ketika pulang ke Batu, Yuni awalnya mendengar cerita bahwa ada anak gurunya yang menutup sekolah PAUD, karena sekolah tersebut sudah tak layak huni, plafonnya mau roboh.

Karena hal ini, Yuni tergerak untuk menyediakan sekolah pengganti. Jadilah ia menyewa sebuah kontrakan untuk kemudian dijadikan sekolah. PAUD ini kemudian diberi nama Cahaya Permata Abadi. Berkembang hingga kini, PAUD ini tak hanya menampung anak-anak PAUD, tetapi juga membuka TK dan tempat penitipan anak. Semuanya didanai oleh Yuni tanpa meminta bantuan dari pihak mana pun.

Murid yang sekolah di sini hampir gratis, hanya ditarik biaya 3.500 Rupiah

Berbeda dengan sekolah lain yang mematok biaya pendidikan yang tinggi, tidak dengan sekolah yang didanai oleh Yuni Shara ini. Ia melakukan hal yang sangat mulia, seperti yang sudah dikatakan di awal bahwa sekolah ini adalah lembaga non-profit.

Yuni Shara dan anak Paud [sumber gambar]
Setiap anak hanya membayar 3.500 saja, mereka bisa membayar dengan sayuran atau buah-buahan. Padahal kalau mau dilihat dari fasilitas yang ada di sekolah, tak main-main loh bagusnya. Kadangkala, saat pulang ke Batu, Yuni Shara juga menemani dan mengajar anak-anak tersebut.

Ada lebih dari 100 murid yang sekolah di sana

Tak main-main loh, ada kurang lebih 100 murid yang sekolah di Cahaya Permata Abadi ini. Berbeda dengan 7 tahun lalu, sekarang sekolah sudah semakin berkembang. Selain murid yang ratusan, ada 14 tenaga pengajar yang sudah mumpuni di bidangnya masing-masing pula.

Murid PAUD Yuni Shara [sumber gambar]
Selain belajar di kelas, ada pula ekstrakurikuler lain seperti paskibra dan drum band. Oleh karena itulah sekolah ini bahkan sudah diakui kualitasnya oleh pemerintah dengan akreditasi A yang ia emban. Kepada Ussy, Yuni juga mengatakan kalau ia memang benar-benar serius ingin mengembangkan sekolah ini menjadi lebih baik.

BACA JUGA: Transformasi Yuni Shara, Penyanyi Legendaris yang Cantiknya Tak Kenal Usia

Semoga ya, ke depannya akan semakin maju dan semakin baik dalam segi pendidikannya. Sehingga anak-anak yang kurang beruntung karena tak bisa membayar sekolah yang mahal bisa terbantu dengan bersekolah di PAUD ini.

Share
Published by
Ayu

Recent Posts

Kronologi Kasus Kiano Alvaro, Hilang 8 Bulan Ditemukan Tak Bernyawa

Delapan bulan lamanya keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mencari anak sekaligus cucu tanpa kepastian jelas.…

21 hours ago

Kasus Ira Puspadewi, Pulang dari LN untuk Negara Ternyata Dituding Korupsi

Sedang ramai di Indonesia mengenai kasus korupsi yang menyeret nama Ira Puspadewi. Ia adalah mantan…

2 days ago

Profil Zohran Mamdani, Walikota Muslim Pertama di Amerika Serikat

Di tengah gejolak politik terus menerus yang dipicu oleh presidennya, Amerika Serikat memberi kejutan baru…

1 week ago

Kasus Ledakan SMAN 72 dan Potret Ekstrim Dampak Perundungan di Kalangan Remaja

Baru di Indonesia, ketika teror mengguncang sebuah institusi pendidikan. Di tengah-tengah pelaksanaan salat Jumat (7/11/2025)…

2 weeks ago

Ramai Beli Emas saat Harga Naik, Bagaimana Seharusnya?

Ada yang terbang sampai lupa pulang. Seperti itulah harga emas akhir-akhir ini. Terus melambung tinggi…

3 weeks ago

Arab Bikin Proyek Kereta Cepat, Kenapa Biayanya Bisa Lebih Murah dari Whoosh Indonesia?

Kabar gembira untuk warga Arab Saudi, atau mungkin Warga Negara Indonesia yang bermukim di sana.…

3 weeks ago