in

Dianggap Surganya Indonesia, Pantai di Bali Masuk Rangking Terkotor Dunia

Sampah adalah PR yang tak pernah selesai untuk dibicarakan, terutama jenis sampah plastik. Masalah ini masuk dalam problem global yang dialami oleh banyak negara di dunia, tak terkecuali Indonesia. penduduk yang semakin padat dan bertambah membuat konsumsi masyarakat pun tinggi. Sedangkan di sisi lain, jumlah untuk menampung sampah sangat terbatas.

Masyarakat Indonesia juga belum sepenuhnya sadar akan bahaya yang ditimbulkan oleh sampah plastik ini. Buktinya, mereka bisa dengan ringan tangan membuang bekas minuman, makanan, dll ke sungai ataupun meninggalkannya di pantai. Padahal, hal tersebut dapat mengancam nyawa banyak makhluk hidup.

Sampah yang menjadi boomerang bagi manusia

Sampah plastik yang dibuang sembarangan sebenarnya adalah boomerang yang sewaktu-waktu akan kembali kepada manusia itu sendiri. Kita melihat bukan, berapa ton sampah yang ditemukan di Muara Angke beberapa waktu lalu. Kotoran yang menggunung membuat air menjadi tercemar dan pekat, sehingga tidak layak dimanfaatkan untuk sember kehidupan (MCK).

Sampah plastik di Indonesia [Sumber gambar]
Selain itu,  sudah banyak sekali kasus sampah-sampah yang membunuh makhluk hidup lain. Contohnya saja, Paus Sperma yang ditemukan mati bulan lalu (11/18), ditemukan sekitar 5 kilogram sampah di dalam perutnya. Cukupkah hal ini menjadi bukti bahwa sampah plastik sangat berbahaya?

Pantai Kuta menjadi pantai terkotor dunia

Bali adalah potongan surga yang ada di Indonesia. Pulau Dewata ini dikenal hampir seluruh penduduk yang ada di berbagai belahan dunia sebagai tempat yang sangat indah. Tentu miris sekali mengetahui fakta bahwa Pantai Kuta yang ada di Bali masuk dalam destinasi paling kotor di dunia. Thisisinsider, media online berbasis di New York melakukan penelitian terhadap beberapa objek wisata yang mempunyai banyak gunung sampah.

Sampah di Pantai Kuta [Sumber gambar]
Hasilnya, Pantai Kuta menempati posisi ke-6 terkotor di seluruh dunia. Melansir Phinemo.com, tim penelitian yang berasal dari Centre of Remote Sensing and Ocean Sciences, Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, mengatakan bahwa 75% sampah yang ada di Kuta adalah plastik makro (berukuran besar). Hal ini tentu bukan sebuah prestasi apalagi kebanggaan kita, bukan?

Sampah Pantai Batu Bolong yang terekam kamera

Masih berlokasi di Bali, kali ini sebuah pantai yang enggak kalah tenar dari Kuta, yaitu Batu Bolong. Pantai menawan idaman para surfer ini tertangkap kamera dan diabadikan oleh seorang turis bernama Jordan Simons dalam akun instagramnya @thelifeoffjord. Dalam unggahan tersebut seorang model tampak menikmati berjemur di pantai yang penuh sampah. “Just another day in paradise,” atau yang dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai “Suatu hari di surga”, begitu caption yang tertera pada foto tersebut.

https://www.instagram.com/p/BrbjPErAPEK/?utm_source=ig_embed&utm_medium=loading

Unggahan Jordan ini mendapat banyak respon, mulai dari yang mendukung dan ikut geram hingga ada yang menghujat dan menyalahkan hujan. Jordan diketahui memang peduli dengan keadaan sampah-sampah plastik di pantai. Bahkan dalam kanal Youtube-nya ia memperlihatkan kegiatan bersih pantai dan kolaborasi dengan @ecobalirecycle untuk mengurangi penggunaan plastik.

Lalu bagaimana usaha mengurangi sampah plastik

Sebenarnya, penggunaan sampah plastik bisa dikurangi jika semua orang peka dan sayang dengan lingkungan yang ia tinggali. Sayangnya, hal tersebut hampir mustahil terjadi di negara kita ini. Nah, sebagai upaya mengurangi bisa memulai dari diri sendiri dulu. Kurangi penggunaan plastik dan mulailah terapkan pola hidup zero waste dengan menggunakan barang-barang yang reuseable.

Upaya mengurangi plastik [Sumber gambar]
Contoh sederhananya menggunakan sedotan stanless sendiri, membawa botol minuman, kurangi plastik dengan tas belanja yang dibawa dari rumah. Satu orang yang peduli dengan lingkungan dan sampah plastik sangat bisa selamatkan bumi kita dari kehancuran.

BACA JUGA: 10 Potret Pilu Akibat Sampah Ini Benar-Benar Akan Membuat Hatimu Tergugah

Bagaimana Sahabat, apakah kalian termasuk orang yang belum peka terhadap lingkungan dan masih suka buang sampah plastik sembarangan? Jika iya, mari sekarang kita belajar untuk perduli dan peka terhadap sekitar. Hal itu tak lain demi kelangsungan hidup kita semua.

Written by Ayu

Ayu Lestari, bergabung di Boombastis.com sejak 2017. Seorang ambivert yang jatuh cinta pada tulisan, karena menurutnya dalam menulis tak akan ada puisi yang sumbang dan akan membuat seseorang abadi dalam ingatan. Selain menulis, perempuan kelahiran Palembang ini juga gemar menyanyi, walaupun suaranya tak bisa disetarakan dengan Siti Nurhalizah. Bermimpi bisa melihat setiap pelosok indah Indonesia. Penyuka hujan, senja, puisi dan ungu.

Leave a Reply

Setelah Viral, Beginilah Kabar Pak Eko Polisi yang Jago Lempar Segala Benda

6 Film Ini Booming Banget di 2018, Masuk dalam Pidato Jokowi Hingga Banyak Ditiru ABG Kekinian