Sebelum berlaga di arena pilpres 2019, para kontestan yang terdiri dari capres dan cawapres tentu pernah menekuni profesi masing-masing di luar politik. Namun setelah memutuskan untuk bertarung memperebutkan kursi presiden dan wakil presiden, tentu para paslon harus menerima konsekuensinya jika kalah perolehan suara dan tidak terpilih.

Bagi para capres dan cawapres yang berlaga di pemilu 2019, kekalahan mungkin akan menjadi hal menyakitkan yang dirasakan sesaat. Meski demikian, mereka bukanlah orang biasa yang tidak memiliki keahlian. Karena kegagalan pilpres bukanlah segalanya, profesi di bawah ini masih menjanjikan keuntungan yang besar bagi mereka untuk ditekuni.

Presiden Joko Widodo kembali menekuni usaha Furniture

Jokowi muda telah menekuni usaha mebel [sumber gambar]
Sebelum berkecimpung di dunia politik, Presiden Joko Widodo mengawali karir sebagai pengusaha di bidang furniture. Dilansir dari finance.detik.com, ia telah menggeluti usaha sebagai pengusaha meubel selama 27 tahun dan masih berjalan hingga saat ini. Namun semua fokusnya teralihkan saat terpilih menjadi Walikota Solo hingga Gubernur DKI Jakarta, yang akhirnya mengantarkan Jokowi duduk di kursi kepresidenan. Jika ternyata kalah pada pilpres 2019, Jokowi bisa kembali berkecimpung dan membesarkan usahanya yang telah merambah pasar luar negeri.

Ma’ruf Amin fokus berkarir di organisasi berbasis keagamaan

Ma’ruf Amin bisa menjadi seorang ahli di bidang kelimuan agama dan politik [sumber gambar]
Bagi Ma’ruf Amin, Pilpres 2019 menjadi sebuah ajang pemilihan yang bakal memberikan kesan tersendiri dalam hidupnya. Berbeda dengan cawapres dari kubu lawan, ia merupakan satu-satunya figur politikus yang datang dari organisasi berbasis keagamaan. Dikutip dari id.wikipedia.org, ia pernah menjabat di beberapa partai seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), PBNU, dan MUI. Dengan sederet pengalamannya di organisasi maupun partai berbasis keagamaan, Ma’ruf Amin bisa menjadi tokoh ahli di bidangnya jika ternyata tidak terpilih pada pilpres 2019.

Prabowo meneruskan kerajaan bisnisnya yang menggurita

Dikenal sebagai politikus sekaligus pebisnis [sumber gambar]
Sebagai mantan Danjen Kopassus, Letjen TNI (.Purn) Prabowo Subianto juga dikenal sebagai politikus yang handal sekaligus pengusaha yang sukses. Laman liputan6.com menuliskan, ia memiliki usaha bernama Nusantara Energy sebagai grup besar yang menaungi berbagai anak perusahaan. Di antaranya bergerak pada sektor kertas, kehutanan dan pertanian, pertambangan, perikanan komersial, pertambangan dan jasa pelayanan profesional. Terpilih atau tidak, Prabowo bisa kembali berkecimpung pada bisnisnya seusai gelaran pilpres 2019.

Sandiaga kembali berkecimpung di dunia bisnis

Dikenal sebagai pengusaha muda [sumber gambar]
Sebagai salah satu tokoh enterpreneur muda di Indonesia, figur Sandiaga Uno sangat lekat sebagai sosok pengusaha yang sukses. Sumber finance.detik.com menuliskan, ia banyak berinvestasi saham di perusahaan-perusahaan besar, seperti Bros Hospital Group, Deltomed, Gilang Agung Persada (GAP), Mitra Pinasthika Mustika (MPM), Adaro Energy dan Merdeka Copper Gold. Dikutip dari nasional.kompas.com, ia bahkan memiliki nilai kekayaan sebesar Rp 5 triliun. Tentu saja, profesi sebagai wirausahawan atau investor bisa menjadi pilihan yang baik jika ternyata Sandiaga kalah perolehan suara di arena pilpres 2019.

BACA JUGA: 5 Fenomena yang Sering Terjadi di Masyarakat Kala Acara Debat Pilpres Usai Dilaksanakan

Menjalani profesi sebagai pengusaha merupakan hal yang mulia. Terlebih, pekerjaan mulia tersebut dinilai banyak memberikan manfaat dan efek secara langsung kepada masyarakat. Salah satunya adalah tersedianya lapangan pekerjaan. Terbukti, kekalahan di arena pilpres bukanlah akhir dari segalanya. Asal para paslon mau legowo jika menelan kekalahan. Bukan begitu Sahabat Boombastis?