Tidak diragukan lagi jika film-film besutan MCU laris di pasaran. Dari pertama kali Iron Man muncul di tahun 2008, franchise ini sudah menggaet banyak fans dari berbagai negara. Hal ini bukan tanpa sebab, cerita MCU sendiri berfokus pada sosok supehero yang datang dari berbagai penjuru bumi dan galaxy. Selain alur cerita yang ciamik, mata penonton juga dimanjakan dengan spesial efek dan computer-generated imagery (CGI).

Mari sejenak kita lupakan akting menguras emosi Robert Downey atau jagonya Chris Evans dalam melawan musuh. Sekarang kita fokus kepada orang-orang di balik layar yang membuat film ini sempurna dan berhasil membuat penonton kagum. Di antara mereka yang bertanggungjawab atas suksesnya film-film MCU, ternyata ada beberapa nama pemuda tanah air loh. Siapa saja sih kira-kira yang bikin kita ikut bangga ini?

Denny Ertanto sebagai digital compositor di Avengers: Endgame

Untuk kedua kalinya, para superhero akan melawan Thanos yang telah melenyapkan separuh dari alam semesta, dan mengembalikan keadaan seperti sediakala. Tayang perdana di Indonesia pada 24 April lalu, kini Avengers: Endgame baru bertengger satu minggu di layar perak. Namun, antusias penonton sukses membuatnya menjadi salah satu film paling laris dalam sejarah.

Denny Ertanto [Sumber gambar]
Nah, di balik film sukses ini ternyata ada satu nama anak bangsa yang terselip sebagai salah satu crew-nya. Dia adalah Denny Ertanto yang ambil bagian dalam digital compositor. Sebelumnya, ia juga terlibat dalam pembuatan Avengers: Infinity War, sebagai tim efek visualnya. Enggak heran sih, Denny sudah sering terlibat dalam banyak film Hollywood lain, sebut saja Fantastic Beasts and Where to Find Them, Maze Runner: The Death Cure, War of the Planet of the Apes, serta banyak film lain.

Heriyanto Tio sebagai animator di Avengers: Endgame

Nama lain yang masuk dalam jajaran crew Avengers: Endgame adalah Heriyanto Tio. Melalui akun Instagram pribadinya @celix24, Heriyanto mengcapture namanya yang berada di deretan kru vfx animation dengan caption ‘Part of the journey is the end’. Heriyanto sendiri merupakan animator asal Pontianak, yang kini berdomisili di London, Inggris.

Heriyanto Tio [Sumber gambar]
Jika kita melihat lebih jauh rekam jejaknya, cukup banyak film layar lebar besutan Hollywood yang ia garap. Ada Mowgli: egend of the Jungle, serta Alita: Battle Angel. Melansir dari laman IMDB, untuk saat ini Heriyanto sedang mengerjakan proyek dari Warner Bros dalam film Wonder Woman 1984.

Andre Surya yang masuk jajaran Animator Iron Man dan Iron Man 2

Kita tentu tau jika Tony Stark aka Iron Man adalah orang yang mengawali perjuangan MCU membangun karakter superhero mereka. Ternyata di balik suksesnya dua film Iron Man (1 dan 2) ada andil seorang Andre Surya, pria kelahiran 1984 asal Jakarta. Sejak kecil dirinya memang sudah tertarik dengan animasi 3D.

Andre Surya [Sumber gambar]
Ketika berkuliah ia pun mengambil jurusan Desain Komunikasi Visual di Universitas Tarumanegara. Setelah itu ia melanjutkan kuliah diploma jurusan film dan special effect di Vanart, sekolah film di Vancouver, Kanada, melansir dari duniagames.co.id.

Rini Triyani Sugianto, animator The Avengers dan Iron Man 3

Nama Rini Triyani Sugiarto sudah enggak asing lagi di telinga para animator, Dirinya bahkan masuk dalam jajaran animator level dunia yang sudah menggarap banyak film laris Hollywood. Setelah selesai mengenyam pendidikan di Academy of Art University di San Fransisco, Amerika Serikat, ia kemudian bergabung di Weta Digital di Selandia Baru sejak 2010 lalu.

Rini Triyani Sugianto [Sumber gambar]
Dari 22 film Marvel Cinematic Universe yang sudah rilis, dua di antaranya ada campur tangan Rini loh, yaitu The Avengers dan Iron Man 3. Jadi, yang bikin Tony Stark terbang bukan armornya ya, tapi mbak Rini. Hehe.

Ronny Gani, animator dalam Ant Man, The Avengers dan Infinity War

Nah, nama terakhir yang masuk dalam kru film laris MCU adalah Ronny Gani. Pria lulusan UI ini sempat ambil bagian dalam beberapa film, yaitu sebagai animator dalam Ant Man, The Avengers, serta Avengers: Infinity War. Sebelumnya, ia juga menggarap Transformer: Age of Extinction, Warcraft, serta Pacific Rim.

Ronny Gani [Sumber gambar]
Di balik suksesnya sebagai penggarap spesial efek, ternyata Ganny sendiri mengaku kalau dirinya salah jurusan ketika dulu kuliah. Mengambil jurusan arsitektur, di tengah kebingungan mau lanjut atau tidak, Ronny malah berkenalan 3D software yang ia gunakan untuk membuat visualisasi desain untuk tugas kuliah. Eh, setelahnya ia malah tertarik untuk mencoba dunia animasi dibanding arsitektur.

BACA JUGA: Perjuangan Netizen Demi Bisa Nonton Endgame, Ada yang ke Bioskop dari Jam 4 Subuh

Nah, ternyata cukup banyak kan anak muda Indonesia yang ambil bagian dalam film superhero yang kita tonton. Selain di franchise MCU, ada banyak nama lain kok yang juga terlibat pembuatan film-film box office Hollywood, seperti Christiawan Lie, Michael Reynold Tagore, serta Griselda Sastrawinata. Semoga ke depannya ada banyak nama lain yang juga sukses seperti mereka ya.