Usia senja rupa-rupanya bukan menjadi penghalang bagi sosok Concha Garcia Zaera untuk menghasilkan sebuah karya digital yang sangat ekspresif. Dilansir dari liputan6.com, seorang nenek yang berusia 88 tahun asal Valencia, Spanyol itu ternyata menggunakan MS Paint, software jadul buatan Microsoft yang tenar di era 90’an.

Tak kalah dengan perangkat lunak photoshop yang familiar digunakan oleh anak-anak muda, Concha dengan sangat telaten dan berhati-hati, secara nyata mampu menghasilkan karya yang berkualitas. Hebatnya lagi, hal tersebut dibuat lewat sebuah program desain yang saat ini mungkin dianggap kuno oleh generasi muda.

Habiskan waktu dengan menggambar [sumber gambar]
Seperti nenek-nenek pada umumnya, Concha tentu membutuhkan kegiatan positif yang bisa ia lakukan sembari menikmati hari tuanya. Hal ini bermula saat anak-anaknya memberinya komputer di rumah. Secara iseng, Concha pun tertarik dengan benda canggih tersebut dan berusaha mempelajarinya. Laman liputan6.com menuliskan, ia ternyata tertarik dengan program grafis Microsoft Paint dan segera menggunakannya.

Bisa ditebak, Concha pun mulai larut dalam kegiatannya menggambar dengan program bawaan pada sistem operasi Windows tersebut. Bukan sekedar corat-coret seperti pengguna awam pada umumnya, nenek kreatif itu bahkan telah menghasilkan karya lukis yang bisa dibilang di luar perkiraan banyak orang. Ya, semuanya dilakukan lewat perangkat lunak yang mungkin saat ini sudah jarang dipakai di era modern.

Hasilkan karya menakjubkan meski menggunakan perangkat lunak jadul [sumber gambar]
Suamiku jatuh sakit dan aku harus menjaganya, jadi aku tidak bisa sering keluar. Saya mulai melukis hal-hal kecil: pertama, sebuah rumah, hari berikutnya saya akan menambahkan gunung. Langkah demi langkah, saya menambahkan detail dan pada akhirnya hasilnya adalah hal yang sangat cantik,” kata Concha seperti yang dikutip dari laman liputan6.com via Bored Panda

Inspirasi melukis Concha datang dari kartu pos yang kerap dikirimkan dari sang suami kepada dirinya. Tak hanya obyek seperti gunung dan lautan, nenek asal Valencia, Spanyol itu juga dikenal piawai mengolah gambar-gambar yang rumit seperti pantai, jembatan, kota, pasar bunga, dan lain-lain. Namun, karya-karya itu tak langsung mampu diselesaikannya dalam waktu singkat.

Karya seni dari software jadul Microsoft [sumber gambar]
Seperti maestro lukis pada umumnya, Concha rela menghabiskan waktu hingga dua minggu sampai sebulan lamanya untuk menyelesaikan sebuah lukisan. Hal ini terlihat dari hasil karyanya yang begitu tegas dan tajam. Di mana Concha sukses mengkombinasi antara warna-warna cantik dengan garis gambar obyek yang seusia. Alhasil, jadilah sebuah karya berupa lukisan bernilai seni tinggi yang dihasilkan dari perangkat digital jadul macam MS Paint.

Sebagai tempat untuk mewadahi karyanya, Concha sempat menggunakan Facebook dan mengunggah karya-karyanya itu ke dunia maya. Namun atas saran sang cucu yang lebih melek trend tentang teknologi, ia pun mulai menggunakan Instagram sebagai tempat barunya memposting hasil karya lukisnya. Menurut penelusuran penulis (05/03/2019), akun Instagram @conchagzaera kini telah memiliki 73 unggahan, 204 ribu pengikut, dan 127 mengikuti.

BACA JUGA: 9 Desain Interior Lantai 3D Super Keren di Dunia

Kisah nenek Concha di atas, seakan-akan ‘menampar’ diri kita yang kerap berpola pikir bahwa perangkat jadul seperti MS Paint tak bisa menghasilkan desain yang berkualitas. Meski saat ini jarang digunakan oleh anak-anak generasi modern, setidaknya kita bisa meniru kegigihan dan semangat sang nenek dalam menghasilkan karya-karyanya yang luar biasa. Menanamkan mindset bahwa apa yang dilakukan bisa menjadi sesuatu yang besar, juga bisa kita petik dari kreativitas seorang Concha Garcia Zaera.