Ngekos! Satu kata yang menyenangkan sekaligus menakutkan untuk mahasiswa baru. Menyenangkan karena akhirnya bisa menikmati kebebasan sesungguhnya tanpa pengawasan orang tua tapi juga takut kalau nanti ada apa-apa tanpa ada siapa-siapa. Biasanya orang tua juga nggak akan membiarkan kamu di tempat kos tanpa pengawasan sih. Mereka biasanya juga akan mencari tempat kos terbaik untukmu, nggak jarang justru mereka yang lebih semangat untuk mencari tempat daripada kamu. 

Nah setelah orang tua dan kamu sama-sama setuju untuk memilih tempat kos, setidaknya kamu bersyukur sudah mendapatkan tempat yang layak. Tapi gimana ternyata kalau tempat yang kamu tinggali selama beberapa bulan atau beberapa tahun kedepan punya ibu / bapak kos yang galaknya minta ampun? Mulai dari jam yang terlalu ketat, sampai mungkin ada aturan-aturan yang nggak masuk akal. Kalau sudah begini, kamu harus tau bagaimana cara mendapatkan hatinya. Langsung simak dibawah ini yuk!  

Kenali lingkungan sekitar itu wajib!

Biar akrab sama tetangga sekitar. [Sumber Gambar]

Walaupun kenyataannya kamu akan banyak menghabiskan waktu di kampus, tempat nongkrong dan kamar, bukan berarti kamu bisa bebas nggak peduli sama tetangga atau lingkungan sekitar nanti. Apalagi jika ibu/bapak kosan adalah warga kampung, nah kamu wajib tau tuh gimana keadaan sekitar. Siapa tau nemu jalan tikus untuk balik pulang waktu kemalaman. Hehe  

Kenalan dengan baik ke Bapak / Ibu kos, jangan asal nyelonong aja!

Akrabin diri juga sama Bapak Ibu kos. [Sumber Gambar]

Hal yang paling dijunjung tinggi oleh orang tua dimanapun dan kapanpun adalah kesantunan orang yang lebih muda pada mereka. Oleh karena itu usahakan selalu pamitan kalau beliau sedang ada di kosan, sapa baik-baik sambil kenalan. Yaa basa-basi pasti punya keuntungan tersendiri kok, siapa tau tiba-tiba ada semangkuk bubur ayam mampir di kamar kan lumayan.  

Kalau ada waktu senggang, bantuin bersih-bersih!

Ambil hati Bapak Ibu kos. [Sumber Gambar]

Jika kebetulan kosan yang kamu tempati adalah bentuk rumahan, mungkin bapak atau ibu kos-mu juga yang akan membersihkan tempatnya. Walaupun kamu bayar nggak pernah telat dan kamu nggak wajib membersihkan lingkungan sekitar, bukan berarti yang punya kosan nggak suka lho kamu ikutan bantu-bantu.  

Kalau bisa sih, jangan lupa selalu beri oleh-oleh dari hasil pulkam

Agar mereka seneng nih. [Sumber Gambar]

Pulang kampung alias pulkam adalah waktu memakmurkan diri dengan hasil ‘jarahan’ dari rumah orang tua, nggak jarang ketika balik ke kosan pun selain nutrisi udah tercukupi, orang tua akan membawakanmu ‘bekal’ berupa sembako untukmu atau sekedar mie instan. Nah manfaatkan kesempatan ini untuk tidak melupakan keberadaan bapak dan ibu kosan dengan membawakan mereka oleh-oleh yang mereka suka.  

Tawarkan bantuan untuk menjadi ‘kapten’ di kosan saat mereka tidak ada di tempat

Biar hati Bapak Ibu kos luluh. [Sumber Gambar]

Nggak jarang pemilik kosan juga punya kegiatan lain seperti bekerja dan juga mengurusi hal lainnya. Ketika mereka udah terlihat bakalan repot dan nggak berada di kosan, coba tawarkan bantuan untuk menjadi koordinator selama mereka nggak ada. Kalo udah kayak gini sih segalak apapun bakal luluh deh sama kamu!  

BACA JUGA: 7 Kenyamanan Kos Elit yang Mungkin Tidak Dirasakan Mahasiswa Pas-Pasan

Ingat, segalak-galaknya bapak / ibu kos di tempat yang kamu tinggali, sebenarnya mereka juga punya tujuan baik untuk memberikan kamu perlindungan. Apalagi pasti orang tua atau orang rumah kamu udah berpesan pada mereka agar menjagamu baik-baik selama menuntut ilmu. Kalau semua bisa kamu mengerti, dijamin hidup di kosan nggak akan menderita-menderita amat kok! Kamu punya pengalaman menarik saat hidup di kos-kosan? Share aja ke kita yuk!