2019 adalah tahun yang cukup menggembirakan bagi para pengemudi roda empat. Karena di beberapa daerah, jalan tol sudah beroperasi dengan baik, sehingga yang mau bepergian jarak jauh bisa menggunakan jalan ini agar tak terjebak macet. Namun sayang, kondisi tol yang mulus dan jarang macet ini malah bisa menjadi boomerang dan membahayakan kalau pengemudi tidak ekstra hati-hati.

Satu hari yang lalu, kejadian kecelakaan beruntun 21 kendaraan roda empat baru saja terjadi di Tol Cipularang. Terlepas dari banyaknya anggapan mistis yang ada di ruas jalan ini, kebijaksanaan pengemudi tetap menjadi kunci utama suksesnya perjalanan. Nah, saat akan masuk ke jalan tol, coba deh terapkan tips aman berkendara berikut.

Jangan abaikan kondisi kendaraan 

Tips aman yang pertama adalah pastikan bahwa kendaraan yang kamu akan bawa selalu dalam kondisi prima dan aman. Pastikan bahwa angina ban sudah terisi penuh dan tidak kempis, keadaan oli dan bahan bakar juga cukup untuk menempuh rute perjalanan tertentu, e-tol dengan jumlah cukup, serta pernak-pernik lain yang tidak akan menghambat perjalanan.

Periksa kendaraan terlebih dahulu [sumber gambar]

Jangan pula abai dengan kondisi kendaraan yang minus di sana-sini. Nekat membawanya bisa saja sama dengan bunuh diri, apalagi jika yang mengendarai dan menumpangi adalah orang lain. Seringkali persoalan kendaraan ekspedisi seperti truk, atau angkutan seperti bus, dalam keadaan yang sudah tidak standar untuk turun ke jalan. 

Kurangi kecepatan berkendara

Nah, masalah ini paling sering dihadapi oleh para pengendara, hingga pernah dibahas oleh Pengamat Transportasi Agus Pambagio. Ia mengatakan bahwa pengemudi di Indonesia ini belum terbiasa dengan jalur yang lurus tanpa hambatan. Kondisi jalan inilah menjadi penyebab para pengemudi cepat bosan dan akhirnya timbul kelelahan.

Perhatikan kecepatan berkendara [sumber gambar]

Karena lelah inilah mereka bisa saja hilang konsentrasi dan lengah dengan kecepatan mobilnya, seperti yang sebelumnya sudah ditulis oleh Boombastis dalam artikel berikut. “Waktu itu saya tidak sadar, asik saja ngobrol, tiba-tiba saat melihat speedometer, kecepatan mobil sudah di angka 178,” ucap seorang pengemudi. Padahal dia merasa kecepatan mobil hanya sekitar 80 hingga 100, melansir jpnn.com.

Jaga jarak aman dengan mobil yang ada di depan

Untuk keselamatan diri, menjaga jarak aman ini seharusnya dipatuhi oleh setiap pengendara. Idealnya, jarak antara satu kendaraan dan kendaraan yang lain adalah sekitar 10-20 meter. Di negara lain, trik ini sudah lama diterpakan, mereka menyebutnya dengan ‘jaga jarak 2-3 detik’. Artinya, kamu kamu bisa menggunakan selisih waktu antara mobil yang kamu kendarai dengan mobil di depanmu sekitar tiga detik.

Jaga jarak aman [sumber gambar]

Jika masih tidak bisa, maka gunakan patokan sesuatu, pohon misalnya. Saat pengendara melewati sebuah pohon, maka tunggu tiga detik kemudian, baru giliranmu yang boleh melewati pohon itu. Trik lainnya adalah dengan bantuan ban mobil. Banyak orang yang menjaga jarak aman selama mereka masih bisa melihat ban kendaraan yang ada di depannya.

Patuhi rambu lalu lintas yang ada

Di jalur tol pasti ada rambu-rambu lalu lintasnya bukan? Demi keamanan dan keselamatan, tugasmu sederhana gaes, patuhi rambu-rambu yang ada, terutama untuk urusan yang ingin mendahului. Kalau kamu masih pemula dan belum terbiasa memotong kendaraan lain, maka tetaplah di kiri dan jangan gunakan jalur kanan dalam tol.

Patuhi rambu lalu lintas [sumber gambar]

Karena, dalam aturannya, jalur kanan hanya digunakan kendaraan yang ingin memotong kendaraan lain. Untuk kendaraan yang akan memotong dan pindah jalur (dari kiri ke kanan), pastikan juga kamu melihat ke spion dulu. Who knows kan kalau ada tiba-tiba pembalap di jalan terus ngebut-ngebut enggak karuan~

Hindari rasa kantuk dan jangan melamun

Rasa kantuk adalah racun mematikan untuk seseorang yang mengemudi di jalan tol. Ada banyak sekali kecelakaan yang terjadi karena si sopir mengaku dirinya mengantuk bukan? Kamu jangan sampai masuk list juga ya, Sobat. Pastikan untuk menyediakan permen, tidak kekenyangan, atau apapun itu yang bisa meringankan rasa kantukmu.

Hindari kantuk saat mengemudi [sumber gambar]

Jika mungkin dibutuhkan, kamu bisa membawa sopir tambahan (untuk perjalanan jarak jauh) yang bisa gantian mengemudikan kendaraan. Jika memang sudah tak tertahan dan butuh istirahat, maka enggak ada salahnya ngetem dulu di rest area dan men-charge kekuatan dengan tidur sebentar.

BACA JUGA: Tak Banyak yang Tahu, Inilah Faktor Pemicu Terjadinya Rem Blong Pada Motor

Berkendara di jalan tol akan aman damai dan sentosa selama kamu menerapkan 5 tips di atas. Yang penting selalu ingat untuk melihat ke kaca spion saat kamu akan memotong kendaraan lain. Yang enggak kalah penting dari semuanya adalah kontrol kecepatan laju kendaraan daaan dahului dengan berdoa. Semoga bermanfaat ya!