Jepang merupakan salah satu negara populer yang hampir dikenal di seluruh penjuru dunia. Negara yang dijuluki Negeri Matahari Terbit ini sangat kental perpaduan budaya, warisan alam, serta kemajuan teknologinya. Makanya enggak heran, ada banyak sekali pelancong yang berniat mengunjungi Jepang.

Tetapi, bagi mereka yang pertama kali menginjakkan kaki di negara ini, pasti banyak menemukan hal yang ‘aneh’ dan tak lazim. Contohnya saja aneka macam barang yang ditemukan dalam vending machine (mesin otomatis yang menjual berbagai barang). Selain itu, ada banyak profesi nyeleneh yang pastinya hanya ditemukan di Jepang, seperti berikut ini!

Pria tampan untuk menghapus air mata

Terdengarnya aneh bukan? Mungkin layanan ini hanyalah satu-satunya di dunia dan tak ditemukan di tempat manapun. Pria tampan penghapus air mata ini adalah jasa yang ditawarkan oleh perusahaan bernama Ikemeso. Ikemeso sendiri merupakan gabungan dari Ikemen (pria rupawan) dan mesomeso yang berarti menangis. Meskipun pekerjaan ini terdengar enteng, Ikemeso sangat ketat dalam menggembleng para pegawainya.

Jasa Penghapus Air Mata perempuan [Sumber gambar]
Pria manapun yang ingin bergabung harus melewati tahap pelatihan, kemudian bisa mendapatkan lisensi resmi terapi menangis. Bagaimana dengan bayarannya? Satu kali bekerja mereka akan mendapat penghasilan hingga satu juta. Mahal banget kan, padahal buat jas hapus air mata doang?

Jasa menjaga barang mantan

Setelah putus dari pacar, seseorang biasanya membuang semua barang pemberian mantan agar bisa move on. Ya dong, kalau tiap sudut dipenuhi barang hadiah dari doi, bagaimana mau melupakan? Nah, di Jepang kamu bisa menemukan jasa yang menerima penitipan barang dari mantan, kalau kamu sayang untuk membuangnya, namanya Miniku Love.

Jasa Miniku Love [Sumber gambar]
Barang-barang tersebut akan dijaga dan bisa diambil jika sewaktu-waktu kamu kembali membutuhkannya, atau mungkin CLBK sama mantan, *eh. Tetapi, Miniku Love ini tak menerima barang berharga dan peliharaan, seperti emas, kucing, atau tanaman.

Sewa teman atau pacar

Buat kamu yang ingin berlibur ke Jepang tapi jomblo alias belum punya pasangan, kamu tak perlu takut karena pacar atau teman bisa disewa di sini. Orang yang disewa ini akan menemani ke manapun kamu pergi. Mereka juga bisa bertindak seperti pacar yang sesungguhnya. Mungkin bagi mereka yang merupakan turis hal tersebut akan aneh.

Pacar sewaan [Sumber gambar]
Bagaimana bisa kita berjalan dan percaya dengan orang asing yang tak dikenal, tapi bagi penduduk lokal hal tersebut sudah sangat biasa. Untuk menyewa pacar, per satu jam akan dikenakan biaya 700 ribu rupiah. Sedangkan sewa untuk teman, per jam-nya hanya 350 ribu rupiah.

Layanan mengerjakan PR di musim panas

Tak ada masalah yang tak bisa diatasi oleh orang Jepang, termasuk masalah akademik. Menjelang musim panas, para siswa biasanya punya PR yang menumpuk. Nah, bagi mereka yang tak mampu menyelesaikan sendiri, mereka bisa menyewa orang lain untuk mengerjakannya.

Tukang kerjakan PR [Sumber gambar]
Tenaga yang dipakai oleh perusahaan penyedia jasa ini juga professional, jadi tak perlu takut tertipu oleh petugas pekerja PR abal-abal. PR nya dikerjakan orang lain kok penduduk Jepang masih pinter-pinter gitu ya?

Layanan tamu pernikahan

Tak hanya pacar, tamu di pernikahan pun bisa disewa di sini. Jika seseorang tak punya banyak kenalan yang akan diundang ke pesta, tapi ingin tetap tampak meriah, solusinya adalah tamu bayaran. Mungkin sama sih seperti para penonton bayaran yang sering kita temui di Indonesia.

Tamu pernikahan sewaan [Sumber gambar]
Bedanya, di Jepang ada khusus perusahaan yang menyediakan staff –yang nantinya berpura-pura sebagai tamu. Mereka pun mendapat bayaran tinggi, sekitar 2 juta Rupiah.

BACA JUGA: 25 Kelakuan Nyentrik dan Unik Jepang yang Buktiin Kalau Negara itu Emang Paling Absurd

Selain ini sebenarnya masih ada beberapa pekerjaan aneh yang bisa kamu temui di Jepang, seperti tukang bersih kotoran telinga, layanan solo wedding, persewaan anggota keluarga, dan lain-lain. Anehnya, walau punya segudang keanehan, kok Jepang bisa menjadi negara yang maju ya?