Ada banyak cara untuk berbagi rezeki pada sesama manusia. Meski tengah berada dalam himpitan eknomomi, hal tersebut ternyata tak menyurutkan niat mulia dari seorang Aditya Prayoga untuk menebar manfaat bagi mereka yang membutuhkan. Alhasil, idenya membangun rumah makan gratis pun banyak menuai pujian.

Dalam wawancaranya dengan Deddy Corbuzier pada program Hitam Putih, Aditya mengaku bahwa ide awal dari rumah makan gratis tersebut saat dirinya tengah menolong seorang nenek yang menderita luka di kakinya. Dari sana, ia kemudian tergerak untuk membantu kaum dhuafa lainnya yang jumlahnya semakin bertambah dengan membuat rumah makan gratis.

Untuk merealisasikan rencananya, ia pun meminta pertolongan sang istri agar memasak makanan untuk dibagikan secara gratis pada mereka yang membutuhkan. Awalnya, hal tersebut berjalan lancar sesuai rencana. Namun pada satu titik, sang istri ternyata sempat ‘mogok’ tidak mau memasak lagi karena khawatir dirinya tidak konsisten dalam menjalankan rencana rumah makan gratis tersebut.

Sebagai penopang hidup keluarga dan rumah makan gratis miliknya, Aditya menjalankan sebuah bisnis kecil-kecilan yang penghasilannya tidak menentu. Seperti yang diutarakannya pada Dedy Corbuzier dalam program Hitam Putih, ia terkadang menerima uang sebesar Rp 100 ribu, Rp 50 ribu bahkan pernah tidak sama sekali. Hal inilah yang sepat membuat sang istri pesimis.

Memang, niat mulia berupa rumah makan gratis yang diusahakan oleh Aditya, akan terbalas dengan kebaikan sesuai dengan apa yang ia rencanakan sebelumnya. Ketulusannya itu terjawab dengan banyaknya pihak-pihak yang ingin ikut menyumbang makanan gratis di tempatnya. Mulai dari pemilik restoran Padang, penjual tempe, pedagang ikan hingga saudagar Tionghoa yang merupakan rekanan bisnis Aditya, ikiut menyumbangkan uangnya.

Sayang, cobaan demi cobaan datang silih berganti menghampiri rumah makan gratis yang ia dirikan. Setelah usai soal ketersediaan makanan, kali ini soal lokasi yang sempat membuat Aditya bingung. Saat diwawancarai oleh Deddy Corbuzier pada program Hitam Putih, ia harus rela berpindah-pindah lokasi karena tak memiliki lahan tetap. Mulai dari meminjam sebidang tanah dari seorang Haji hingga akhirnya dibantu oleh seorang Ketua BPD Ciangsana yang bersedia meminjamkan tanahnya untuk dipakai selama 5 tahun.

Dihadiri oleh SBY [sumber gambar]
Hingga saat ini, rumah makan gratis yang ia dirikan semakin berkembang dengan pesat. Semenjak kisahnya menjadi viral, Adit sebagai pemilik banyak diekspos oleh media yang mendatangi tempatnya. Bahkan, tokoh publik seperti Susilo Bambang Yudhoyono pun sempat berkunjung ke rumah makan gratis miliknya. Sungguh sebuah kebaikan yang dibalas dengan kebahagiaan pula.

BACA JUGA: 5 Kisah Keajaiban Sedekah yang Bikin Kita Ikhlas Kosongkan Dompet

Kini, Aditya telah merasakan buah dari apa yang ia usahakan selama ini. Niat mulianya lewat rumah makan gratis, sukses memberikan banyak manfaat bagi banyak orang. Tak hanya kaum dhuafa yang membutuhkan, tapi juga menjadi jembatan pahala bagi mereka yang ingin menyumbangkan dana, makanan maupun kebutuhan lainnya.