Bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala beberapa waktu lalu, berhasil mengetuk hati nurani masyarakat Indonesia dan dunia. Tak hanya sekedar mengungkapkan keprihatinannya, mereka juga melakukan aksi nyata dengan menyumbangkan dana mulai dari ratusan hingga miliaran rupiah. Tentu saja, langkah mulia tersebut patut diapresiasi ya Sahabat Boombastis.

Deretan nama terkenal seperti pengusaha Dato Sri Tahir, artis Glenn Fredly hingga para petinggi perusahaan teknologi seperti Apple dan Google, juga ikut menyumbangkan dana bagi para korban bencana di Palu dan Donggala. Upaya mereka ini diharapkan dapat membantu meringankan beban moral dan material para korban bencana. Jadi penasaran, berapa sih nominal yang mereka kucurkan?

Sumbangan total dari salah satu orang terkaya di RI

Dato Sri Tahir berikan sumbangan kepada korban gempa Palu dan Donggala [sumber gambar]
Dengan menumpang Jet pribadinya yang berjenis Global 5000, Tail M JGVJ, Dato Tan Sri tiba di Palu dengan membawa makanan dan minuman siap saji. Dilansir dari finance.detik.com, CEO Mayapada Group sekaligus salah satu orang terkaya di Indonesia ini bahkan berencana akan membagikan uang tunai pada korban bencana. Tak hanya itu, Dato Tan Sri juga berencana akan membangun jaringan air bersih yang memang saat itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat Palu. Sayang tidak terungkap rincian biaya pasti yang bakal dikucurkan oleh sang konglomerat.

Para pejabat negara yang peduli dengan musibah gempa dan tsunami di Palu

Ilustrasi anggota DPR RI [sumber gambar]
Tak hanya dari kalangan pengusaha saja, para petinggi DPR RI pun turut menyumbangkan sejumlah dana kepada korban gempa dan tsunami di Palu. Dilansir dari gatra.com, ketua DPR RI, Bambang Soesatyo memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta dan dari institusi DPR RI berjumlah Rp 50 juta. Tak hanya dalam bentuk uang tunai, para pejabat negara itu juga mendistribusikan 1000 paket kebutuhan pokok seperti pakaian, makanan, susu, popok bayi, selimut ataupun obat-obatan.

Pemprov DKI juga turut mendonasikan dana untuk para korban

Pemprov DKI kucurkan bantuan Rp 60 miliar dan 86 tenaga relawan [sumber gambar]
Selain menerjunkan 83 personel Satgas Peduli Bencana Palu dan Donggala, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menyumbangkan dana sebesar Rp 60 miliar. Dalam implementasinya, pihak Jakarta akan berkoordinasi dengan pemprov setempat untuk didistribusikan ke setiap wilayah yang terdampak gempa dan tsunami. Tak hanya menyumbangkan dana, pihak Pemprov Jakarta juga bakal membuka posko penyaluran bantuan agar memudahkan masyarakat yang ingin mendonasikan bantuannya.

Konser amal dari para artis bagi korban gempa dan tsunami

Glenn Fredly sumbang Rp 100 juta lewat konser Tanda [sumber gambar]
Lewat konser yang bertajuk “Tanda Mata untuk Yovie Widianto”, artis Glenn Fredly turut menyumbangkan dana sebesar Rp 100 juta. Dilansir dari gatra.com, Konser Tanda Mata yang berlangsung selama tiga jam itu, menampilkan sejumlah musisi lintas generasi Tanah Air yang terkenal di zamannya. Seperti Grace Simon, Harvey Malaihollo, Gerald Situmorang dan Eva Celia.

Apple dan Google peduli korban gempa dan tsunami Palu

Sundar Pichai dan Tim Cook [sumber gambar]
Tak hanya di dalam negeri, bantuan bagi para korban gempa dan tsunami juga datang dari luar negeri. Mereka yang peduli adalah Apple dan Google yang masing-masing menyumbang sebesar $ 1 juta atau sekitar Rp 15 miliar (kurs Rp 15.000/dollar AS). Dilansir dari cnbcindonesia.com, Hal ini ditegaskan secara langsung oleh masing-masing petinggi perusahaan, Sundhar Pichai yang mewakili Google dan Tim Cook selaku CEO Apple pada akun Twitter resmi mereka. Lewat cuitan mereka yang dilansir dari tekno.kompas.com, para kepala perusahaan menyampaikan rasa belasungkawa yang terdalam. Tak hanya itu, Google juga meluncurkan Google Person Finder, di mana masyarakat bisa memasukkan informasi mengenai seseorang yang sedang dicari.

Duka yang dialami oleh warga Palu dan Donggala, menjadi kesedihan juga bagi kita sebagai masyarakat Indonesia secara nasional. Pada titik ini, naluri kemanusiaan kita pun akan diuji, seberapa besar perhatian dan upaya masing-masing individu untuk membantu meringankan beban mereka. Jika tak bisa menyumbang uang ataupun barang, setidaknya kita bisa memanjatkan do’a bagi mereka yang tengah berduka di sana.