Belum genap setengah jalan tahun ini berjalan kisah-kisah pilu sudah menjadi warna jagat sepak bola. Meski semua itu adalah kehendak tuhan, namun tetap saja menjadi kisah-kisah yang mengharukan. Tapi, di balik itu ada aksi solidaritas dan simpatik dari para aktor lapangan hijau yang luar bisa hebat.

Seperti contohnya ketika beberapa pesepakbola Eropa melakukan donasi, untuk menghidupkan kembali asa pencarian pemain hilang lantaran kecelakaan pesawat yaitu Emiliano Sala. Hal-hal semacam ini seperti menjadi bukti kalau olahraga ini, tidak hanya berbicara tentang menang atau kalah saja. Lebih dari itu, ada nilai-nilai indah bisa dijadikan contoh. Dan berikut beberapa kisah-kisah mengharukan di awal tahun 2019.

Emiliano Sala terbang ke surga lantaran kecelakaan pesawat

Senang sekaligus sedih agaknya kini dirasakan para insan sepak bola tentang kisah Sala. Hal ini lantaran pada akhirnya setelah melakukan pencarian panjang jasadnya ditemukan. Seperti yang telah diketahui pemain asal Argentina ini, sempat menghilang lantaran kecelakaan pesawat pasca akan terbang ke klub barunya Cardiff City. Dilansir CNNIndonesia, pesawat terbang ditumpangi Sala jatuh di wilayah Selat Inggris.

Dukungan untuk Sala [Sumber Gambar]
Sebelumnya memutuskan gabung klub Inggris itu, pesepakbola berusia ini 29 ini berkarier di Liga teratas Prancis bersama FC Nantes. Di kesebelasan identik dengan warna kuning tersebut, ia sukses membubukan lebih dari 40 gol dari 117 laga yang telah dijalani. Selain itu kepindahannya ke Inggris juga torehkan rekor pembelian mahal Cardif di musim ini.

Kebakaran, membuat beberapa pemain muda Flaminggo meninggal

Selati tiga uang dengan kisah tadi, baru-baru ini sepak bola Brazil juga dibuat berduka lantaran beberapa pemain muda asal klub Flaminggo berpulang untuk selamanya. Kejadian nahas tersebut, terjadi ketika sebuah asrama pusat pelatihan kesebelasan berjuluk Rubro-Negro itu terbakar. Dilansir Boombastis dari BBC, menurut korban yaitu Felipe Cardoso kejadian pilu disebabkan oleh percikan api dari AC.

Mengenang Korban Flaminggo [Sumber Gambar]
Tercatat dalam insiden itu ada 10 pemain U-17 Flaminggo meninggal dunia. Sebagai sebuah kesebelasan Flaminggo bukan tim yang biasa-biasa saja. Sudah banyak pesepakbola bintang yang dihasilkannya mulai dari legenda Ronaldinho, Bebeto, Romario, dan pemain terbaru AC Milan yaitu Lucas Paqueta. Selain itu juga ada Vinicius Junior.

Lantaran sakit jantung mantan PSIS harus berpulang

Tidak hanya di mancanegara saja, kisah haru jagat sepak bola di awal tahun 2019 juga terjadi di tanah air. Kali ini yang harus berpulang untuk selamanya adalah Erik Dwi Ermawansyah. Pemain 22 tahun yang pada musim yang lalu memperkuat klub kebanggaan kota Semarang yaitu PSIS. Dari penelusuran yang dilakukan oleh penulis, meninggalnya Erik disebabkan oleh penyakit jantung.

Aksi Almarhum Erik Dwi Ermawansyah [Sumber Gambar]
Dilansir dari JawaPos.com, pemain yang sempat berbaju Persebaya Surabaya ini menghembuskan nafas terakhir pada Jum,at (25/1/2019). Meski bukan pemain menonjol di percaturan sepak bola nasional, namun ketika berseragam Laskar Mahesa jenar, pemain berposisi penyerang bantu PSIS lolos ke Liga 1 pada tahun lalu.

Tersambar petir, pesepakbola Tuban harus berpulang untuk selamanya

Selain nama tadi, jagat sepak bola Indonesia juga dibuat berkabung dengan meninggalnya Saiful Bakhtiar. Pemain asal Tuban ini kabarnya meninggalkan dunia lantaran tersambar petir. Melansir dari Bolalob, saat kejadian Saiful tengah jalani pertandingan persahabatan antar kecamatan di lapangan sepak bola Desa Bangilan.

Korban tersambar petir [Sumber Gambar]
Menurut Kapolsek Budi Handoyo yang dikutip dari Surya.co.id, Petir langsung menyambar begitu saja, saat pertandingan sepakbola berlangsung. Kendati sempat dibawa ke Puskesmas, namun nyawa Bakhtiar tidak tertolong. Berkaca dari kejadian itu, agaknya kita perlu berhati-hati lagi untuk bermain sepak bola di saat cuaca buruk.

BACA JUGA: Lupakan Sejenak Mundurnya Pak Edy, Lagi-lagi Suporter Meninggal di Sepak Bola Indonesia

Sembari mengenang mereka, mari untuk beberapa menit meluangkan waktu mendoakan para insan bola tadi. Besar harapan mereka diberi tempat terbaik di surga sana. Dan untuk kita masih diberikan kesehatan serta hidup mari bersyukur.