5. Nenek Sati Yang Dilupakan Anaknya

Nenek Sati adalah seorang nenek yang tinggal di Cipinang Muara, Jakarta Timur. Ia punya beberapa anak, namun banyak di antara mereka yang melupakannya. Padahal banyak di antara anak-anak Nenek Sati yang sukses.

Dalam kondisi yang serba terbatas, Nenek Sati masih harus menanggung cucu-cucunya. Padahal, sebagian dari anak-anaknya itu sudah banyak yang tidak mengakuinya sebagai ibu. Miris sekali kenyataan bahwa seorang anak tidak mau lagi pulang dan merawat ibunya karena sedang berada di atas angin. Padahal surga ada di bawah telapak kaki ibunya.

Nenek Sati tetap merawat cucunya via Merdeka
Nenek Sati tetap merawat cucunya via Merdeka

Nenek Sati memang renta di usianya yang sudah 80 tahun. Namun ia tak banyak berharap atau merepotkan anak-anaknya. Ia bahkan menolak tinggal di panti jombo. What a mom with strong heart, semoga Tuhan memberikan rejeki pada ibu yang satu ini.

6. Ibu Yang Dibiarkan Kelaparan Sampai Tinggal Tulang

Salah satu kisah yang paling menggegerkan di tahun 2014 lalu adalah bagaimana seorang ibu dibiarkan kelaparan hingga tubuhnya tinggal tulang dan kulit saja. Ibu bernama Xioaming Tsui itu ditemukan oleh warga sekitar dengan kondisi yang mengenaskan, sangat lapar dan kehausan.

Xiaoming Tsui ditelantarkan anaknya via LYNK
Xiaoming Tsui ditelantarkan anaknya via LYNK

Dilansir dari Shanghaiist, perempuan malang ini memang sengaja disekap dan dibiarkan oleh anak-anaknya hingga kurus kering. Tanpa makanan ataupun minuman. Bahkan seorang tetangga sampai ketakutan saat megendap-endap memberinya makan dan minum. Saat kasus ini terungkap, sang ibu segera coba diselamatkan. Namun Xiaoming Tsui akhirnya menghembuskan nafas terakhir setelah penderitaan yang ia dapatkan dari sang anak.

Ayah maupun ibu adalah orang yang berjasa atas kesuksesan kita. Kalau tak punya uang, mereka masih punya cinta dan doa. Dan dari mulut mereka lah keinginan kita banyak diamini. Suaatu hari kita akan seperti mereka, jadi tua dan mungkin tak berdaya.

Apa yang kita lakukan pada orang tua hari ini, mungkin akan terjadi saat kita sudah punya anak nanti. Semoga pengalaman para ibu dan anak ini membuka mata batin dan nurani kita tentang orang tua, baik ibu maupun ayah.