Sempat menghiasi layar kaca dalam sinetron Emak Ijah pergi ke Mekkah (EIPM), nama Sony Wakwaw mulai melejit sebagai bintang baru yang digadang-gadang menjadi artis idola masyarakat. Dengan jargonn khasnya “wakwaw” yang unik dan menggelitik tersebut, dirinya laris mendapat berbagai tawaran untuk bermain di sinetron lainnya. Salah satunya adalah Tendangan Garuda.

Namun roda kehidupan yang terus berputar, membuat Sony mau tak mau mengikutinya. Tak lagi terlihat di layar kaca, namanya seolah tenggelam dan jarang terekspose. Terlebih, banyaknya pendatang baru di dunia sinetron Indonesia yang berdatangan silih berganti, seakan membuatnya sosoknya sedikit terlupakan. Seperti apa kabar Sony Wakwaw saat ini?

Dari pemulung hingga menjadi artis papan atas nasional

Dikenal karena aktingnya yang lucu [sumber gambar]
Sebelum menjadi seorang artis, Sony kerap membantu pekerjaan sang ayah yang berprofesi sebagai pemulung. Saat beraktifitas, ia sering diajak memulung dengan menggunakan gerobak. Dikutip dari laman liputan6.com, Seringnya Sony berada di lokasi syuting menggoda para kru untuk mengajaknya syuting. Awalnya Sony tak diberikan beban banyak di EIPM. Saat itu, perannya hanya berteriak “Bapak…” dengan gayanya yang khas dan juga mengucapkan kata: “Wakwaw”. Tak disangka, celetukan itulah yang akhirnya menjadi gaya khas dari Sony.

Sosok artis yang meraih popularitas hingga mendapatkan penghargaan

Raih penghargaan sebagai Selebriti Anak Paling Bersinar 2015 [sumber gambar]
Dari sana, jadilah Sony yang dulunya bukan siapa-siapa mendadak tenar sebagai artis pendatang baru. Dengan gayanya yang khas dan celetukan “wakwaw”, ia mulai dikenal oleh pemirsa di tanah air. Namanya melejit berkat perannya di sinetron Emak Ijah pergi ke Mekkah (EIPM dan Tendangan Garuda. Dari segi materi pun, Sony juga berkecukupan. Dari yang sebelumnya menerima honor sebesar Rp 50.000 hingga Rp 100.000, kini ia telah mengantongi penghasilan sebesar 30 juta Rupiah perbulan. Tak salah jika dirinya kemudian sebagai Selebriti Anak Paling Bersinar pada malam penghargaan Infotainment Awards 2015.

Tumbuh dewasa telah lulus Sekolah Dasar (SD)

Sony Wakwaw bersama Ricky Cuaca [sumber gambar]
Usai bermain untuk sinetron EIPM dan Tendangan Garuda, sosok Sony seolah tak lagi terlihat aktif kembali bermain sinetron. Lama tak terlihat, ternyata ada banyak perubahan yang terjadi pada dirinya. Tak lagi sibuk syuting, Sony fokus terhadap pendidikannya. Alhasil, ia pun kini telah lulus bangku Sekolah Dasar (SD) di usianya yang ke-16 tahun. Sebelumnya, ia penah putus Sekolah Dasa dan karena ia pernah tak naik kelas selama 3 tahun berturut-turut. “Alhamdulillah sekarang udah lulus, baru lulus kelas 6 SD,” ucap ayah Sony yang dikutip dari liputan6.com.

Dirikan bisnis toko sepatu dan ingin kembali berakting seperti dulu

Membuka usaha berupa toko sepatu [sumber gambar]
Tak lagi berkecimpung di dunia akting, Sony dan keluarganya memilih untuk berwirausaha secara mandiri. Toko sepatu pun didirikannya sebagai pemasukan. Sayang, hanya berjalan selama dua tahun, toko tersebut berhenti di tahun keempat. “Buka toko sepatu, ya setahun dua tahun berjalan. Keempat tahunnya gak berjalan,” tutup sang aya yang dikutip dari kapanlagi.com. Tak hanya itu, Sony yang beranjak semakin dewasa rupanya juga merindukan masa-masa di mana dulu dirinya berakting di layar kaca.

BACA JUGA: Masih Ingat Sosok Lasmini “Saur Sepuh” di Era 80-an? Begini Kabarnya Sekarang

Persaingan di dunia sinetron memang ketat. Namun dengan sederet prestasi dan pengalaman yang dimiliki, Sony Wakwaw tentu masih memiliki peluang untuk kembali berakting di depan layar kaca. Terlebih, celetukan ‘wakwaw’ yang menjadi ciri khas dirinya juga menjadi sesuatu hal yang orisinal dari dirinya