Bagi umat muslim, perayaan hari raya Idhul Adha tentu identik dengan ritual kurban hewan berupa kambing atau sapi. Hal ini pula yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo secara rutin, di mana ia membeli seekor sapi berbobot satu ton untuk disumbangkan kepada masyarakat setelah disembelih. Dilansir dari Regional.kompas.com, hewan berjenis simmental itu diberi nama yang unik, yakni Mike Tyson.

Tak hanya penamaan yang sama persis dengan sosok petinju legendari asal AS, Mike Tyson, sapi tersebut juga diberi fasilitas yang ‘wah’ untuk ukuran hewan kurban. Hal ini dilakukan demi menjaga agar ‘Mike Tyson’ yang memiliki berat 1,05 ton itu tetap sehat dan bobotnya tidak turun. Dijaga dan dirawat bak manusia, begini sisi unik dari sapi kurban milik Presiden Jokowi.

Diberi nama Mike Tyson dan disediakan makanan khusus

Berbobot 1,05 ton, sapi tersebut dinamakan sama persis seperti sosok petinju kelas berat legendaris asal AS, Mike Tyson. Penamaan ini bukan tanpa sebab. Abdul Rahim, seperti yang dilansir dari Regional.kompas.com mengatakan, nama itu diberikan karena tubuh sapi yang super jumbo. Hal ini bisa dilihat dari bobotnya seperti yang telah disebutkan di atas, plus panjang sapi yang mencapai 2 meter.

Selain masuk kategori sapi unggulan, hewan berjenis simmental itu juga merupakan dimiliki oleh Presiden Joko Widodo, yang membelinya dari tangan Abdul Rahim seharga Rp 85 juta. Demi menjaga agar bobot sapi tidak berkurang atau bahkan sakit, Abdul pun melakukan perawatan ekstra. Salah satunya pemberian pakan yang dilakukan selama dua hari sekali, dengan menu rumput hijau dicampur ampas tahu dan batang pisang.

Beralaskan karpet agar bisa tidur nyenyak hingga rutin minum vitamin

Selain memperhatikan soal pakan, Mike Tyson juga mendapatkan perawatan khusus lainnya yang tak kalah dengan manusia. Bayangkan saja, sapi tersebut bahkan diberi karpet khusus seharga Rp 2 juta sebagai alas untuk tidur. Hal ini diutarakan oleh anak Abdul Rahim yang bernama Farid. “Karpet ini dibeli di Surabaya seharga Rp 2 juta lebih. Kalau pakai karpet, Tyson bisa tidur lebih nyenyak,” tuturnya yang dikutip dari Regional.kompas.com.

Karpet hitam khusus untuk alas tidur [sumber gambar]
Tak berhenti di karpet, asupan nutrisi berupa vitamin juga menjadi rutinitas bagi Mike Tyson. Jika dipikir-pikir, fasilitas yang diberikan pada sapi kurban milik Presiden Joko Widodo itu, tak ubahnya seperti seorang manusia yang tengah menjalani pola hidup sehat. Di mana semuanya serba difasilitasi dan terprogram secara rutin. dengan harga mencapai Rp 85 juta, sapi tersebut akan dibawa ke ibu kota Sulawesi Barat, yakni Kabupaten Mamuju untuk dikurbankan.

Menjadi penyemangat bagi peternak di daerah Sulawesi

Sebelum Mike Tyson, Presiden Joko Widodo juga juga membeli sapi kurban dari peternak sapi di kecamatan yang sama pada 2017 dan 2018 silam. Bahkan, ada dari jenis limosin yang juga memiliki bobot seberat 1 ton. Pembelian secara rutin ini, membuat peternak sapi di Polewali Mandar senang bukan kepalang. Mereka pun berlomba-lomba merawat sapi-sapinya, agar kelak bisa dipilih oleh Presiden sebagai hewan kurban.

Ilustrasi peternak sapi [sumber gambar]
Sebagai informasi, sapi Mike Tyson yang dibeli seharga Rp 85 juta di atas merupakan jenis simmental atau Swiss Fleckvieh, yang tipe sapi perah dan pedaging. Dikutip dari Sapibagus.com, Sapi Simmental (juga termasuk Bos Taurus), berasal dari daerah Simme di negara Switzerland (Swiss), namun sekarang berkembang lebih cepat di benua Amerika, serta di Australia dan Selandia Baru (New Zealand).

BACA JUGA: 5 Fakta Sapi Limousin, Hewan di Indonesia yang Bobotnya Saingan dengan Kontainer Barang

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, perlakuan khusus memang harus dilakukan pada sapi kurban seperti Mike Tyson di atas. Bukan apa-apa, hasil akhir berupa daging berkualitas setelah disembelih tentu menjadi prioritas utama. Terlebih, hewan tersebut memang diniatkan sebagai sapi kurban dan disedekahkan kepada mereka yang membutuhkan. Tentu harus memberi dengan hasil yang terbaik ya.