Tuntutan pidana penjara 1 tahun kepada dua orang penyiram air keras terhadap Novel Baswedan, Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis, rupa-rupanya menuai polemik di kalangan masyarakat. Banyak yang merasa tak puas dengan keputusan tersebut dan mengundang banyak tanya. Sosok sang jaksa ini sendiri bernama Fedrik Adhar Syarifuddin atau Fedrik Adhar.
Berkaca pada kasus serupa, rata-rata pelaku penyiraman air keras ini dituntut di atas setahun. Makanya, masyarakat bertanya-tanya dengan statement Fedrik. Kalau ditarik ke belakang, sebenarnya sosok ini tak hanya pernah berurusan dengan kasus Novel, tapi juga Ahok. Berikut ini penjelasan selengkapnya.
Ada alasan atas pidana penjara 1 tahun terhadap Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fedrik Adhar. Menurut dirinya, kedua terdakwa dinilai kooperatif selama di persidangan dan telah menjadi anggota Polri selama 7 tahun. Hal tersebut dinilai sebagai alasan yang meringankan hukumannya. Alhasil, keputusan tersebut membuat netizen merasa tidak puas.
BACA JUGA: Fakta Rahmat Kadir dan Ronny Bugis, Sosok yang Siram Air Keras ke Wajah Novel Baswedan
Tuntutan hukuman satu tahun ada dua terdakwa penyerangan Novel Baswedan memang mengundang banyak tanya. Tak hanya dari masyarakat secara umum, tapi juga dari tim kuasa hukum Novel Baswedan, Saor Siagian. Dilansir dari Tirto (11/06/2020), ia menyebut peradilan kasus tersebut sebagai sandiwara dan formalitas belaka. Gimana menurutmu Sahabat Boombastis?
Delapan bulan lamanya keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mencari anak sekaligus cucu tanpa kepastian jelas.…
Sedang ramai di Indonesia mengenai kasus korupsi yang menyeret nama Ira Puspadewi. Ia adalah mantan…
Di tengah gejolak politik terus menerus yang dipicu oleh presidennya, Amerika Serikat memberi kejutan baru…
Baru di Indonesia, ketika teror mengguncang sebuah institusi pendidikan. Di tengah-tengah pelaksanaan salat Jumat (7/11/2025)…
Ada yang terbang sampai lupa pulang. Seperti itulah harga emas akhir-akhir ini. Terus melambung tinggi…
Kabar gembira untuk warga Arab Saudi, atau mungkin Warga Negara Indonesia yang bermukim di sana.…