Kabar duka kembali menyelimuti tanah air. Setelah dikejutkan dengan berpulangnya Ibu Ani Yudhoyono pada 1 Juni 2019, kali ini sosok Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal (Purn) George Toisutta dikabarkan meninggal dunia. Dilansir dari tirto.id, perwira kelahiran 1 Juni 1953 itu tutup usia di usia 66 tahun karena penyakit kanker usus.

Dikenal sebagai penyakit mematikan, kanker usus biasa menyerang mereka yang yang berusia lebih dari 50 tahun. Meski demikian, tak jarang kaum millenial pun rentan terkena kanker yang menyerang usus besar (kolon) atau rektum (ujung usus besar) tersebut. Lantas, seperti apa ciri-ciri dari tubuh saat terserang penyakit mematikan tersebut.

Mengalami beragam penyakit yang menyerang daerah perut

Ilustrasi penyakit yang menyerang perut [sumber gambar]
Saat menyerang tubuh, kanker usus pada stadium awal memang tidak terasa oleh tubuh. Hal inilah yang biasanya jarang disadari dan terlewatkan begitu saja oleh penderitanya. Merujuk pada laman alodokter.com, ada beberapa gejala yang dapat muncul pada kanker usus besar stadium awal, yakni Diare atau sembelit, perut kembung, kram atau sakit perut, perubahan bentuk dan warna tinja dan BAB berdarah.

Gejala kanker usus stadium lanjut yang semakin jelas terlihat

Ilustrasi kanker usus stadium lanjut [sumber gambar]
Jika semakin terasa, kanker usus yang dimulai di usus besar (kolon) atau rektum (ujung usus besar) itu bakal memunculkan gejala lain yang mengindikasikan bahwa tubuh penderita mulai terjangkiti. Ciri-ciri yang bisa dilihat dari kanker ini biasanya ditandai dengan hal-hal seperti merasa kelelahan, pola BAB yang sering tidak tuntas, perubahan pada bentuk tinja yang terjadi lebih dari sebulan, dan menurunnya berat badan secara drastis.

Ciri-ciri umum pada tubuh saat kanker usus telah tersebar ke bagian lain tubuh

Ilustrasi sakit kuning yang menjadi gejala daripada kanker usus [sumber gambar]
Saat mulai menjangkiti bagian tubuh lainnya, gejala yang ditimbulkan pada penderita bakal lebih parah daripada sebelumnya. Ciri-ciri ini juga menjadi indikator bahwa kanker usus yang diderita telah menyebar. Laman alodokter.com menuliskan, penderita bakal mengalami pembengkakan pada lengan dan tungkai, pandangan kabur, sakit kepala, patah tulang, sesak napas dan sakit kuning (ikterus). Jika tidak segera ditangani dengan cermat, tentu dapat berakibat fatal dan bisa menyebabkan kematian.

Hal-hal yang dapat memicu penyakit kanker usus

Ilustrasi minuman beralkohol dapat memicu kanker usus [sumber gambar]
Untuk mencegah terjadinya kanker usus pada tubuh, ada baiknya jika mulai menerapkan hidup sehat dalam kehidupan. Baik dalam hal, medis, makanan, hingga keseharian. Contohnya seperti berolahraga secara rutin, makan makanan yang kaya akan serat, seperti buah-buahan, jaga berat badan dalam kisaran ideal dan tidak merokok dan minum alkohol. Dari sisi medis, ada baiknya jika membiasakan diri untuk memeriksa tinja setiap 1 tahun sekali, kolonoskopi setiap 10 tahun, dan CT scan perut sekali per 5 tahun .

BACA JUGA: Fakta Kanker Lidah, Penyakit Mematikan yang Gejala Awalnya Hanya Sariawan dan Gangguan Mulut Biasa

Di Indonesia, kanker usus menjadi salah satu penyakit mematikan yang sanggup merengut nyawa jika tidak segera ditangani. menurut data yang dikeluarkan WHO dari laman beritagar.id, sebanyak 18.389 orang Indonesia meninggal karena kanker usus pada 2014. Mengingat begitu berbahayanya penyakit yang satu ini, ada baiknya jika Sahabat Boombastis mulai menerapkan pola hidup sehat mulai dari sekarang.