Hari raya memang masih puluhan hari lagi. Tapi, banyak orang yang mempersiapkan segala kebutuhan mudik mulai dari sekarang. Misalnya baju, oleh-oleh dan juga kendaraan yang akan dipakai untuk pulang kampung nantinya. Biasanya, transportasi yang banyak digunakan adalah mobil. Ya meskipun mereka tahu jika sebenarnya mengendarai mobil untuk perjalanan jauh sangatlah berisiko.

Bukan hanya rawan terjadi kecelakaan lho, memilih kendaraan roda empat untuk bepergian memiliki bahaya lainnya. Yaitu AC mobil yang bisa meracuni seluruh penumpangnya. Mungkin ada Sahabat Boombastis yang belum tahu, namun hal ini sudah banyak memakan korban lho.

View this post on Instagram

Musibah dialami satu keluarga terdiri atas ayah dan ibu serta seorang anak remaja asal Kota Pekanbaru, Riau. Mereka ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di dalam mobil dengan kondisi air conditioner (AC) menyala. Dalam kejadian itu, sang anak remaja meninggal dunia. . Informasi yang diperoleh, satu keluarga ini ditemukan terkapar di dalam mobil Toyota Kijang Innova di depan Masjid AT-Taqwa, Jalan Lintas Riau-Sumatera Barat, tepatnya di wilayah Kabupaten Kampar. Identitas korban meninggal yakni Faris Alfarab (14). Sementara dan ayah ibunya, Farid (40) dan Noviantri (40) kritis. Ditengarai mereka keracunan AC mobil yang bermasalah. “Dalam musibah ini dipastikan satu orang meninggal. Sementara dua lainnya sampai saat ini belum sadarkan diri. Mereka itu satu keluarga,” ujar Kasubbag Humas Polres Kampar Iptu Deni Yusra, melansir iNews, Sabtu (4/5/2019). . Dia menjelaskan, para korban ditemukan dalam mobil yang terparkir di depan Markas Bataliyon 132 Salo. Mereka ditemukan anggota TNI AD Serka Saty Darma yang bertugas di kesatuan TNI tersebut. . Kronologi berawal saat saksi yang merupakan anggota TNI curiga adanya mobil terparkir. Dia pun berinisiatif melihat ke dalam dari balik kaca. Saat itu, saksi melihat ada tiga orang yang berada di dalam mobil. Dua orang berada di kursi depan dengan posisi kaki di atas dashboard, sedangkan seorang anak di kursi belakang dalam posisi terlentang. . Mendapati kondisi tersebut, Serka Saty Darma mencoba membuka pintu mobil untuk mengetahui kondisi korban dan berusaha memanggilnya. Namun saat anggota Babinsa tersebut memanggil tidak ada yang menyahut. . Kemudian saksi melihat salah satu korban tampak mengeluarkan busa dari mulut. Dia pun melaporkan kejadian itu ke kesatuan dan ke pihak kepolisian. . “Saat ditemukan, kondisi dua orang korban masih bergerak. Kemudian mereka dibawa ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Husada Bunda yang tidak jauh dari lokasi kejadian,” katanya. . Berdasarkan keterangan pihak kerabat, sehari sebelumnya satu keluarga ini berangkat dari Pekanbaru tujuan Sumbar. Untuk menuju ke lokasi tujuan mereka harus melewati wilayah Salo, Kampar. Namun sejak pukul 22.00 WIB keluarga kehilangan kontak #BerbagiSemangat

A post shared by BERBAGI SEMANGAT (@berbagisemangat) on

Seperti keluarga asal Pekanbaru, Riau satu ini. Mengutip dari akun instagram @berbagisemangat, keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak ini ditemukan tak sadarkan diri oleh seorang anggota TNI. Awalnya, anggota TNI bernama Serka Saty Darma curiga dengan adanya mobil yang terparkir di sekitar tempat kerjanya. Kemudian ia mendekat untuk melihat ada orang di dalam mobil atau tidak. Mendapati tiga orang tak sadarkan diri dan salah satunya mengeluarkan busa dari mulutnya, anggota TNI satu ini langsung meminta bantuan kepada orang-orang di sana untuk membuka mobil.

Singkat cerita, pasutri yang masing-masing bernama Farid dan Noviantri ditemukan dalam kondisi pingsan. Sedangkan anaknya yang bernama Faris meninggal dunia karena peristiwa tersebut. Menurut Kasubbag Humas Polres Kampar Iptu Deni Yusra, satu keluarga ini mengalami keracunan AC mobil yang sedang bermasalah.

Kondisi AC mobil yang sedang bermasalah [Sumber Gambar]
Lantas, apa penyebab dari AC mobil yang beracun? Dr. Rita Khairani, M.Kes, Sp.P., dari RS Royal Taruma Jakarta mengatakan jika mobil dalam kondisi berhenti dan mesin dinyalakan itu memiliki dampak buruk bagi penumpangnya. Seandainya proses pembakaran di dalam mesin tidak sempurna, maka akan dihasilkan gas karbonmonoksida. Gas yang keluar dari mesin ini dapat masuk ke dalam mobil sehingga kabin yang sempit lama-kelamaan bisa dipenuhi gas karbonmonoksida.

Nah, kalau gas karbonmonoksida sudah masuk ke dalam mobil, dalam waktu singkat, ia akan menyingkirkan oksigen yang ada di sana. Akibatnya, bisa menghalangi hemoglobin dalam darah dalam mengikat oksigen dan mengalirkannya ke seluruh tubuh hingga ke paru-paru dan otak. Apabila suplai oksigen semakin berkurang, bisa berbahaya bagi jaringan dalam tubuh dan mengakibatkan kematian.

Rutin mengecek mesin mobil [Sumber Gambar]
Tapi, Sahabat Boombastis tak perlu khawatir dengan itu semua, karena hal seperti ini bisa dicegah kok. Caranya adalah melakukan pengecekan secara rutin terhadap mesin mobil, biasanya sistem exhaust yang alami kebocoran bisa menyebabkan gas karbonmonoksida terjebak di dalam kendaraan. Lalu yang kedua, ketika memanaskan mobil, buka pintu dan jendela supaya ada udara masuk.

Kemudian cara selanjutnya adalah ketika mobil dijalankan jangan langsung menyalakan AC. Akan tetapi bukalah terlebih dahulu jendela mobil agar udara di dalam bisa tergantikan dengan udara yang lebih segar. Terakhir, jangan beristirahat di dalam mobil ketika AC masih menyala dan semua jendela tertutup rapat.

BACA JUGA : Remeh dan Sering Dilakukan, Awas 4 Hal Ini Bisa Jadi Penyebab Kematian Mendadak

Begitulah bahayanya ketika berkendara dengan mobil. Bukan hanya kecelakaan dari eksternal, tapi AC mobil juga bisa membahayakan nyawa. Maka dari itu, Sahabat Boombastis jangan lupa menerapkan cara pencegahan di atas agar tidak mengalami keracunan AC mobil.