Banyak dari perwira TNI yang diangkat menjadi Menteri setelah tak lagi berkarir di kemiliteran. Nama-nama populer seperti Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Luhut Binsar Panjaitan, Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Wiranto, S.H, dan lainnya, merupakan anggota militer yang kini menjabat sebagai Menteri.

Selain nama-nama di atas, ada pula sosok Jenderal TNI (Purn.) Ryamizard Ryacudu yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan di era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Dilansir dari nasional.tempo.co, pria kelahiran 21 April 1950 itu sempat mengingatkan akan bahaya perang mindset khilafah. Seperti apa sosok sang Jenderal?

Berkawan akrab dengan Prabowo semasa di Akademi Militer

Sempat berkawan dengan Prabowo Subianto [sumber gambar]
Semasa menjadi siswa Akabri, Ryamizard ternyata berkawan dekat dengan Prabowo Subianto. Dilansir dari tirto.id, ia lulus bersama dengan mantan Danjen Kopassus itu pada 1974. Sejak muda, dirinya juga pernah ditugaskan ke Timor-Timur. Karirnya benar-benar dirintis dari bawah. Selain ditunjuk sebagai Komandan Batalyon Infanteri 305/Tengkorak, Ryamizard juga pernah menjadi Komandan Brigif Kostrad, lalu Komandan Divisi dan Kepala Staf Kostrad.

Menjadi menantu dari mantan Wakil Presiden Try Sutrisno

Ryamizard merupakan menantu Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno [sumber gambar]
Selain karir yang apik di Angkatan Darat, Ryamizar ternyata merupakan menantu dari Jenderal TNI (Purn.) Try Sutrisno yang juga mantan Wakil Presiden Soeharto. Laman tirto.id menuliskan, ia menikahi Nora Tristyana yang merupakan putri Try Sutrisno di awal tahun 1990-an. Pada masa itu, Ryamizard yang masih menjadi perwira menengah memiliki karir yang cemerlang.

Memiliki karir bagus di Angkatan Darat

Memiliki karir yang bagus i Angkatan Darat [sumber gambar]
Saat aktif di kemiliteran, Ryamizard memiliki karir yang bagus dengan menempati berbagai posisi penting di tubuh Angkatan Darat. Mulai dari jabatan Pangdam V Brawijaya (14 Januari 1999–4 November 1999), yang kemudian diteruskan menjadi Pangdam Jaya (4 November 1999–1 Agustus 2000), mendapat promosi bintang tiga sebagai Panglima Kostrad menggantikan Letjen TNI Agus Wirahadikusumah (1 Agustus 2000–4 Juni 2002), hingga menjadi KSAD (4 Juni 2002–5 Februari 2005)

Dikenal tegas membela kedaulatan NKRI

Tegas membela NKRI [sumber gambar]
Ryamizard yang akhirnya ditunjuk menjadi Menteri Pertahanan dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. Pengalamannya sebagai perwira TNI, turut membantu tugasnya yang sebagai menteri yang mengurusi pertahanan negara. Hal ini dibuktikannya dengan tindakan tegas yang menolak segala bentuk ideologi di luar pancasila. Di mana hal tersebut akhir-akhir ini kerap dihembus-hembuskan oleh pihak-pihak tertentu.

BACA JUGA: Andika Perkasa, Perwira Cerdas yang Dilantik Menjadi KSAD Gantikan Jenderal TNI Mulyono

Sebagai mantan Jenderal TNI yang berpengalaman di dunia kemiliteran, tak salah bila sosok Ryamizard diangkat menjadi Menteri Pertahanan Indonesia. Selain tegas karena latar belakang sebagai perwira militer, jiwa nasionalismenya yang berlandaskan Pancasila tentu tidak diragukan lagi. Sebagai bukti, dirinya menolak dengan tegas segala bentuk ancaman ideologi yang tidak sejalan dengan kepribadian bangsa.