Teknik membangunkan sahur kini banyak ragamnya. Ada yang menggunakan kostum pocong, ala-ala suporter bola hingga menggunakan suara dari pesawat tempur. Namun, dari cara bangunkan sahur yang beragam itu, enggak ada tuh ceritanya warga mengamuk karena terlalu berisik.

Beda halnya dengan bapak-bapak yang satu ini nih. Dikutip dari akun instagram @smart.gram, ada sebuah video sekelompok remaja yang membangunkan sahur. Cara mereka membangunkan sahur tidak terlalu berlebihan kok menurut penulis. Remaja-remaja lelaki ini bernyanyi seperti biasa sambil menabuh drum atau semacamnya.

View this post on Instagram

Sedang asik menyanyi dan membangunkan orang sahur, sekelompok remaja yang melewati sebuah rumah ini mengalami kejadian tak menyenangkan. Pasalnya, ada seorang bapak-bapak menyiram salah seorang pria yang sedang berkeliling membangunkan orang sahur tersebut. Si bapak itupun bilang kalau apa yang dilakukan oleh sekelompok remaja saat membangunkan orang sahut itu mengganggu tidur anaknya. “Berisik lu, anak gue lagi tidur” ujar si bapak. Tak ayal respon si bapak itupun membuat sekelompok remaja itu terdiam. Lucunya lagi, bukannya malah berhenti sekelompok remaja tersebut malah melanjutkan bernyayi dengan lirik “ anak gua lagi tidur”. (Geser untuk lihat video) . #jadingerti #info #malam #tidur #makan #sahur #puasa #ramadhan #jakarta #tasikmalaya #sukabumi #depok #cirebon #cimahi #bandung #bogor #bekasi #sumedang #karawang #indramayu #tangerang #medan #jogja #surabaya #malang #lampung #aceh #padang #jambi #batam

A post shared by smartgram (@smart.gram) on

Tapi, apa yang diterima mereka, tidak sebanding dengan ketulusan hati pria-pria ini untuk bangunkan sahur. Ketika mereka tengah asyik membangunkan sahur, tiba-tiba ada bapak-bapak menyiram salah satu remaja pria. Sembari berkata “anak gua lagi tidur.” Mereka pun meminta maaf, namun bukannya segera pergi dari tempat itu. Para remaja ini malah meneruskan membangunkan sahur sambil menirukan apa yang dikatakan bapak-bapak tadi.

Sekelumit cerita di atas, membuat kita berpikir, apakah membangunkan sahur selama ini salah atau tidak. Pasalnya, bapak-bapak tadi atau mungkin ada orang lain yang terganggu dengan suara membangunkan sahur. Hmm.. kalau menurut undang-undang, hal ini sebenarnya bisa dibawa ke jalur hukum lho gengs.

Kegaduhan saat bangunkan sahur bisa berujung ke jalur hukum [Sumber Gambar]
Ini tercantum dalam Pasal 503 angka 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) jo. Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 2 Tahun 2012 tentang Penyesuaian Batasan Tindak Pidana Ringan dan Jumlah Denda Dalam KUHP, yang bunyinya sebagai berikut.
“Dengan hukuman kurungan selama-lamanya tiga hari atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 225.000 barangsiapa membuat riuh atau ingar, sehingga pada malam hari waktunya orang tidur dapat terganggu.”

Eits, tapi jangan asal melaporkan hal ini kepada pihak yang berwajib lho ya. Sebaiknya tanyakan dulu kepada ahli atau praktisi hukum mengenai hal ini supaya lebih jelas. Pasalnya, membangunkan sahur di Indonesia dengan cara-cara unik sudah menjadi tradisi yang mengakar sehingga akan sulit untuk dihilangkan.

Cara yang benar adalah menggunakan azan [Sumber Gambar]
Lantas, bagaimana sih cara membangunkan sahur yang benar? Menurut pendapat Ustaz Ammi Nur Baits yang dituliskan pada Konsultasi Syariah, jika cara yang tepat untuk membangunkan sahur adalah dengan mengumandangkan azan awal sebelum terbit fajar shodiq. Tapi dengan syarat, muazin atau orang yang mengumandangkan azan saat subuh itu berbeda. Dan itu sudah sesuai sunah.

BACA JUGA : Jadi Suporter Bola Sampai Pakai Kostum Pocong, Ini 4 Cara Bangunkan Sahur yang Antimainstream

Membangunkan sahur yang dilakukan orang-orang selama ini, bisa dikatakan benar atau salah. Tergantung yang memandang, karena ketika di zaman Rasulullah, azanlah yang menjadi medianya. Tapi, untuk cara yang selama ini dilakukan, bisa dibilang adalah metode kekinian supaya orang-orang tidak malas untuk bangun sahur.