Masa-masa Sekolah Dasar (SD) memang mungkin tak seindah masa SMA. Namun, kenangan selama enam tahun itu pasti melekat di benak hingga kamu dewasa, khususnya untuk mereka yang sekolah di era tahun 90-an. Dari makanan, film di minggu pagi, benda-benda yang sering dibawa ke sekolah pun semua pasti terkenang.

Kalau sekarang banyak orang yang suka bikin konten YouTube terkait harga outfit, dulu ketika SD barang-barang yang kamu punya juga bisa menandakan kasta loh. Bahkan, kadang saat kita membawa sesuatu yang aneh ke kelas, teman-teman akan berkumpul mengelilingi meja dan bertanya ‘eh, belinya di mana tuh?’. Apa saja barang-barangnya? Cekidot!

Tas dorong yang mirip koper mini

Tas dorong [Sumber gambar]
Umumnya, anak-anak SD pasti punya tas gendong yang lucu-lucu dengan berbagai gambar. Jarang sekali mereka punya tas yang kalau dibawa ke sekolah dengan cara didorong –yah, mirip koper mini masa kini. Kalau sampai ada yang bawa, wah bakalan kaget satu kelas tuh. Awto dikira anak sultan, karena pada masanya tas dengan roda harganya lebih mahal daripada tas biasa.

Kotak pensil bertingkat

Kotak pensil tingkat [Sumber gambar]
Selama SD kamu sudah menghabiskan berapa kotak pensil, ingat? Rasa-rasanya meski hanya menulis dengan pensil dan pena, anak zaman dahulu punya banyak alat tulis lengkap, walau jarang digunakan. Untuk menampung alat tulis yang beragam, tak heran jika ada yang punya lebih dari satu kotak pensil, bentuknya juga lucu-lucu. Salah satu yang bikin kamu dikagumi teman adalah kotak pensil bertingkat, yang bisa digeser ke kiri dan kanan itu loh. Kalau kamu salah satu orang yang pernah punya, dulu bangga banget pastinya.

Punya sepatu yang ada rodanya

Sepatu dengan roda [Sumber gambar]
Sama seperti tas, sepatu yang bisa keluar rodanya juga menandakan kalau anak tersebut merupakan anak orang punya. Kalau sampai ada teman yang tau kalau sepatumu punya roda, wah kabarnya bisa tersiar sampai satu sekolah. Asli, banyak yang kagum dengan alas kaki model begitu, harganya mahal cuyy.

Alfalink, kelihatan kalau bisa bahasa Inggris

Alfalink [Sumber gambar]
Alfalink adalah kamus elektronik seperti kalkulator. Uniknya, enggak cuma berfungsi sebagai kamus saja, ia juga bisa digunakan seperti kalkulator, serta bisa keluar suara bagaimana pengucapan bahasa Inggris. Kalau dulu kamu pernah punya ketika duduk di bangku SD, selamat kamu adalah anak yang pintar di mata teman-teman. Ya, biasanya mereka yang punya alfalink ikut kursus bahasa Inggris di luar sekolah. Harganya untuk ukuran anak SD yang uang jajannya hanya 1000 rupiah juga mahal banget.

Punya krayon Faber Castell lengkap

Faber Castell [Sumber gambar]
Menggambar adalah mata pelajaran yang pasti dialami oleh setiap anak SD. Meski hanya gambar yang itu-itu saja, mereka punya banyak krayon warna sebagai pelengkap gambarannya. Nah, saat yang lain memakai krayon 12 warna (yang terbuat dari kayu) anak yang ‘kasta’nya lebih tinggi akan membawa Faber Castle, yang warnanya bisa puluhan. Hmm, momen ini dimanfaatkan teman lain agar bisa gratis meminjam.

Scooter atau Otoped, itu loh yang mirip miliknya Poo

Scooter [Sumber gambar]
Kamu yang suka menonton serial ‘Teletubbies’ pasti tau dengan kendaraan yang biasa diapakai oleh si Poo. Yap, Scooter atau Otoped. Saat yang lain, mainnya sepeda biasa, anak sultan akan dibelikan Otoped ini. Biasanya mereka juga sudah punya sepeda. Sehingga, saat main Otoped akan banyak teman mengantri ingin mencoba juga.

Selain scooter, sepedanya bukan yang biasa tapi Road Race

Sepeda Road Race [Sumber gambar]
Tak hanya scooter, sepeda yang dipunyai juga beda tipe. Kalau teman lain masih sepeda biasanya, yang dudukannya plastik, mereka dengan orangtua yang sangat mampu akan dibelikan sepeda Road Race. Selain tampilannya yang lebih sporty, dudukannya empuk, sepeda ini juga enggak punya boncengan di belakang. Enggak heran deh jika banyak teman yang suka meminjam saat bermain.

BACA JUGA: 8 Momen Legend Masa SD yang Mungkin Bikin Gak Bisa Move On dari Masa Itu

Bagaimana? Apakah kamu pernah punya salah satu di antara barang mahal di atas? Kalau enggak punya, sama kok, penulis juga dulu ketika sekolah SD tak pernah punya satupun dari benda-benda di atas, tapi tetap masih banyak temannya. Hehe~