Categories: Trending

Anak Dihukum di Kandang Babi Dan Diceburkan ke Danau Karena Mencuri

Anak dihukum karena kesalahan memang menjadi hal yang wajar. Akan tetapi, bila sampai dimasukkan dalam kandang babi dan dipermalukan di depan umum, tentunya akan membuat anak tersebut merasa trauma.

Kisah malang ini menimpa seorang bocah usia 10 tahun di Desa Guangxi, China. Akibat kesalahannya mencuri di sebuah rumah, anak dihukum dan jadi bulan-bulanan massa. Hanya saja, cara yang digunakan bukanlah cara yang menjunjung keadilan, melainkan lebih ke mempermalukan dan memberi pelajaran yang cukup traumatis.

Setelah dimasukkan kandang babi dan pakaian dilucuti, bocah ini diceburkan ke air via Shanghaiist

Dilansir dari Shanghaiist, bocah tersebut kepergok mengambil uang di sebuah rumah warga senilai 20.000 yuan atau setara dengan Rp 41 jutaan. Jumlah yang cukup fantastis itu emmbuat geram pemilik dan warga desa yang menangkap basah kelakuannya. Memang anak tersebut salah, meski begitu hukuman dari warga agaknya terlalu berat untuk bocah tersebut.

Ia dihukum dengan diminta berlutut, kemudian warga ramai-ramai memasukkannya dalam kandang babi. Masih belum puas juga, anak tersebut kemudian dibawa ke sebuah danau dan dilucuti beberapa pakaiannya. Tak lama kemudian ia diceburkan ke danau.

Bocah 10 tahun jadi bulan-bulanan massa via Shanghaiist

Memang ia melakukan kesalahan, namun anak dihukum sedemikian keras sebenarnya juga tidak dibenarkan dalam hukum itu sendiri. Karena untuk ukuran anak-anak di usia itu, mereka lebih membutuhkan sebuah bimbingan daripada hukuman yang tak hanya bikin jera, namun membuatnya trauma.

Kabar terakhir menyebutkan bahwa kasus ini diambil alih oleh pihak berwajib. Polisi masih mencari tahu motif pencurian yang dilakukan anak tersebut. Mereka juga mengamankan anak tersebut agar tidak makin menjadi bulan-bulanan massa.

Main hakim sendiri, bagaimanapun seringkali tidak menjadi solusi. Memang tidak ada asap kalau tidak ada api, tapi kalau anak dihukum dengan cara seperti ini, hanya akan menimbulkan trauma dan kurang manusiawi.

Share
Published by
Orchid

Recent Posts

Kronologi Kasus Kiano Alvaro, Hilang 8 Bulan Ditemukan Tak Bernyawa

Delapan bulan lamanya keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mencari anak sekaligus cucu tanpa kepastian jelas.…

16 hours ago

Kasus Ira Puspadewi, Pulang dari LN untuk Negara Ternyata Dituding Korupsi

Sedang ramai di Indonesia mengenai kasus korupsi yang menyeret nama Ira Puspadewi. Ia adalah mantan…

2 days ago

Profil Zohran Mamdani, Walikota Muslim Pertama di Amerika Serikat

Di tengah gejolak politik terus menerus yang dipicu oleh presidennya, Amerika Serikat memberi kejutan baru…

1 week ago

Kasus Ledakan SMAN 72 dan Potret Ekstrim Dampak Perundungan di Kalangan Remaja

Baru di Indonesia, ketika teror mengguncang sebuah institusi pendidikan. Di tengah-tengah pelaksanaan salat Jumat (7/11/2025)…

2 weeks ago

Ramai Beli Emas saat Harga Naik, Bagaimana Seharusnya?

Ada yang terbang sampai lupa pulang. Seperti itulah harga emas akhir-akhir ini. Terus melambung tinggi…

3 weeks ago

Arab Bikin Proyek Kereta Cepat, Kenapa Biayanya Bisa Lebih Murah dari Whoosh Indonesia?

Kabar gembira untuk warga Arab Saudi, atau mungkin Warga Negara Indonesia yang bermukim di sana.…

3 weeks ago