Banjir sampai saat ini masih mengepung Sulawesi Selatan. Di mana para warga masih belum diperbolehkan untuk kembali ke rumah masing-masing. Ditakutkan banjir dengan arus deras akan datang kembali karena BMKG mengungkapkan kalau hujan masih terus-menerus mengguyur Sulawesi Selatan dan sekitarnya.

Melihat kondisi yang memprihatinkan dari Sulawesi Selatan, beragam pihak pun memberikan bantuan. Seperti pengemudi ojek online, TNI, polri dan lain sebagainya. Uniknya, aksi-aksi mereka ini tidak pernah terpikirkan oleh orang lain. Bahkan cara-cara mereka dalam membantu banyak mendapatkan apresiasi dari para netizen. Hmm.. seperti apa ya bantuan yang mereka berikan?

Driver ojek online memberikan separuh penghasilannya untuk korban banjir

Salah satu pengemudi ojek online di Kota Palu sedang viral-viralnya di media sosial. Driver yang belum diketahui namanya ini memberikan bantuan kepada korban banjir dari uang hasil ia mengemudi dalam sehari. Niatnya tersebut ia tuliskan di belakang jaketnya untuk menarik perhatian orang-orang di sekitar.

Tujuannya bukan untuk pamer, tapi lebih mengajak masyarakat di sana supaya turut membantu saudara-saudaranya yang terkena musibah. Selain itu, ia juga ingin membuktikan kepada seluruh Indonesia jika Palu yang sekarang sudah bangkit kembali seperti sedia kala.

Petugas damkar rela masuk gorong-gorong demi selamatkan anak kecil yang terbawa arus banjir

Banjir bandang di Sulawesi kemarin mengakibatkan salah satu anak kecil terbawa arus hingga ke gorong-gorong. Kejadian ini pun mendorong petugas pemadam kebakaran untuk membantu para warga menyelamatkan sang anak. Dengan beragam cara, para petugas pemadam kebakaran mencoba mengeluarkan sang bocah yang terjebak di gorong-gorong.

Butuh waktu yang agak lama karena kondisi bawah air sangatlah keruh. Namun pada akhirnya petugas itupun berhasil mengeluarkan si bocah laki-laki tersebut meski dalam kondisi pingsan. Tapi kita tak perlu khawatir karena anak tersebut dikabarkan telah sehat karena sudah diberi perawatan di rumah sakit.

Pengemudi ojek online di Makassar bagikan tumpangan gratis bagi masyarakat

Aksi kemanusiaan lainnya dilakukan oleh driver ojek online di Makassar. Sekelompok pengemudi memberikan bantuan tumpangan kepada seluruh masyarakat yang ada di Makassar. Entah perjalanan biasa atau yang membutuhkan transportasi darurat.

Uniknya, sekelompok pengemudi ojek online ini tidak menarik bayaran kepada para penumpangnya.Ini dilakukan sebagai bentuk bantuan mereka untuk orang-orang yang terdampak musibah banjir di daerahnya. Wah, semoga usaha kalian menjadi berkah ya pak.

Prajurit Hassanudin, Polri dan Tim Basarnas bergotong royong untuk bangun jembatan

Bencana yang melanda Sulawesi Selatan beberapa hari kemarin, membuat sejumlah jembatan menjadi putus. Sehingga akses jalan ke manapun jadi terhambat dan harus memutar ke jalur lain yang lebih jauh.

View this post on Instagram

Tanpa kenal waktu Jembatan untuk Warga harus selesai. Upaya dan tenaga semaksimal mungkin ditunjukkan oleh para Prajurit Hasanuddin bersinergi dengan Polri dan Tim Basarnas untuk membangun jembatan bailey di lokasi banjir dan longsor di Dusun Pattiro Desa Patallikang Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa, agar akses yang terputus bisa normal kembali. (Sabtu, 26/01/2019) . . . . . . . . . . Video : Kodam Hasanuddin ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Punya info ??? Jangan lupa kirim dan tag kami yaaa ? . . #jakarta #jakartainfo #bandung #bekasi #bogor #depok #bandung #malang #jogja #samarinda #aceh #medan #manado #palu #kendari #maluku #papua #bali #palembang #ntt #ntb #gorontalo #ambon #makassar #makassarinfo #visitsulsel #exploresulsel

A post shared by MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

Oleh karena itu, Prajurit Hassanudin, Polri dan Tim Basarnas pun bahu membahu untuk membangun Jembatan Bailey supaya lalu lintas tak terputus. Tanpa mengenal waktu, mereka membetulkan jembatan agar cepat selesai. Alhasil, perjuangan mereka pun tak sia-sia, jembatan sudah bisa digunakan oleh para warga.

Komunitas driver ojek online Makassar galang dana hingga larut malam

Tak hanya memberikan tumpangan gratis, Solidaritas Driver Gojek Makassar (SDGM) menggalang dana untuk membantu para korban banjir bandang. Mulai dari menggalang dana di pinggir jalan hingga hasil jerih payah mereka selama sehari disisihkan demi membantu warga terdampak bencana.

Menariknya, mereka mengumpulkan bantuan tersebut hingga jam 12 malam. Hal tersebut dilakukan supaya bantuan yang didapat lebih banyak. Dengan sabar para pengemudi ini menghitung satu persatu uang yang telah didapatkan. Namun sangat disayangkan, untuk jumlah penggalangan dananya masih belum ada kabar hingga saat ini.

BACA JUGA : Kisah Mereka yang Sumbang Dana Hingga Miliaran Rupiah Bagi Korban Gempa Palu

Aksi kemanusiaan yang dilakukan di atas, memberikan banyak pelajaran untuk kita. Pertama adalah membantu dengan ikhlas demi kepentingan bersama. Misalnya seperti yang dilakukan oleh Prajurit, Basarnas dan TNI tadi. Kemudian yang kedua yakni membantu tidak perlu berupa uang, bisa dengan tenaga ataupun jasa. Nah, bisakah kita seperti mereka yang membantu dengan ikhlas?