Begini Cara CIA Mengontrol Pikiran Banyak Orang Agar Menuruti Keinginannya

oleh Adi Nugroho
13:48 PM on Sep 29, 2016

Pada tahun 1950-an Amerika mengembangkan sebuah program bernama MK-Ultra. Program ini mengembangkan sebuah alat untuk mengontrol pikiran manusia. Mengetahui hal ini Rusia menjadi gerah, mereka menyelidiki apakah program ini benar atau cuma isu saja. Meski beritanya sudah menyebar ke mana-mana, detail tentang MK-Ultra masih penuh rahasia.

Seiring dengan berjalannya waktu, program yang menakutkan itu mendadak hilang begitu saja. Saat ini, Amerika melalui CIA menggunakan sebuah obat bernama LSD untuk mengontrol dan mengendalikan manusia. Obat ini akan diberikan kepada musuh atau siapa saja yang dianggap membahayakan Amerika. Berikut beberapa cara yang dilakukan Amerika untuk mengendalikan pikiran manusia.

Baca Juga
Ternyata Beberapa Negara Ini Benderanya Terinspirasi Dari Majapahit Loh, Mana Saja Tuh
Bikin Emosi! Rombongan Pemuda Indonesia Ini Malah Sengaja Membentangkan Bendera Secara Terbalik

1. Memalukan Fidel Castro dengan LSD

Salah satu obsesi Amerika paling besar dan hingga sekarang belum terlaksana adalah membunuh Fidel Castro. Pentolan dari Cuba ini dianggap mengganggu kepentingan Amerika sehingga aksi pembunuhan kerap dilancarkan meski harus terus gagal. Ya, Fidel Casto selalu bisa bebas dari aksi pembunuhan yang dilakukan oleh agen CIA.

Fidel Castro [image source]
Fidel Castro [image source]
Selain berusaha membunuh Fidel Castro, CIA juga ingin membuat malu Fidel Castro di depan publik yang mendukungnya. Dia berusaha menggunakan LSD yang sangat berbahaya itu ke dalam minuman dari Fidel Castro. Jika rencana ini berhasil, maka Fidel Castro akan memalukan dirinya sendiri di depan pendukungnya. Sayangnya cara ini gagal dan lagi-lagi Fidel Castro seperti memiliki dewa pelindung.

2. Membuat Teler Orang Satu Kota di Prancis

Pada tahun 50-an, penduduk desa di Prancis mendadak teler dan halusinasi secara massal. Beberapa orang ada yang masuk sungai karena merasa tidak tahan. Ada yang merasa jantungnya keluar dan minta dokter mengembalikannya. Keanehan ini menyebabkan 5 orang di sana meninggal dunia dengan kondisi mirip over dosis.

Jurnalis mengungkap rencana CIA [image source]
Jurnalis mengungkap rencana CIA [image source]
Dari penyelidikan yang dilakukan oleh seorang jurnalis didapat sebuah fakta mencengangkan. Orang yang mengalami halusinasi itu pernah makan roti yang dibeli dari satu toko. Roti yang dimakan itu kemungkinan mengandung LSD yang berbahaya. Apa yang diungkap oleh jurnalis ini dianggap bohong oleh beberapa orang, namun CIA juga tidak pernah menyangkal peristiwa ini.

3. Melakukan Eksperimen Ketahanan pada LSD

Sebelum melakukan pengontrolan pikiran kepada target penting, CIA melakukan eksperimen mengerikan. Mereka menangkap orang kulit hitam di Amerika lalu diberi perlakukan cukup intens. Setiap hari mereka memberikan LSD dengan dosis tertentu kepada target uji coba. Setelah terlihat adanya toleransi terhadap obat, agen CIA akan melipatgandakan dosisnya.

Kelinci Percobaan [image source]
Kelinci Percobaan [image source]
Dari penelitian ini didapat bahwa, orang yang mendapatkan LSD selama 174 hari berturut-turun mengalami kerusakan mental permanen. Mereka tidak akan bisa melakukan apa-apa kecuali hal-hal yang aneh seumur hidup. Beberapa orang yang tidak kuat juga akan mengalami kematian dalam waktu yang tidak terlalu lama.

4. Menyewa Wanita Tunasusila untuk Meracun Klien

Cara selanjutnya yang dilakukan oleh CIA adalah dengan menggunakan wanita tunasusila. Cara yang dilakukan oleh CIA adalah membayar mereka untuk memasukkan LSD ke dalam minuman. Setelah itu mereka ingin wanita itu tidur dengan klien dan menanyakan banyak hal termasuk hal-hal penting dan sifatnya rahasia.

Minum Lakohol dicampur LSD [image source]
Minum Lakohol dicampur LSD [image source]
CIA ingin mengetes apakah obat itu berguna jika dicampurkan dengan miras dan juga hubungan badan. Cara ini memang tidak secara formal diungkapkan oleh CIA. Namun banyak ahli beranggapan CIA melakukannya untuk memudahkan mereka mendapatkan informasi yang cepat tanpa harus membuntuti para targetnya.

5. Menggunakan Trik dari Pesulap

Cara terakhir yang dilakukan oleh CIA adalah dengan mempelajari trik sulap. Mereka ingin bisa memasukkan LSD untuk mengontrol pikiran orang tanpa terlihat. Akhirnya mereka menyewa seorang illusionist untuk membuat sebuah buku manual. Buku itu berisikan cara menyembunyikan dan memasukkan ke dalam makanan dan minuman.

Belajar dari pesulap [image source]
Belajar dari pesulap [image source]
Dengan cara ini anggota CIA akan dengan mudah meracun orang yang menjadi targetnya. Dengan cara ini mereka tidak akan takut ketahuan jika melakukan cara licik. Oh ya, orang yang membuat manual ini bernama John Mulholland. Dia mengaku dibayar CIA untuk membuat manual yang sangat berguna ini.

BACA JUGA: Ngerinya Bangkawan, Tradisi Pembangunan ‘Rumah Tengkorak’ Suku Dayak di Kalimantan Utara

Inilah cara yang dilakukan oleh CIA untuk mengontrol pikiran manusia. Selain dengan MK-Ultra, mereka juga menggunakan LSD yang merupakan sejenis narkoba. Kira-kira cara ini masih digunakan tidak, ya?

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA