Menjadi seorang YouTuber atau Vlogger adalah satu dari banyak pekerjaan menjanjikan yang banyak dilakoni oleh orang-orang. Berbagai konten, dari daily vlog, mukbang, kulineran, prank, grebek rumah dan mobil, horror dan paranormal, hingga berhias ala beauty vlogger, semua ada di YouTube.

Setiap konten viral, pasti ada repetisi dari YouTuber lain yang juga ingin meniru hal tersebut. Salah satunya yang sekarang sedang marak adalah ‘pergi ke salon terburuk di kotaku. Sesuai dengan judul, para YouTuber agar mencari salon kecantikan dengan review paling minim atau banyak disebut orang sebagai tempat berdandan paling tidak worthy, berdandan di sana sambil nge-vlog. Nantinya, vlog tersebut diposting ke kanal YouTuber untuk dimintai komentar para netizen.

Sebenarnya dari mana sih challenge ini berasal. Yuk, mari kita simak ulasan dari Boombastis.com berikut ini.

Diawali oleh YouTuber luar negeri

Ternyata, pergi ke salon dan MUA terburuk di kotaku ini bukanlah hal yang baru lagi. Kalau kamu mengetik ‘i went to the worst reviewed makeup artist’ di YouTube, maka akan beragam dan banyak sekali rekomendasi video yang muncul. Reviewer pertama kurang lebih sudah ada di awal tahun 2019 lalu, kanal Baddie Madi adalah salah satu di antaranya. Selain Baddie, ada pula Anncy Twinkle, Laura Lee, serta beberapa make-up artist dan vlogger yang tinggal di luar negeri.

Diikuti oleh vlogger dan YouTuber Indonesia

Nah, layaknya kebanyakan challenge yang trending dan viral di seluruh dunia, beberapa YouTuber dan beauty vlogger asal Indonesia juga ingin mencoba. Ada nama Pebbi Lieyanti, Yuvi Phan, Youtuber yang biasanya membahasa konten-konten detektif, Della Tiro, Olivia Gosandra, Sarina Nielsen, serta beberapa nama YouTuber yang mungkin tidak begitu dikenal oleh netizen.

Sempat trending dan banjir hujatan dari warganet

Video Pebbi Lieyanti sempat menjadi trending #2 YouTube selama beberapa hari. Video tersebut tak hanya banjir viewers tetapi banyak pula mendapat hujatan netizen yang tak suka dengan apa yang ia lakukan. Netizen berpendapat bahwa hal tersebut dapat mematikan rezeki orang yang punya salon kecantikan itu. Apalagi dengan mempostingnya di YouTube tanpa seizin yang punya salon. Tak sedikit pula warganet yang mengatakan ‘cari uang kok sampai gitu amat sih?’ Namun, beberapa hari lalu, Pebbi kembali mengunggah video part 2 yang mengatakan ia dipanggil lagi oleh pemilik salon karena videonya yang viral. Bedanya kali ini, ia didandani dengan benar dan ia juga membawa bingkisan untuk si pemilik salon.

Salah enggak sih melakukan hal semacam ini?

Sebenarnya itu pilihan ya. Setiap MUA atau tukang hias sebenarnya punya standar masing-masing. Kalau kamu mau berkaca kepada para MUA pemilik kanal YouTube dengan sucscriber jutaan, atau MUA terkenal yang sering menjadi langganan artis serta rekomendasi banyak orang, maka sudah pasti mereka punya cara tersendiri mengenai teknik merias, merawat alat make-up, serta harganya. Beda lagi dengan MUA yang ala kadarnya saja dengan mematok harga murah. Kedua hal ini tak bisa dibandingkan. Kalau mau mendapat wajah yang cantik, maka pergilah ke MUA yang mahal dan terkenal. Ya, karena boleh jadi, MUA dengan fasilitas ala kadarnya juga punya pelanggan yang biasa saja, bukan sekelas reviewer make up seperti para vlogger di atas.

BACA JUGA: Meneladani Kerja Keras Youtuber Kaya Raya di Indonesia yang Sukses Membangun Karirnya

Boombastis pengen tau nih bagaimana sih pendapat para Sahabat semua terkait dengan fenomena ini? Kalau kalian mau tau banyak silakan nonton videonya terlebih dahulu ya.