Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) adalah lomba bidang Alquran yang biasanya dilaksanakan setiap tahun. Para peserta akan melalui beberapa tahap setelah seleksi selesai dilaksanakan. Sama seperti olimpiade, lomba ini dilaksanakan dari tingkat kabupaten hingga Internasional. Nah, tahun ini salah satu tempat diselenggarakannya MTQ Internasional adalah Istanbul, Turki.

Dalam hal ini, kita patut berbangga karena wakil dari Indonesia, Syamsuri Firdaus berhasil membawa pulang piala juara 1 cabang Tilawatil Quran. Rasa bangga dan bersyukur tak henti ia ucapkan melalui media sosialnya. Berikut sepak terjang Firdaus hingga bisa menjadi jawara tahun ini.

Mengalahkan peserta dari 68 negara

Musabaqah yang dilaksanakan di Turki ini adalah MTQ Internasional ke-7 yang diselenggarakan pada 20-25 Mei 2019 di Masjid Agung Camlica, Istanbul, Turki. Pesertanya pun berasal dari 68 negara berbeda di seluruh dunia. Keikutsertaan Syamsuri Firdaus mendapat bimbingan langsung dari Ali Sibromalisi, wakil Kementerian Agama RI yang mendampingi sejak berada di Turki. Berbekal latihan dan suara yang mampu membius banyak orang, pemuda asal l Rada, Sila Bima, Nusa Tenggara Barat ini berhasil mengalahkan peserta dari Nigeria dan Qatar yang masing-masing memegang juara II dan III.

Sepak terjang Firdaus di dunia Tilawah Alquran

Keberhasilan jelas tidak didapatkan begitu saja, ada usaha keras hingga ia membuat bangga negara. Menurut sang ayah, Abdulah Ahmad, anak lelakinya itu memang sudah mencintai Alquran sejak ia umur lima tahun. “Pada usia 5 tahun dia sudah belajar mengaji”, ungkapnya melansir dari Kumparan.com. informasi yang didapat dari Liputan6.com pun mengatakan bahwa Firdaus tercatat tiga kali berturut-turut menjadi juara MTQ dari berbagai tingkat. Kemenangan pertama kali dia raih saat berlaga di panggung MTQ Nasional di Ambon, tepatnya pada 2012. Pada usianya yang saat itu masih 14 tahun, Syamsuri memenangkan juara satu pada ajang tersebut. Setelahnya, ia mengikuti MTQ Internasional di Singapura dan kembali meraih piala juara 1, serta yang terakhir di Turki ini.

Berasal dari keluarga yang kurang mampu

Berasal dari keluarga kurang mampu [sumber gambar]
Punya prestasi yang sangat gemilang, ternyata Firdaus berasal dari keluarga yang kurang mampu. Hal ini bisa dilihat dari rekam jejak Firdaus sebagai mahasiswa bidikmisi. Ia terdaftar sebagai mahasiswa aktif di Universitas Indonesia jurusan Bahasa dan Sastra Arab –yang mana beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa dengan ekonomi kurang. Namun, rezeki para pelantun kalam ilahi memang bisa datang dari mana saja, atas prestasinya, Firdaus diberikan tabungan pendidikan senilai Rp25 juta serta umrah gratis bersama kedua orangtuanya dari Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.

Apresiasi dari Presiden Turki, Recep Tayyib Erdogan

Mendapat apresiasi Erdogan [sumber gambar]
Keluar sebagai pemuda dengan bacaan Alquran terbaik tahun ini, Firdaus juga mendapat apresiasi langsung dari Presiden Turki, Tayyip Erdogan. Melalui Instagram pribadinya, Erdogan mengunggah potret dirinya dengan Firdaus. Dalam foto tersebut, Erdogan tampak mengelus pipi pemuda kelahiran 11 April 1999 itu dengan senyum bangga. Beruntung sekali orang nomor satu di Turki bisa memberikan apresiasi dan tampak bangga seperti itu kan?

BACA JUGA: Mengenal Ustaz Muda Asal Indonesia yang Dipilih Menjadi Imam Tetap di Mekkah

Sebagai penutup, mari kita aminkan harapan kedua orangtua Firdaus untuk anak mereka yang meminta agar Syamsuri bisa istikamah dan berprestasi di bidang agama. Semoga juga tetap ada Firdaus lain yang tak kalah hebat dan fasih dalam melafalkan setiap huruf dan ayat Alquran. Aamiin.