Susu Murni Nasional sering kali kita jumpai lewat depan rumah, di pasar, atau pun melintas di jalanan. Para pedagang menjajakannya dengan membawa gerobak khusus berisi susu aneka rasa dalam foam. Musiknya yang khas sangat mudah ditiru, ringan, dan juga disukai para pembeli. Sayangnya, susu ini jarang dilirik karena tidak begitu terkenal di pasaran.
Kini, susu merek lain bernama Bear Brand justru sedang naik daun di tengah pandemi. Ada panic buying yang sedang terjadi, karena susu ini dianggap ampuh meningkatkan imun termasuk saat terserang Covid-19. Apa benar begitu? Lalu bagaimana dengan khasiat Susu Murni Nasional? Apakah Susu Murni Nasional tidak memiliki khasiat yang sama seperti yang Bear Brand? Yuk simak ulasan berikut!
Sejak kasus Covid-19 meningkat, masayarakat selalu dibuat kebingungan dengan berbagai isu kesehatan yang beredar. Mulai dari penggunaan jahe merah, hingga kini muncul panic buying untuk membeli produk ‘susu beruang’. Bahkan, kasus ini viral di berbagai media sosial, di mana orang berbondong-bondong membeli hingga berebut mendapatkan ‘susu beruang’.
Susu Murni Nasional merupakan susu pasteurisasi, artinya susu tersebut melewati proses sterilisasi dengan memanasakan susu di suhu rendah. Metode ini justru membuat susu pasteurisasi memiliki kandungan gizi yang lebih baik, dengan tekstur yang lebih kental dengan rasa yang lebih nendang dibanding susu dengan metode sterilisasi lainnya.
“Susu Murni Nasional~” begitulah lirik singkat dalam jingle brand susu ini. Tiga kata yang terus diulang-ulang ternyata mudah diingat, namun sayangnya tidak banyak yang minat. Susu Murni Nasional menjadi brand susu yang hanya dijajakan oleh pedagang kaki lima. Brand ini tidak pernah muncul baik di toko klontong maupun market besar. Namun, adakah yang pernah mengetahui sepak terjang atau sejarah susu ini?
Susu ini memiliki 3 kemasan berupa cup dan prepack dengan varian rasa coklat, stroberi, plain, dan moka. Susu Segar Nasional pertama kali dipasarkan di wilayah Surabaya. Mereka bisa memperluas pemasaran sampai Yogyakarta, Semarang, Solo, dan Jakarta, hingga akhirnya masuk ke Pulau Jawa. Harga susu ini pun sangat murah dan dapat dijangkau oleh seluruh kalangan masyarakat, yakni mulai dari Rp1.000 hingga Rp7.000 saja.
Meski memiliki harga terjangkau, bukan berarti laris manis di pasaran. Persaingan ketat dengan merek lain pun menjadi tantangan. Apalagi merek-merek tersebut memiliki kemasan yang lebih apik dan dapat dijumpai di berbagai tempat, mulai dari toko sederhana, supermarket, hingga mal besar. Tak heran, jika Susu Murni Nasional yang hanya dipasarkan oleh pedagang kecil sehingga kurang diminati banyak orang.
BACA JUGA: Sempat Dipakai India, Mengenal Ivermectin Obat yang Didistribusikan Buat Lawan COVID-19
Apapun pilihannya, masayarakat harusnya mampu berpikir dengan bijak. Setiap susu tentu memiliki kandungan baiknya masing-masing. Kita hanya perlu menjaga kesehatan dengan berolahrga, makan bergizi, minum vitamin, dan cukup istirahat.
Delapan bulan lamanya keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mencari anak sekaligus cucu tanpa kepastian jelas.…
Sedang ramai di Indonesia mengenai kasus korupsi yang menyeret nama Ira Puspadewi. Ia adalah mantan…
Di tengah gejolak politik terus menerus yang dipicu oleh presidennya, Amerika Serikat memberi kejutan baru…
Baru di Indonesia, ketika teror mengguncang sebuah institusi pendidikan. Di tengah-tengah pelaksanaan salat Jumat (7/11/2025)…
Ada yang terbang sampai lupa pulang. Seperti itulah harga emas akhir-akhir ini. Terus melambung tinggi…
Kabar gembira untuk warga Arab Saudi, atau mungkin Warga Negara Indonesia yang bermukim di sana.…