Bangsa Indonesia seharusnya patut berbangga diri karena jamu tradisional Indonesia, Sido Muncul kembali berekspansi ke luar negeri. Setelah berkiprah selama 89 tahun, PT. Sido Muncul kini melebarkan sayap hingga benua Afrika, Nigeria tepatnya. Perusahaan baru yang diberi nama Muncul Nigeria Limited ini tentu bertujuan untuk meningkatkan ekspor jamu ke negara Nigeria dan sekitarnya.
Namun, bukan berarti perjalanan karir perusahaan ini selalu mulus ya, selama puluhan tahun berdiri tentulah tidak terhitung berapa banyak hambatan yang harus dilalui. Butuh waktu yang tidak sebentar untuk Sido Muncul berubah menjadi perusahaan besar dan tetap eksis. Berkantor utama di Semarang dan punya 4.000 lebih karyawan, beginilah sepak terjang perusahaan Sido Muncul yang dikenal hingga 5 benua.
Tidak banyak yang tau kalau sebelum menjadi perusahaan jamu, Sido Muncul telah dirintis sejak tahun 1928 dalam bentuk usaha pemerahan susu di Ambarawa. Sayangnya, karena krisis ekonomi yang melanda perusahaan ini harus gulung tikar setahun kemudian. Tak putus asa, setelah Ny. Rakhmat Susilo pindah ke Yogyakarta pada 1940 ia banting setir mendirikan home industry jamu. Satu tahun berselang, muncullah formula jamu yang awalnya diberi nama jamu tujuh angin, jamu inilah nantinya diubah menjadi Tolak Angin.
Eksisnya Sido Muncul ini tak dapat dipisahkan dari sosok Irwan Hidayat, generasi ketiga yang berperan penting dalam berdirinya perusahaan jamu ini. Irwan yang telah menjabat sebagai direktur sejak 1972 telah melakukan berbagai upaya demi menjadikan Sido Muncul sebagai pelopor perusahaan jamu dengan kualitas jempolan. Dibawah kendali Irwan, Sido Muncul yang sudah menelurkan 23 produk ini berhasil mengubah paradigma masyarakat tentang jamu dan obat tradisional. Kini produk Sido Muncul bisa sejajar dengan obat keluaran pabrik farmasi.
Ada banyak produk Sido Muncul yang kita kenal atau bahkan mungkin pernah kita konsumsi, misalnya saja Kuku Bima Ener-G dan Tolak Angin. Ternyata produk-produk tersebut tidak hanya menjadi idola di negerinya sendiri, tapi juga sudah dikenal hingga kancah Internasional. Menurut pernyataan Direktur Independen SIDO, Carlo Lukman, produk Sido Muncul saat ini sudah menembus pasar Asia Tenggara dan 5 benua lain.
Tidak hanya Indomie saja yang menjamur dimana-mana, berbagai produk Sido Munculpun turut melebarkan sayapnya. Setelah sukses memasuki pasar berbagai negara, sekarang Sido Muncul mendirikan perusahaan baru di salah satu negara benua Afrika yaitu Nigeria. Perusahaan dengan nama Muncul Nigeria Limited ini dibangun dengan dana sebesar 10 juta naira (Rp. 16 Miliar).
Dari kesuksesan yang dicapai oleh perusahaan Sido Muncul ini dapat kita pelajari bahwa sukses itu tidak diraih secara instan, ada proses yang harus dilewati untuk bisa mencapai sebuah keberhasilan. Nah, kalau kata salah satu direkturnya nih, Irwan Hidayat, satu-satunya kunci yang mengantarkan dia dan perusahaannya dikenal hingga kancah internasional adalah taat dan berbakti kepada ibu. Ya, bagaimana pun ibu adalah sosok dominan dalam kesuksesan anaknya. Jangan coba-coba melawan ibu ya sahabat boom (saboom)!
Namanya juga penipu. Akan selalu ada cara untuk membuat korbannya tidak berkutik demi merampas harta…
Sunmori atau Sunday Morning Ride adalah salah satu hobi masyarakat Indonesia. Para pemilik kendaraan roda…
Makan Bergizi Gratis (MBG) nampaknya harus secepatnya melakukan penyempurnaan. Pasalnya, masih banyak ditemui beragam kasus…
Paus Fransiskus tutup usia pada hari Senin 21 April 2025. Berita yang cukup mengagetkan mengingat…
Sudah bukan rahasianya Donald Trump saja, seluruh dunia juga tahu kalau umat manusia sedang terancam…
Kasus pelecehan pasien yang melibatkan dokter saat ini marak menjadi buah bibir masyarakat. Kejadiannya nyaris…