in

Pria Ini Hidup Lagi Setelah Meninggal, Ternyata Pura-Pura untuk Hindari Utang 1,5 Miliar

Pria di Bogor pura-pura mati

Mati suri merupakan kejadian langka tetapi tidak asing di dunia kedokteran. Fenomena ini biasanya ketika fungsi jantung dan pernapasan seseorang kembali berfungsi setelah sempat terhenti. Ada juga yang dinamakan near death experience, yaitu ketika kondisi fisik seseorang sangat kritis seperti koma, sulit bernapas, atau sangat lemas sehingga dikira sudah meninggal. Namun, orang tersebut dapat bernapas atau detak jantungnya normal setelah kondisinya membaik.

Fenomena mati suri sering mengundang rasa penasaran karena kerap juga dikaitkan dengan hal spiritual. Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan video jenazah pria Bogor di dalam peti mati yang terlihat bernapas dan bergerak. Namun, viralnya video tersebut mengungkap tindakan tak biasa. Rupanya, pria di Bogor itu pura-pura mati untuk menghindari utang sebesar Rp 1,5 miliar. Bagaimana kronologinya dan nasib pria itu sekarang? Simak ulasan berikut.

Berawal dari video viral

Kejadian apa saja bisa menjadi viral jika sudah tersebar di media sosial. Termasuk video yang menunjukkan jenazah pria berkemeja di dalam peti mati. Pelayat yang datang melihat bahwa perut jenazah itu bergerak seperti sedang bernapas.

Pria di Bogor pura-pura mati
Urip berada di dalam peti mati. [Sumber Gambar]
Sempat heboh, pelayat pun berusaha untuk memeriksa si jenazah yang ternyata bisa menggerakkan kepalanya dengan lemah. Mereka pun berusaha menolong pria itu seperti melepaskan sarung tangan dan melonggarkan kemejanya agar ia dapat bernapas lebih baik.

Pria di Bogor pura-pura mati
Pelayat heboh ketika melihat Urip bernapas. [Sumber Gambar]

Pria yang kemudian diketahui bernama Urip Saputra itu adalah warga Perumahan Ambar Telaga Residence 2 Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Begitu terlihat tanda masih hidup, pria berusia 40 tahun tersebut pun dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Bogor pada Jumat (11/11/2022). Ia mendapatkan asupan oksigen dan perawatan.

Mau ganti identitas untuk hindari utang Rp1,5 miliar

Kehebohan video pria yang hidup kembali pun sampai ke tangan Polres Bogor. Pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap kasus tersebut. Kesaksian sopir ambulans membawa titik terang pemeriksaan. Rupanya, istri Urip sempat curhat ke sopir ambulans bahwa mereka sedang terlilit utang dan banyak yang menagih. Dari situlah, diketahui bahwa Urip sengaja merekayasa kematiannya karena mempunyai utang ke tempatnya bekerja sebesar Rp1,5 miliar. Uang tersebut dipakai untuk biaya makan dan membeli properti.

Pria di Bogor pura-pura mati
Rumah Urip didatangi masyarakat saat ia dinyatakan hidup kembali. [Sumber Gambar]
Urip pun mengaku ia hendak mengganti identitas setelah “meninggal”. Rencana tersebut ia jalankan bersama sang istri. Walau sudah diperingatkan oleh sang istri bahwa rencana itu sangat berisiko, tetapi mereka tetap menjalankannya karena menganggap sudah tidak ada jalan keluar lain. Awalnya, Urip akan keluar dari peti mati setelah semua pelayat pulang. Namun, skenario itu gagal setelah pelayat melihat Urip bernapas.

Beli peti mati dan sewa ambulans

Polres Bogor memeriksa 10 orang saksi untuk mendalami kasus Urip, salah satunya adalah dua sopir ambulans. Urip dan istri rupanya membeli sendiri peti mati di Jakarta Selatan dengan dalih untuk keluarga mereka yang meninggal. Mereka memesan ambulans dari Radio Dalam, Jakarta Selatan, untuk menuju ke Bogor. Menurut kesaksian sopir ambulans, Urip yang terlihat sehat dan istrinya masih duduk berdua di dalam ambulans.

Pria di Bogor pura-pura mati
Ilustrasi mobil ambulans. [Sumber Gambar]
Sampai di rest area Cibubur, Urip pun masuk ke dalam peti mati. Saat ditanya oleh sopir ambulans ke mana perginya Urip, sang istri hanya menjawab bahwa suaminya sudah pergi. Selain membeli peti mati dan menyewa ambulans, sang istri pun memberi kabar kepada keluarga bahwa Urip meninggal di Semarang. Sesampainya di Bogor, sopir ambulans kaget karena ternyata Urip berada di dalam peti mati padahal tadinya terlihat sehat-sehat saja.

Menyerahkan diri ke polisi dan minta maaf

Setelah sempat dirawat di RSUD Bogor, Urip yang merasa bersalah pun menyerahkan diri ke Mapolres Bogor, Cibinong, pada Senin (21/11/2022). Ia sudah meminta maaf kepada keluarga dan masyarakat. Urip meminta maaf secara terbuka di Mapolres Cibinong, khususnya kepada polisi karena telah dibuat repot mengusut kasusnya. Pria ini pun mengaku akan bertanggung jawab dengan membayar utangnya.

Pria di Bogor pura-pura mati
Urip minta maaf dan menyerahkan diri ke polisi. [Sumber Gambar]
Pihak kepolisian sebelumnya telah mengumpulkan keterangan saksi dan bukti untuk menentukan apakah tindakan Urip termasuk pidana atau bukan. Sampai akhirnya kepolisian memutuskan untuk menghentikan penyidikan terhadap kasus berita bohong kematian Urip atas dasar kemanusiaan dan keadilan.

BACA JUGA: 4 Fakta Lelaki di Bekasi yang Pura-Pura Mati Tenggelam Demi Klaim Asuransi 3 Miliar

Dari kejadian Urip, kita bisa mengambil hikmah bahwa setiap tindakan yang dilakukan harus disertai dengan tanggung jawab. Jangan sampai tindakan kita merugikan orang lain maupun diri sendiri.

Written by Hayu

Pelajar tendang nenek

Segerombolan Pelajar Tendang Nenek di Pinggir Jalan, Alasan Cuma Iseng sampai Ortu Minta Maaf

Ki Joko Bodo meninggal dunia

Ki Joko Bodo Meninggal Dunia, Diketahui Saat Akan Berjemur hingga Punya Penyakit Hipertensi