Sudah genap dua tahun pada hari ini bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjalankan jabatannya. Dalam kurun waktu tersebut, ia dirinya merasa telah menorehkan prestasi pada masyarakat ibu kota. Salah satunya adalah program rumah DP 0 dan pembangunan trotoar.

Tak hanya itu, Anies juga menyebutkan jika dua tahun pemerintahannya berjalan dibangun dengan skema kolaboratif. Di mana Masyarakat diajak untuk ikut mengatasi masalah seputar Jakarta. Jadi penasaran nih, yuk simak deretan prestasi yang diklaim Anies selama dua tahun sebagai Gubernur yang dikutip dari Detik di bawah ini.

Ribuan pendaftar untuk Perumahan DP 0

Program Rumah DP 0 [sumber gambar]
Berlokasi di Klapa Village, Jakarta Timur, Pemprov DKI telah membuat Rumah DP Rp 0 pada 28 Juli 2019 sebagai tahap pertama. Dari 2.359 pendaftar yang berminat, 1.790 orang dinyatakan lolos program tersebut. Untuk memenuhi tingginya animo masyarakat yang mengikuti program Rumah DP 0, Pemprov DKI masih membuka pendaftaran gelombang kedua pada Agustus 2019 dan hingga saat ini.

Revitalisasi trotoar di jalanan ibu kota

Proyek revitalisasi trotoar DKI Jakarta [sumber gambar]
Dua tahun kepemimpinan Anies, Pemprov DKI Jakarta berhasil merevitalisasi trotoar sepanjang 134 kilometer. Juga pada tahun 2020 mendatang, angka tersebut berpotensi untuk bertambah lantaran Pemprov juga menetapkan target revitalisasi trotoar sepanjang 47 kilometer. Selain trotoar, ada pula program 60 Taman Maju Bersama (TMB), yang ditarget sejak 2017sampai tahun 2019, sebanyak 200 taman hingga 2020.

Meningkatkan pengguna angkutan umum

Armada JakLingko yang tetintegrasi dengan LRT dan MRT [sumber gambar]
Lewat program JakLingko yang terintegrasi dengan MRT dan LRT, Anies sukses meningkatkan lonjakan pengguna transportasi umum di Jakarta. Pada uji publik 1 Juni – 13 Oktober 2019, sebanyak 798.000 penumpang berhasil dilayani oleh LRT. Pertumbuhan akses Transjakarta pun naik hampir dua kali lipat ke kisaran 640.000 orang per hari. Selain itu, ada peningkatan rute dan armada Transjakarta, sebanyak 109 di tahun 2017 menjadi 220 rute di tahun 2019 dan 2.380 di tahun 2017, menjadi 3.548 armada di tahun 2019.

Mempermudah akses menuju kepulauan Seribu

Ilustrasi speedboat menuju Kepulauan Seribu [sumber gambar]
Dalam dua tahun, Pemprov DKI Jakarta telah menambah enam unit kapal cepat fiber speedboat, guna keperluan transportasi antarpulau di kawasan Pulau Seribu. Hal tersebut membuat akses ke sana menjadi lebih mudah dan cepat. Salah satu contohnya rute Pulau Sebira ke Jakarta Utara. Jika sebelumnya ditempuh selama 8 jam, kini waktunya bisa dipangkas menjadi 2,5 jam perjalanan.

Jadi tuan rumah penyelenggara Formula E pada 2020 mendatang

Jakarta bakal jadi tuan rumah Formula E [sumber gambar]
Pada 2020 mendatang, Jakarta di bawah kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan akan menjadi tuan rumah bagi ajang balap mobil listrik Formula E. Meski lokasi pastinya belum ditentukan, perhelatan tersebut juga dimanfaatkan untuk ajang kampanye Jakarta sebagai kota bebas emisi. Jelas, pada pada 6 Juni 2020 mendatang, DKI Jakarta akan menjadi sorotan dunia lewat ajang Formula E tersebut.

BACA JUGA: 5 Kebijakan Anies Baswedan yang Mungkin Tidak Pernah Terpikirkan Oleh Ahok

Anies juga menyebut, bahwa waktu dua tahun dirinya menjabat sebagai Gubernur baru 40 persen dari total perjalanan tugasnya di DKI Jakarta. Masih ada sisa tiga tahun masa jabatan, kita lihat saja perkembangan kinerjanya ke depan. Di mana masih ada 60 persen sisa hingga genap 100 persen.