Manchineel adalah nama yang disandang oleh sebuah pohon tropis asal benua Amerika. Pohon ini bukanlah sembarang tanaman, karena Manchineel merupakan tumbuhan paling beracun yang ada di dunia. Pohon ini punya bentuk daun yang oval dengan warna hijau cerah dan dapat tumbuh hingga setinggi 15 meter.
Pohon Manchineel terdapat di benua Amerika dan tersebar di berbagai titik lokasi. Kamu dapat menemukan pohon beracun ini di kepulauan Karibia yang terletak di Amerika bagian tengah, hutan bakau di pesisir utara Amerika Selatan, dan di Florida bagian selatan.
Pohon ini dapat menghasilkan buah cantik yang punya bentuk seperti apel atau jambu biji. Dengan warna hijau yang tampak ranum, tentu saja banyak wisatawan yang tertarik pada buah tropis tersebut. Akan tetapi, ternyata buah yang berasal dari pohon ini punya dampak yang tak semanis rupa dan rasanya. Buah yang dalam bahasa spanyol bernama manzanilla de la muerte ini punya arti apel kecil yang mematikan.
Tak hanya buahnya saja, seluruh bagian pohon ini dapat membahayakan nyawa manusia. Menurut sebuah institut agrikultur dan pangan asal Florida, interaksi yang dilakukan dengan bagian manapun dari pohon ini, dapat sangat berakibat fatal. Rantingnya, batangnya, daunnya, buahnya, hingga getahnya.
Bahkan, warga setempat telah membuktikan, ketika salah satu dari mereka berteduh di bawah pohon ini saat sedang hujan, kulit mereka akan melepuh karena cipratan air hujan yang sebelumnya telah jatuh menyentuh dedaunan pohon ini. Jangankan manusia, cat mobil saja dapat ikut terkelupas jika terkena cipratan air tersebut.
Barangkali, korban paling terkenal dari racun pohon Manchineel ini adalah seorang conquistador (warga asal Spanyol yang melancong ke AS pada abad ke-16) yang bernama Juan Ponce de Leon, yang merupakan pemimpin ekspedisi bangsa Eropa ke tanah Florida pada tahun 1513.
Seburuk apapun Tuhan menciptakan alam maupun makhluk hidup di dunia ini, pasti ada saja kegunaannya bagi manusia. Hal yang sama berlaku pada pohon maut Manchineel.
Pertama-tama tentu saja racun yang dikandung pohon ini harus dinetralisir terlebih dahulu. Caranya? Mereka biasanya menebang pohon ini dan kemudian menjemurnya di bawah terik sinar matahari hingga getahnya mengering.
Setelah mengetahui semua ancaman yang bisa diakibatkan oleh pohon ini, para wisatawan biasanya jarang ada yang mendekati pohon ini. Namun, beruntung, pada zaman modern ini belum ada korban jiwa yang diketahui tewas akibat pohon Manchineel. Syukurlah otoritas setempat dengan sigap telah memasang tanda bahaya agar tak sembarang orang mendekati pohon ini.
Delapan bulan lamanya keluarga Alvaro Kiano Nugroho (6) mencari anak sekaligus cucu tanpa kepastian jelas.…
Sedang ramai di Indonesia mengenai kasus korupsi yang menyeret nama Ira Puspadewi. Ia adalah mantan…
Di tengah gejolak politik terus menerus yang dipicu oleh presidennya, Amerika Serikat memberi kejutan baru…
Baru di Indonesia, ketika teror mengguncang sebuah institusi pendidikan. Di tengah-tengah pelaksanaan salat Jumat (7/11/2025)…
Ada yang terbang sampai lupa pulang. Seperti itulah harga emas akhir-akhir ini. Terus melambung tinggi…
Kabar gembira untuk warga Arab Saudi, atau mungkin Warga Negara Indonesia yang bermukim di sana.…