in

Kasus Penusukan Dokter Gigi di Bandung, Pelaku: Pingin Aja

Penusukan Dokter Gigi di Bandung

Banyak kejadian yang tidak terduga di sekitar kita. Tidak ada angin, tidak ada hujan, seorang pria melakukan penusukan terhadap dokter gigi di Bandung. Hal yang membuat heran, pelaku penusukan ini sebelumnya sempat mengancam korban dan memiliki motif yang tidak biasa. Berikut kronologi kejadian hingga penangkapannya.

Tiba-Tiba Mencoba Penusukan kepada Dokter Gigi

Hari Sabtu (21/10), seorang dokter gigi bernama Vissi El Alexandar (28) mendapatkan pesan singkat melalui DM Instagram dari pelaku. Dalam pesan tersebut mengandung ancaman ingin membunuh dan menanyakan posisi korban. Sore harinya, pelaku mendatangi tempat kerja korban, yaitu sebuah klinik di Pasir Kaliki, Kecamatan Andir, Kota Bandung.

Penusukan Dokter Gigi di Bandung
Percobaan penusukan kepada dokter gigi di Bandung [Sumber Gambar]
Dalam rekaman CCTV yang menangkap semua kelakuan pelaku, ia tiba-tiba menyelonong masuk ke dalam klinik dan membuat kegaduhan di dalam lorong. Korban pun keluar dari ruang kerja dan tiba-tiba pelaku menodongkan pisau lipat ke leher korban. Tetap bersikap tenang, korban mengajak pelaku ke luar klinik agar tidak menambah kegaduhan.

Penusukan Dokter Gigi di Bandung
Korban dibantu seorang warga [Sumber Gambar]
Saat di depan gedung klinik itulah, pelaku menyerang korban bahkan mencoba menusuk korban dengan pisau lipat. Beruntung, korban bisa menangkal pisau hingga tak mengenai dirinya. Seorang warga yang ada di sana pun membantu korban untuk mengusir pelaku. Pelaku pun akhirnya kabur. Meski tidak tertusuk, korban mengalami luka dan pendarahan.

Sembunyi di Dalam Bunker Rumah Saat Ditangkap

Setelah mengalami penganiayaan, korban langsung melapor ke kepolisian. Pada hari Senin (23/10) malamnya, pelaku berhasil ditangkap. Diketahui pelaku bernama Samuel Sunarya (35) yang ditangkap di rumah orang tuanya di Jalan Taman Holis Blok A Nomor 3, Cigondewah Kidul, Kecamatan Bandung Kulon, Kota Bandung, Jawa Barat.

Penusukan Dokter Gigi di Bandung
Korban dan keluarga bersembunyi di dalam bunker [Sumber Gambar]
Saat petugas berusaha masuk untuk melakukan penangkapan, keluarga korban sempat menghalang-halangi dengan mengunci gerbang dan semua pintu rumah. Ketika akhirnya sudah bisa masuk, petugas tak menemukan satu orang pun di dalam rumah. Ternyata, korban dan kedua orang tuanya bersembunyi di dalam bunker yang dihubungkan dari pintu kabinet dapur.

Melakukan Serangan Acak Kepada Korban Lain

Saat melakukan penangkapan, petugas menemukan dua senjata air soft gun dan air gun milik Samuel di dalam rumahnya. Sedangkan pisau lipat yang digunakan untuk menusuk korban, sudah dibuang. Ternyata, saat melakukan aksi penusukan di klinik dokter gigi, Samuel juga membawa air soft gun panjang di dalam tasnya.

Penusukan Dokter Gigi di Bandung
Pelaku ditangkap di kediaman orang tuanya [Sumber Gambar]
Sedangkan motif pembunuhannya sedang dilakukan penyidikan lebih lanjut. Dalam pesan yang ia kirim kepada korban, pelaku mengatakan tidak ada alasan khusus, ia hanya ingin membunuh seseorang. Ternyata, Vissi bukan merupakan satu-satunya korban penusukan. Pelaku melakukan serangan acak kepada beberapa korban lainnya. Pelaku juga akan diperiksa mengenai kejiwaannya.

Korban dan Pelaku Sempat Mengenal Satu Sama Lain

Diketahui, korban dan pelaku dulunya memang sempat tahu satu sama lain. Salah satunya saat pelaku pernah menjadi pasien pembersihan karang gigi di klinik korban. Kemudian korban yang membantu endorse barang dagangan pelaku. Namun, keduanya tidak dekat dan tidak mengirim pesan lagi setelahnya.

Penusukan Dokter Gigi di Bandung
Pelaku mengirim pesan ancaman kemudian datang menganiaya korban [Sumber Gambar]
Setelah kejadian yang menimpanya, korban begitu trauma. Sebelum pelaku ditangkap, korban takut untuk keluar rumah. Akhirnya, setelah pelaku ditangkap, korban sudah agak lebih tenang.

BACA JUGA: Pria Ini Habisi Wanita dalam 4 Tusukan, Gara-gara Wajahnya Bikin Teringat Mantan yang Menyakitkan

Ternyata, bukan hanya motif pembunuhan yang tidak ada alasan khusus tapi hanya ingin membunuh saja. Pelaku juga melakukan serangan acak kepada korban lainnya. Hal ini juga sempat diberitahukan pelaku kepada korban dalam pesan yang mengandung ancaman tersebut.

Written by H

Naik Haji Gowes dari Tangsel ke Mekkah

Kisah Kakek Supriadi Kayuh Sepeda dari Tangsel ke Mekah untuk Naik Haji

Rumah Mewah Terbengkalai 20 Tahun

Punya Bangunan Tinggi dan Megah, Rumah di Bandung Ini Sudah Terbengkalai Selama 20 Tahun