Bukan lagi rahasia, kalau menikah dan berkeluarga adalah salah satu tujuan hidup seorang manusia. Meskipun demikian, tidak semua siap untuk melakukannya walaupun sudah dewasa. Banyak faktor yang membuat seseorang berpikir dua kali untuk menikah, mulai dari kesiapan mental atau yang paling banyak ditemui adalah masalah finansial. Namun demikian, jika waktunya telah tiba maka kelak juga akan melakukannya.

Bicara soal problematika menikah, kita paham kalau keuangan adalah masalah paling umum ditemui. Namun di Arab sana adalah sebuah solusi tak biasa untuk menyelesaikannya. Bagaimana tidak, mereka yang menikah akan diberikan tunjangan luar biasa, lalu benarkah hal itu terjadi? Simak ulasan berikut.

Menikah dengan wanita berumur, siap-siap jadi tajir

Kita mungkin mengenal Arab dengan tradisi uniknya serta lekatnya dengan Islam. Namun siapa sangka kalau hal nyeleneh dan tak biasa pun bisa ditemui di negara ini. Misalnya menikah yang ternyata dibayar di sana, bahkan sampai puluhan juta. Seolah tak bisa dipercaya memang, namun itulah faktanya.

menikah Arab [Sumber Gambar]
Namun ada aturan khusus mengenai wanita yang harus dinikahi jika ingin mendapatkan uang tersebut. Umumnya wanita yang berumur di atas 30 tahunan dan apalagi yang belum menikah. Memang inilah yang dicanangkan oleh salah satu organisasi amal di sana, bahkan mereka menawari sampai 5000 dollar Amerika atau setara 70 juta rupiah.

Al Berr adalah semua di balik rencana nyeleneh ini

Meskipun terlihat sangat menggiurkan bagi para pemudanya, namun siapa sangka kalau semua bukan didanai oleh pemerintah. Ya, adalah Al Berr salah satu organisasi terbesar di Arab Saudi sana yang siap memberikan uang seperti yang telah dijanjikan. Untuk Al-Berr, jika program ini benar-benar berjalan dengan baik, mengeluarkan 70 jutaan rupiah untuk satu orang bukanlah sebuah masalah.

Iming-iming uang [Sumber Gambar]
Memberikan imbalan pada pemuda yang menikahi wanita yang lebih tua ini dianggap hal yang urgent menurut Al Berr. Entah alasannya apa, tapi anggap saja sebagai balasan telah berbuat baik. Selama ini sudah banyak yang dibantu oleh organisasi amal ini, tidak hanya mengurusi mereka yang sulit menikah namun kelaparan dan kesusahan yang dialami masyarakat lain.

Ada alasan logis kenapa hal ini dilakukan

Mungkin sebagian orang akan berpikir kalau apa yang dilakukan Al Berr ini tak beralasan. Namun realitanya mereka melihat keadaan masyarakat di sana sehingga berinisiatif mengajak para pemuda untuk menikah. Masalahnya adalah banyaknya para perawan tua yang ada di Arab bahkan makin tahun semakin bertambah. Oleh sebab itu, dengan adanya iming-iming uang akan menarik minat agar para pemuda berminat menikahi wanita walaupun berusia lebih tua darinya. Mau bagaimana lagi, pasalnya segala upaya sudah dilakukan namun sayang tak membuahkan hasil, entah memang para wanitanya enggan untuk menikah atau alasan lain.

Alasan di balik tunjangan [Sumber Gambar]
Langkah Al Berrr dalam mengajak para pemuda untuk menikahi wanita yang lebih tua ternyata tak semulus yang kita kira. Bagaimana tidak, sejak awal diberitakannya rencana ini di media sosial seolah banyak yang langsung sentimen kepadanya. Banyak yang menanggap apa yang dilakukan oleh Al Berr ini sama halnya dengan melakukan penjualan manusia. Sedangkan komentar lain menyebutkan kalau tak semua wanita mau menikahi pria yang dibayar untuk pura-pura mencintainya. Kebanyakan kritik tersebut pun tidak semua berasal dari Arab melainkan juga negara Eropa semisal Jerman. Memang kalau dipikir-pikir apa yang dilakukan Al Berr ini agak nyeleneh.

BACA JUGA: Bagai Bumi dan Langit, Inilah 7 Perbedaan Nikahan di Korea Selatan dan Indonesia

Sepertinya memang sangat menggiurkan tawaran dari organisasi amal ini yang akan memberikan uang jika mau menikah. Namun dalam membangun rumah tangga, tentu hal tersebut bukan sebuah alasan yang utama. Saling mencintai dan membutuhkan adalah alasan yang tepat memulai pernikahan.