in

Tidak Hanya di Reog, 4 Hal di Olahraga Indonesia Ini Diam-diam Juga Diklaim Orang Malaysia

Sudah menjadi rahasia umum, jika hubungan Indonesia dan Malaysia kerap berjalan tidak harmonis. Apalagi kalau berbicara masalah klaim yang dilakukan Negeri Jiran terkait beberapa hal asli Tanah Air, bisa dikatakan selalu menyulut api pertengkaran. Entah apa tujuan mereka melakukan itu, tapi yang pasti ada beberapa kesenian sampai makanan khas milik Tanah Air kita yang telah diklaim Malaysia.

Tidak berhenti disitu saja, beberapa waktu yang lalu diam-diam orang Malaysia juga dengan berani mengklaim hal-hal dalam bidang olahraga yang berasal dari Indonesia. Mulai dari kesenian bela diri, sampai urusan sepak bola. Seperti apakah tingkah negera tetangga tersebut? Simak ulasan berikut ini untuk mengetahuinya.

Pemain Indonesia di Italia diklaim adalah orang Negeri Jiran

Pemuda Emir Eranoto [Sumber Gambar]
Baru-baru ini lantaran masalah klaim yang dilakukan oleh orang Malaysia salah satu pemain Indonesia di Eropa dibuat meradang. Pasalnya, pemuda bernama Emir Eranoto Dipasena ini diakui sebagai pesepakbola asli dari Negeri Jiran. Padahal, dalam kenyataannya aktor lapangan hijau yang kini berkarier di Italia tersebut asli Jakarta. Dalam peristiwa tersebut, Emir di klaim oleh netizen Malaysia dengan cara menaruh bendera negara mereka di kolom komentarnya. Tapi, langsung dibalas Emir lewat Instan Story-nya dan mengatakan kalau ia lahir di Jakarta bukan Kuala Lumpur.

Beberapa pemain senior juga merasakan hal yang sama

Irfan Bachdim Timnas [Sumber Gambar]
Setali tiga uang dengan Emir tadi, dua pemain senior Indonesia yaitu Irfan Bachdim dan Andik Vermansyah juga sempat mendapatkan perlakukan serupa. Di mana ketika itu suami Jenifer Bachdim ini dikatakan oleh suporter Negeri Tetangga sebagai pesepakbola asli sana. Dan kejadian tersebut terjadi pada ajang AFF tahun 2010 lalu. Sedangkan Andik, diklaim oleh oknum Suporter Selangor FA akan menjadi warga negara Malaysia. Kejadian yang menggegerkan kedua kelompok suporter kedua negara itu, sampai-sampai membuat klub Malaysia meminta maaf kepada fans kedua belas Indonesia.

Seni bela diri pencak silat diklaim oleh Malaysia

Silat Asian games [sumber gambar]
Masih tentang hal ini. Jauh sebelum kisah Emir tadi, pencak silat juga sempat menjadi hal di bidang olahraga yang diklaim orang Malaysia. Bahkan kejadian yang muncul saat Asian Games 2018 lalu itu sampai dibawa ke UNESCO. Lantaran tidak mau warisan leluhur ini di caplok, beberapa orang di pemerintahan langsung mendaftarkan ke badan tersebut. Dilansir Boombastis dari CNNIndonesia, menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi, silat sudah “Sudah clear kita sudah ajukan (pencak silat) ke UNESCO. Sudah ada kesepakatan,”. Peristiwa ini hadir setelah kontingen Malaysia mengklaim ada kecurangan dilakukan Indonesia di Asian Games.

Klub sepak bola asal Pulau Dewata, juga diklaim dari Malaysia

Bali United di Klaim [Sumber Gambar]
Selain terkait masalah tadi, klaim yang dilakukan oleh orang Malaysia juga sempat menyasar klub Indonesia asal Pulau Dewata yaitu Bali United. Di mana ketika itu kejadian setelah viralnya foto seleberasi punggawa klub tersebut yang mempertontonkan keragaman agama. Dilansir Boombastis dari JPN.com disaat banyak media asing memajang foto Miftahul Hamdi, Ngurah Nanak, dan Yabes Roni Malaifani itu ada netizens asal Malaysia yang mengusik warga internet Indonesia dengan berkomentar kalau Bali United milik negaranya.

BACA JUGA: Drama 6 Kejadian Rebutan Makanan Indonesia-Malaysia yang Jadi Perbincangan Netizen

Apa yang dilakukan oleh orang Malaysia tersebut, tentu menjadi sebuah hal yang tidak pantas. Pasalnya, mereka hanya membuat hubungan kedua negara semakin memanas. Alhasil, dampaknya adalah menyebabkan pertemuan kedua negara di bidang olahraga selalu penuh rivalitas.

Written by Galih

Galih R Prasetyo,Lahir di Kediri, Anak pertama dari dua bersaudara. Bergabung dengan Boombastis.com pada tahun 2017,Merupakan salah satu Penulis Konten di sana. Lulusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang. Awalnya ingin menjadi pemain Sepak Bola tapi waktu dan ruang justru mengantarkan Ke Profesinya sekarang. Mencintai sepak
bola dan semua isinya. Tukang analisis Receh dari pergolakan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Mau Tau Rasanya Jadi Staff Pesawat Kepresidenan? Nih Cerita Para Pramugari dan Pilotnya

Bagai Langit dan Bumi, Ini Lho Hal yang Ditakuti Generasi 90an dan Anak Zaman Now