Tak bisa dipungkiri kalau piala dunia menjadi salah satu ajang paling dinanti oleh pecinta bola. Bagaimana tidak, mendukung negara andalannya merebut trofi juara dunia tentu jadi hal yang menyenangkan. Terlebih lagi kalau negaranya sendiri masuk di sana, maka bakal semakin bertambah euphoria yang ada.

Bicara soal piala dunia, beberapa negara sempat memilih batal bertanding di sana dengan alasan tak terduga loh. Mulai karena alasan sepele seperti sepatu, hingga keadaan politik yang terjadi di negaranya. Lalu negara mana saja yang batal berlaga itu? Simak ulasan berikut.

India, tak jadi ikut piala dunia karena masalah ‘nyeker’

Tentu menjadi impian hampir semua negara di bumi untuk berpartisipasi dalam gelaran piala dunia. Namun bagaimana kalau ternyata tawaran tersebut malah ditolak atau dibatalkan? Tentu harus alasan yang berat jika memang melakukannya. Namun ternyata yang terjadi di tahun 1950, malah sebaliknya. Sebagai wakil Asia dalam ajang dunia itu, seharusnya India membuat bangga dengan tampil di laga.

Timnas India nyeker [Sumber Gambar]
Tetapi siapa sangka kalau negara ini malah mundur hanya karena tak mau menggunakan alas kaki. Sejatinya itu bukan pertama kali India masuk dalam piala dunia, pasalnya 1948 Timnas ini cukup mentereng dan hanya gagal melawan negara sekelas Prancis. Namun tetap, masih tak pakai sepatu bola.

Masalah kendaraan jadi problem utama negeri sakura Jepang

Pada piala dunia 1938, Jepang adalah satu-satunya negara yang ditunjuk dalam mewakili Asia dalam ajang bergengsi dunia itu. Itu bukan hal yang aneh mengingat memang kemampuan sepak bola negara ini tak perlu diragukan. Namun siapa sangka impian tersebut harus kandas di tengah jalan karena alasan yang lumayan sepele.

Piala dunia jadul [Sumber Gambar]
Ya, transportasi jadi kendala negara matahari terbit ini, sehingga memutuskan untuk mengundurkan diri. Nah ketika Jepang sudah tak sanggup lagi melanjutkan langkahnya, maka Indonesia lah yang waktu itu masih bernama Hindia-Belanda yang ditunjuk untuk menggantikan. Meski tak berhasil mendapatkan piala namun hal ini jadi kebanggaan tersendiri buat kita.

Impian Austria yang harus kandas mesti lolos dalam putaran final

Masih pada piala dunia 1938 yang diadakan di Prancis, ternyata Jepang tak sendiri dalam mengundurkan diri. Ya, Austria jadi salah satu negara yang akhirnya memilih mundur lantaran ada alasan tertentu. Hal ini terjadi lantaran adanya aneksasi atau penggabungan wilayah antara Austria dan Jerman yang waktu itu masih dalam kekuasaan Nazi.

Timnas Austria [Sumber Gambar]
Adanya peristiwa politik besar di negaranya ini memaksa pemain-pemain yang dibawa berlaga harus kembali ke tanah air. Padahal Austria sudah dipastikan lolos dalam putaran final gelaran piala dunia 1938. Namun mau bagaimana lagi, lantaran kondisi politik yang rumit membuat semua harus terjadi.

Australia dan Peru yang sempat dikabarkan gagal piala dunia

Tepatnya akhir tahun 2017, muncul isu mengenai dua negara yang dijagokan namun punya kemungkinan besar batal ikut dalam piala dunia. Ya, Peru dan Australia memang sedang mengalami masalah pelik yang mengancam sepak bolanya. Bagaimana tidak, Peru dianggap sepak bolanya sudah terkena pengaruh pemerintah, sehingga harus dibekukan sementara mirip PSSI dulu.

Timnas Peru [Sumber Gambar]
Beruntung beberapa bulan yang lalu diumumkan kalau Peru tak sampai harus gagal dalam piala dunia lantaran sudah melakukan pembenahan diri. Sebaliknya Australia ditengarai federasi sepak bolanya sedang mengalami konflik dengan liganya sehingga ada kemungkinan untuk diganti negara lain.

BACA JUGA: Meski Gagal Lolos Piala Dunia 2018, 4 Barang Ini Harumkan Nama Indonesia di Mancanegara

Memang pelik jika kesempatan untuk masuk dalam piala dunia terjegal lantaran beberapa hal. Hal ini sejatinya bisa jadi warning Indonesia jika mau juga masuk dalam ajang dunia. Melihat kegagalan-kegagalan tersebut harus membuat Indonesia harus memperhatikan segala aspek bahkan sekecil apapun jika ingin berhasil.